Janda Dibawah Umur

Janda Dibawah Umur
Eps 35. Sudah Tidak Tahan


__ADS_3

Seiring berjalanannya waktu imah berubah menjadi anak yang pendiam dan pemurung di sekolah.


Banyak sahabatnya bertanya apa yang terjadi dengan imah


Sedangkan teddy juga jarang masuk sekolah kembali menjadi murid yang nakal di kelas tidak ingin mengerjakan tugas, tidur di kelas.. karena imah menjauhinya. Teddy seperti itu hanya ingin mencari perhatian oleh imah, namun sekarang imah mulai menjauhi dan membenci teddy. Biasanya jika teddy tidak ingin mengerjakan tugas imah memarahinya atau jika teddy tidur di kelas imah berdehem "Ehemm hmm" untuk menegur teddy.


Saat jam istirahat imah tidak keluar kelas dia hanya duduk diam di bangku paling pojok


Saat teddy melihatnya hati nya tergerak ingin mendekati imah namun baru beberapa langkah berjalan ke arah imah, imah langsung pergi meninggalkannya


"Mah kenapa harus begini, aku minta maaf mah"


Imah menahan air matanya dan melangkah pergi untuk menjauh dari teddy


Saat imah ingin masuk ke perpustakaan bertemu dengan bu Lina guru BK


Lalu bu Lina menyuruh imah masuk dan mulai menasehati imah lagi


"Iya bu, sudah cukup saya mengerti saya tau saya salah oleh karena itu saya menjauhi dia" jawab imah sambil menangis


"Kamu salah mah, seharusnya kamu tidak menjauhinya, dia harus bertanggung jawab atas apa yang dia berbuat kepadamu. jangan sampai dia pergi meninggalkanmu setelah apa yang dia dapat dari mu"


Imah diam untuk memikirkan omongan bu lina.


Tapi hatinya semakin sakit ketika mengetahui teddy lah yang mencarikan nanas muda itu untuk imah


Imah mengetahuinya saat tadi pagi dia membaca chat dari teddy yang menanyakan apakah imah sudah memakan nanas muda itu karena susah payah dia mencarinya di kebun tetangganya


Sepulang sekolah imah selalu di berikan ibunya segelas jamu untuk di minum


Hingga saat imah sudah menghabiskan segelas jamu itu imah muntah-muntah di kamar mandi hingga jatuh pingsan


Ibu yang menyadari imah tak kunjung keluar dari kamar mandi pun segera menyusulnya


Ibu terkejut saat melihat imah tergeletak di lantai kamar mandi


"Imah... mah bangun mau kamu kenapa"


"Bapak.. tolong pak.."


Imah pun di gotong bapak dan ibunya ke kamar

__ADS_1


bapak tiri imah tidak tahu apa yang terjadi kepada imah karena ia baru saja pulang bekerja jauh dan jarang pulang, ia mengira imah hanya kecapekan hingga wajahnya pucat sekali


"Kenapa toh bu.. anakmu ini apa nda kamu kasih makan wajahnya pucat sekali"


"Gak tau pak.. anak ini memang tidak ingin makan beberapa hari ini"


Imah sudah tidak tahan dengan pahitnya kehidupan ini, namun ini belum apa-apa ini hanya permulaan.. Setiap hari imah di suruh minum jamu yang pahit sehingga ***** makannya hilang karena semua yang akan dia makan atau minum akan terasa pahit


"Mah bangun mah" ibu menggosok-gosok badan imah dengan minyak kayuputih lalu menciumkan aromanya ke hidung imah


Ibu menangis melihat anaknya seperti ini, hatinya hancur melihat anaknya sesengsara ini.


"Bu,,.. " imah yang setengah sadar memanggil ibunya yang menangis sambil memeluknya


"Imah bangun mah, ayo minum dulu" ibu membantu imah meminum sedikit air


"Imah gak tahan bu,, sakit"


"Apa yang sakit nak, yang mana yang sakit nak.. maafkan ibu yang egois kepadamu nak"


Imah hanya menangis hatinya hancur melihat ibu nya menangis kecewa karenanya


"Aku sudah melakukan banyak cara, aku sudah menyakiti anaku bahkan aku membahagiakan nyawa anaku sendiri, aku menyesal ya allah" dalam hati ibu berkata dengan penuh sesal ibu terus memeluk imah


"Dari awal aku sudah bilang tidak perlu bersusah payah buang-buang uang untuk membiayai nya sekolah akhirnya apa yang di lakukannya hanya mempermalukan orang tua!"


