Jannah Sang Bidadari

Jannah Sang Bidadari
Aku Tak Sengaja Ketemu Sama Teman Dan Singa Ajaib


__ADS_3

Sudah lama tak ketemu Temanku Fahriadi maka Aku pun untuk ketemu Temanku Fahriadi. Dalam dalam perjalanan Aku dan Temanku Fahriadi ada melihat cewe cantik. Di warung Surga Temanku Fahriadi mengajak Aku untuk mampir ke warung Surga. Temanku Fahriadi mesan pengen beli Le Gurger.



Temanku Fahriadi: Bang berapa harga satu Le Gurger?



Penjual Le Gurger: 4 juta.


Temanku Fahriadi: Mahal sekali, kalau tanpa keju. berapa ?



Penjual Le Gurger: 3.8 juta.



Temanku Fahriadi: Kalau tanpa Daging. Berapa?



Penjual Le Gurger: 3 juta.



Temanku Fahriadi: Kalau tanpa Roti. Berapa?



Penjual Le Gurger: 2.5 juta.



Temanku Fahriadi: Kalau cuman tusuk giginya saja. Berapa?



Penjual Le Gurger: 1 juta.



Temanku Fahriadi: Kalau tisu?



Penjual Le Gurger: Sebenernya mau beli kagak sih???nanya terus.



Temanku Fahriadi: Sabar dong.. Pembeli adalah Raja, tapi apa tidak ada yang murah dikit ??



Penjual Le Gurger: Ada itu tisu.



Temanku Fahriadi: boleh lah, beli Tisu. Berapa?



Penjual Le Gurger: Itu gratis buat Kamu. Emang untuk apa Tisu saja?



Temanku Fahriadi: Ya untuk melap mulut lah..


__ADS_1


Biar entar cewek-cewek yang lagi duduk disana ngira kalo Aku abis makan Le Gurger... Treak,, dekatin cewek. Cowok ganteng lewat sehabis maka Le Gurger .. . *jalan busungin dada mengarah jalan ke cewek-cewek. Temanku Fahriadi keluar Akupun keluar mengikuti temanku Fahriadi juga.



Ditengah perjalanan Aku dan Temanku Fahriadi ketemu sama Temanku Rifki.



Temanku Rifki: Ada kost-kost murah engak?



Aku: Ada, 50 ribu, kamar mandi di dalam.



Temanku Rifki: Murah sekali, Aku mau.



Aku: Tapi tidurnya di luar.. Mau?



Temanku Rifki: Berantem aja yuk!!!



Temanku Fahriadi: Sudah,, Ali hanya bercanda. sabar Temanku Rifki. Sambil ketawa



Tak lama kemudian datanglah Reza dengan memberitahu bahwa Maulidi masuk UGD.



Reza: Maulidi masuk UGD .



Reza:bukan, Gara-gara potong kuku.



Aku: kok bisa?



Reza: Bisa lah, yang dia potong kuku Singa.



Temanku Rifki: Melongo.



Reza makin tampan saja sudah lama tak ketemu bicaraku.



Reza: Makanya Aku pengen masuk TV seperti artis-artis.



Aku: Jangan, Reza.



Reza: Emang kenapa , Ali?

__ADS_1



Aku: TV kamukan kecil, badan kamu gede.. Susah masukinnya.



Reza: kita berantem saja Ali.



Temanku Rifki: Sudah,, Ali hanya bercanda. sabar Temanku Rifki. Sambil ketawa Temanku Rifki dan Temanku Fahriadi.



Pada hari ini, Hari Jum'at tibalah saatnya giliranku untuk menjadi Imam dan Khatib.


Setelah bicara panjang lebar tak beberapa lama kemudian terdengarlah suaranya Azan. Aku bersama Teman-temanku bersama-sama pergi Ke Mesjed dan berhenti sementara dari segala aktivitas.



Masyarakat senang kerena yang menjadi Imam adalah Idola mereka adalah Aku, Ali. Beberapa saat sebelum Aku berkhotbah, Aku melihat banyak yang mengantuk dan tertidur lalu Aku mempunyai Ide cemerlang.



Untuk mengatasi ini Aku berteriak: Maling... Maling.. Maling..Teriakku dengan keras.


Tentu saja hal itu membuat jamaah terbangun dan bahkan yang biasa pergi terlambat ke Mesjed cepet datang kerena mendengar ada Maling. Para jamaah dan masyarakat menengok kesana kemari. Mencari tahu dimana ada Maling. Dimana malingnya ? Teriak jamaah.



Aku melihat para Jamaah terbangun dan panik. Aku mulai khutbah Jum'at tanpa peduli pertanyaan para Jamaah mengabaikan Malingnya. Orang yang rugi adalah Maling yang gagal mencuri ilmu walau hanya sedekit ilmu pada khutbah hari ini kerena ilmu itu penting. Para Jamaah tak ada lagi yang tidur maupun mengantuk setelah mendengar khutbah Jum'at oleh Aku.



Tak beberapa lama Shalat Jum'at selesai.


Aku bersama Teman-temanku berjalan santai. Dalam perjalanan ada keramaian massa, kebetulan Aku bertemu Temanku Basuki dan bertanya kepada Temanku Basuki.



Aku: Ada keramaian apa disana?



Temanku Basuki: pertujukan keliling Singa Ajaib.



Aku: Apa makcodmu dengan Singa Ajaib?tanyaku.



Temanku Basuki: Singa yang dapat mengerti bahasa Manusia, dan yang lebih menarik adalah Singa itu hanya mau tunduk kepada pemiliknya saja. Temanku Basuki berbicara menambahkan.



Aku makin tertarik, Aku tak tahan melihat kecerdikan Singa Ajaib dan keajaiban Kucing Besar itu. Aku sudah berada ditengah keramaian para penonton, kerena banyak penonton sang pemilik Singa Ajaib menawarkan sebuah hadiah yang besar bagi siapa saja yang sanggup membuat Singa itu Makan. Tak heran banyak diantara penonton maju satu persatu. Mereka dengan berbagai cara untuk membuat Singa itu Makan, tapi sia-sia. Binatang Singa itu tak mau makan..







__ADS_1




__ADS_2