Jangan Menangis

Jangan Menangis
Ada syaratnya


__ADS_3

Darius menggenggam tangan Marisa. Kemudian diciumnya dan berkata.." I love you Ris..."


Tiba-tiba Bayu datang dan berdehem membuat Darius dan Marisa salah tingkah. Marisa tertunduk malu.


'Sorry sorry Dar...Aku ganggu nih...Aku cuma mau ambil kunci motor aja." Kata Bayu sambil mengambil kunci motor di atas meja belajarnya.


" Iih kamu nih... Ganggu aja." Kata Darius namun tetap menggenggam tangan Marisa.


"Iih apa sih kamu tu Dar... Udah ah...Lepasin tanganku." Kata Marisa berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Darius. Namun Darius semakin erat menggenggam tangannya.


" Udah gak pa-pa, Bayu ngerti kok kita baru baikan." kata Darius.


Bayu tertawa kecil.


" Aku keluar dulu bentar .. Aku mau beli camilan ma minuman." Kata Bayu.


" Lama-lama juga boleh kok Bay..." Darius berkata sambil tertawa mesum.


" iih kamu tu...Dar, kita pulang yuk .."Ajak Marisa.


"Aku cuma bentar kok Ris... Santai... Aku jalan dulu yaa..." Kata Bayu dan berlalu.


Pintu kamar Bayu tertutup lagi.


"Dar, kita pulang aja yuk..." Ajak Marisa lagi.


" Ntar dulu Ris...Aku masih rindu ma kamu." Darius mencium tangan Marisa.


Darius merapikan rambut Marisa yang tergerai kena angin. Dan mata mereka pun bertemu.


" Aku cinta kamu Ris..." Darius berbisik dan mencium rambut Marisa.


Tatapan dan kata-kata cinta Darius membuat hati Marisa berbunga-bunga, desiran lembut menyelimuti relung hati Marisa.


Marisa mengatur irama debaran jantungnya yang semakin tak menentu. Marisa menghela nafas dan mengatur perasaannya. Marisapun berdiri, menuju balkon kamar Bayu.


Rambut Marisa tertiup angin. Darius kemudian berdiri dan memeluk Marisa dari belakang.

__ADS_1


" Ih jangan peluk-peluk, gak enak ma Bayu, ntr malu kan.. " Kata Marisa melepas pelukan Darius.


"Gak Pa-pa Ris, Bayu ngerti kok. Lagian Bayu kan sedang keluar, cuma kita berdua. Kita kan baru baikan..." Darius tersenyum dan menatap Marisa.


Marisa berusaha menghindar dan melihat-lihat foto yang ada di kamar Bayu. Bayu mengikutinya.


" Nah... Ini fotoku ma Bayu waktu kami masih TK kayaknya.." Darius menjelaskan foto yang sedang diperhatikan Marisa.


" Oh iyaa... Lucu banget, kamu imut lho Dar...."


"Iyaa, imut dan cakep kan... Aku tuh dah cakep dari kecil, iya kan..."


Marisa tertawa kecil... " Hmm GR nih..."


Darius kembali memeluk Marisa dan mencium rambut Marisa dari belakang. Pelukan Darius semakin erat membuat badan mereka menempel.


Jantung Marisa berdegup kencang, Marisa menarik nafas. Refleks Darius membalikkan badan Marisa hingga posisinya berhadapan.


Darius mencium bibir Marisa, lembuuut....


" Aku juga Dar.... Dar, ntar kalau Bayu dah balik bisa tolong langsung anterin aku pulang yaa...,"


Darius melepas pelukannya.


" Kok buru-buru sih...Aku masih pingin berduan ma kamu." Darius melepas pelukannya dan menatap Marisa.


" Soalnya aku belum ijin tadi. Iyaa..."


Darius tersenyum dan mengangguk. " Tapi ada syaratnya."


" Kok pakai syarat segala sih...Syaratnya apa?"


" Syaratnya ..... Biarkan aku menciumdan memelukmu sampai Bayu pulang ." Darius senyum dan Marisa pun tersenyum.


Marisa memeluk Darius. Darius membalas pelukan Marisa dan mencium keningnya. Ciuman Darius turun ke mata hidung kemudian bibir.


Marisa memejamkan matanya menikmati ciuman Darius. Darius ******* bibir Marisa, Marisa yang semula malu-malu akhirnya bisa mengimbangi ciuman Darius.

__ADS_1


Bibir mereka saling *******. Darius mempererat pelukannya mengikuti gejolak hatinya, ciuman Darius semakin gencar.


Tiba-tiba pintu kamar Bayu terbuka.


" Eh sorry sorry.... " Ternyata Bayu sudah balik.


Darius langsung melepas ciuman dan pelukannya.


" Aku kecepetan balik yaa? " Kata Bayu tertawa.


Darius tertawa. kemudian merangkul Marisa yang tertunduk malu.


" Nih aku beliin camilan ma minuman dingin..." Bayu menyodorkan nya pada Marisa dan Darius.


" Makasi Bay.." Kata Marisa masih menunduk dan Bayu mengangguk.


Mereka kemudian ngobrol-ngobrol tentang rencana mereka untuk melanjutkan ke universtas mana.


Rencana Darius dan Marisa akan melanjutkan kuliah di universitas yang ada di daerahnya aja, beda dengan Bayu yang akan melanjutkan kuliah ke universitas di Malang.


Bayu yang dari tadi melihat Marisa tertunduk malu, tersenyum.


" Ris... Kamu kuliah di Malang aja bareng aku, biarin Darius kuliah di sini.," Kata Bayu.


" Kedua orang tua gak ngijinin aku kuliah di luar daerah Bay. Gak pa-pa aku kuliah di sini aja ."


Darius yang melihat Marisa menunduk aja tersenyum kemudian merangkulnya.


" Udah dong Ris... Biasa aja ma Bayu."


" Dar, kita pulang yuk.. Aku belum ijin soalnya." Pinta Marisa.


"Baiklah.. Yuk kita pulang."


Marisa dan Bayu bersiap untuk pulang. Di sepanjang perjalanan Marisa banyak diam. Dia hanya memeluk Darius dari belakang.


.

__ADS_1


__ADS_2