"Sudahlah pak aku bercerita kepadamu agar menemukan solusi bukan untuk menambah masalah"


"Urus saja urusan anakmu, aku tidak ingin terlibat mau di taruh dimana wajahku ini dengan keluarga di dekat rumah"


Ibu hanya menangis melihat suaminya berbicara seperti itu bahkan suaminya saja ingin kabur dari rumah karena malu oleh ulah anaknya


Akhirnya ibu mendatangi rumah paman zack dan bercerita apa yang terjadi kepada imah, karena paman zc adalah wali yang menggantikan ayah imah saat imah menikah nanti


Paman dan tante imah menyarankan segera menikahkan imah sebelum perutnya semakin membesar dan jika terlalu besar baru menikah maka akan lebih malu


Ibu imah pun menelpon ibu teddy agar datang ke rumah paman imah


Setelah berdiskusi atas pernikahan imah dan teddy. Ibu teddy masih meminta waktu agar anak-anak menyelesaikan Ujian Nasional terlebih dahulu


Tetapi tante Masni tidak menyetujui karen menunggu sebulan lagi perut imah akan semakin membesar

__ADS_1


Karena teddy dan imah masih di bawah umur jadi di sarankan untuk menikah Siri dahulu..


akhirnya kedua belah pihak keluarga pun menentukan hari


Sedangkan imah dan teddy tidak tahu apa-apa teddy yang sibuk sedang bermain game online tiba-tiba ibu memberi tahunya akan menikahkan nya dengan imah langsung kaget hingga hpnya terlempar


Sedangkan imah masih terbaring lemas di tempat tidur


Ibu memberi tahunya akan menikahkan imah dengan teddy. namun imah membantah tidak ingin menikah


"Imah tidak ingin menikah imah masih ingin sekolah agar bisa membahagiakan ibu"


"Tidak nak, kau terlambat untuk menyesalinya.. "


"Gak bu,, imah gak mau" imah memukul-mukul keras perutnya


"Imah.. jangan lakukan itu nak" ibu mencoba menahan pukulan imah


"Ibu,, maafkan imah bu,,"


"Sudahlah nak,, istirahat saja. besok kau tidak perlu lagi datang ke sekolah"


"gak bu imah masih ingin sekolah bulan depan imah sudah Ujian Nasional imah akan lulus,, imah janji bu imah akan mendapatkan juara pertama lagi imah janji bu"


"Sudah mah,, ibu tidak menginginkan itu lagi, ibu ingin kebahagiaan mu saja"


"Tidurlah nak, mulai sekarang kau sudah menjadi orang tua bayi di dalam perut mu ini, bersikap baiklah kepadanya.."


"Imah gak mau anak ini bu, imah gak mau..." imah terus menerus memukul perutnya


"hentikan!! imah!!!"


"Cobalah menerima kenyataan, bahwa inilah takdirmu, anak ini sudah di takdirkan untuk hidup bersama mu, obat semahal apapun, jamu sepahit apapun tidak mampu membunuhnya"


"Ibu maafkan imah bu" imah memeluk ibunya


Ibu pun membalas pelukan imah


"Maafkan ibu nak,, ibu telah mencoba membunuh anak yang tidak bersalah ini, ibu telah menyakitimu, ibu menyesal nak"


"Gak bu, ibu gak boleh bilang begitu ini semua salah imah bu, imah yang menyesal telah melakukan ini maafkan imah bu"

__ADS_1


imah dan ibu pun saling menangis dalam pelukan imah menyesali apa yang telah ia perbuat


(Anak zaman sekarang sudah terbiasa melakukan hal seperti itu di luar nikah, mereka tidak memikirkan apa dampak yang akan terjadi, tidak sedikit kasus aborsi yang terjadi, meninggal saat melahirkan karena usia sang ibu terlalu muda, bahkan masih muda sudah ada yang terkena penyakit *** yang menular )


__ADS_2