
Rame bangat leh warung J” bicaraku,, datang-datang langsung membuka bicara
“alhamdulillah sepupuku A, Kawa saja untuk menambah isi dompet” bicara sepupuku J menjawab.
“mana Adekku I bisa banget juga malayani tamu yang datang,banyak Sekarang membuka usaha warung kecil-kecilan, paling-paling dua bulan sampai tiga bulan tutup pelayanannya kerena kurang mamuas’akan” bicara sepupuku I .
Bujur A , jadi kada salah kalau aku punya saudara yang seperti ini haaaahaa” bicara J, memuji I.
“Aku mendengar I yang membiken kuenya ”bicaraku.
“itu kelebihannya I, sepupuku A, jadi kue itu kada menunggu orang menaruh atau kita nang membeli,,cukup kue itu I membikin sendiri , bicara J menjawab sambil menata kue di piring .
“ sepupuku I, kopi lah sacangkir..” bicaraku ke sepupuku I.
Tak lama datanglah temanku N
“J ,kawa kah teman ini untuk menaruh roti ? Bicara N berbisik.
ayy..kawa saja N ae, taruh saja.. Roti apa namanya??”bicara I .
“ini roti bikenan temanku E, Roti pisang dan donat.. Kerjaan temanku E di rumah dari pada hanya diam saja dirumah”bicara N sambil menaruh ke atas meja , A ikutan melihat orang lomba kah di desa surga Khuldi dekat tempat Nenekmu tinggal,bicara N menambahkan bicara.
nanti menghabis akan minum kopi dulu, bicaraku.
“kada minumlah dulu?bicara I menawari ke N pengen bersiap-siap untuk menonton lomba.
“kada I ae aku masih mau nonton lomba dan pengen meliput acara itu kan aku wartawan” bicara N menjawab sambil mau pergi.
“tunggu N,aku ikut, bicaraku
Aku dan N pun pergi ke Surgi Khuldi di tengah jalan terjadi keributan
__ADS_1
Cerita di muka hotel Surga Khuldi, F berkerja yang tentara dan G bekerja polisi lagi berantem mulut. Mereka berdua berpakain dinas langkap. Pokoknya yang dibicara akan kada enak di dengar. Pina bapanas sudah, lalu keduanya bareng mencabut pistol.
Belum sempat yang berdua ini menembak, keluar satpam hotel. Satpam ini marah-marah kada berhenti sama yang badua tadi. Orang-orang yang menonton pina takutan, kalau terkena pilur sempat adu tembak . Tetap saja yang berdua ini berantem kada berhenti . Rupanya satpam ini ikutan panas juga, kada kawa menahan emosi. Langsung pak satpam hotel memukul keduanya. TAPAUUUU TAPAUUUUU. Langsung terdiam yang berdua berentem. Keduanya ini menyimpan senjata masing-masing ka dalam sarungnya, sambil batundukan saja. Tak lama orang-orang berjauhan pada tempat terjadi pertikaian juga keributan.
N yang melihat kejadian tadi wartawan.
Lalu N sebagai wartawan ini mendekat menanyai pak satpam , “aku kagum dan keberanian pak satpam, padahal mereka itu tentara dan polisi. Apa amalan kamu pak satpam maka berani kepada mereka itu?”bicara Temanku N.
Dengan santai pak satpam ini menjawap, “ Mereka berdua itu anakku, dari kecil sudah suka berentem gitu, amun kada dipukul kada berhenti mereka berentem” setelah mengetahui jawaban aku pun ketawa dan temanku N seorang wartawan tetap mencatat kemudian nanti dirilis.
Tak berapa lama setelah temanku N wawancara kami pun terus menuju tempat perlombaan. Kamipun sampai Di Surga khuldi ini ada perlombaan. Yang membiken perlumbaan ini orang kaya yang dari surga adn. Hadiahnya macam-macam, mulai pesawat,uang, rumah, mobil “banyak’saja yang lain-lainnya,”bicara U.
Lombanya ini berlari di disekitar taman dari awal masuk taman sampai pintu masuk taman akan tetapi tamannya ada singa,harimau dan binatang buas lainnya ini sudah .
Orang kaya bicara, “Di antara kalian semua, siapa nang berani berani, mulai pintu masuk taman sampai pintu keluar taman sana. Akan kuberikan uang berserta hadiah!”
Kedaan jadi sepi dan sunyi, kada ada yang menjawab, pas ada nang manjawabi,
“Kutambahkan hadiah sebuah rumah dan isinya, gimana?” bicara orang kaya.
“sepi kada ada yang beraninya rupanya. Tak lama.. bunyi singa mengaum!!! bunyi singa tanda orang ada yang masuk ke dalam taman . Ada yang berani berlari sekalinya. Seperti berentem sama bintang' buas , dengan tiupan doa dan terus berlari temanku N akhirnya sampai ke pintu keluar taman, sekalinya Temanku N yang terdorong oleh tangan orang yang ada di situ.
Selamat untuk N ” bicara orang kaya, “handak ditambah kah hadiahnya?”bicara orang kota ditambahkan.
“Kada!”bicara temanku N.
“Pesawat kah, kendaraan kah, uang kah?” bicara orang kota.
“kada!”bicara orang kaya.
“Rumah nang mewah sama isi-isinya kah?”bicara orang kaya.
__ADS_1
“Kada!” bicara Temanku N.
“Apa yang kamu mau, bilang saja?” bicara orang kaya.
“Aku mau bertanya saja”bicara temanku N.
“apa yang mau di tanya?”bicara U atau orang kaya.
“Siapa yang mendorong aku?” bicara Temanku N.
Aku hanya bisa mau ketawa ,, dikira banyak orang temanku N ini pemberani, sekalinya tidak sengaja terdorong masuk ke dalam taman. Sehabis melihat aku perlombaan dan bahkan aku mendapat hadiah kerena temanku N tidak mau maka hadiahnya diberikan ke aku. Tak lama pulang kami kembali ke warung J
Sore hari , sepupuku ini membereskan,di lihatnya hari pina mendung.. Daripada jualan tampias kena hujan bicara sepupuku J dalam hati,, Tak lama datang temanku N dan aku membawa hadiah dari lari .
“gimana J,habis juga kah roti ku?” bicara N menanyai sepupuku J.
“uhh kamu kah N, ini nah roti kamu..” bicara N menjawab.
“ayyy..pina kada ada membeli ini,kada ada yang membeli roti ku kah J?“ bicara N berharap rotinya habis terjual.
“banyak’ai tadi yang menanyai roti bikenan siapa,ku jawab ae pada bikenan E” bicara J menjawab.
“kenapa yu kada ada yang maunya membeli?”bicara N sedih
“sebenarnya banyak yang handak membeli roti E itu,tapi aku kada berani menjual,soalnya kamu , pagi tadi bilang cuman umpat menaruh saja..kada bilang minta jual’akan” bicara J.
“ uhh..seperti itu J !!!”bicara N marah.
“Temanku N ,salah Kamu juga, bicaraku.
jika bilang minta jual’akan ku jual’akan’ai” bicara J berterus terang ditambahkan.
Keterlaluan J ini...bicara N.
__ADS_1
Kami pun ketawa bersama apalagi aku juga bercerita soal perlombaan tentang kejadian N lomba lari.