Jannah Sang Bidadari

Jannah Sang Bidadari
Pergi Keacara Hiburan Bersama Pamanku Ya


__ADS_3

gimana J,habis juga kah roti ku?” bicara N menanyai sepupuku J.



“uhh kamu kah N, ini nah roti kamu..” bicara N menjawab.



“ayyy..pina kada ada membeli ini,kada ada yang membeli roti ku kah J?“ bicara N berharap rotinya habis terjual.



“banyak’ai tadi yang menanyai roti bikenan siapa,ku jawab ae pada bikenan E” bicara J menjawab.



“kenapa yu kada ada yang maunya membeli?”bicara N sedih



“sebenarnya banyak yang mau membeli roti E itu,tapi aku kada berani menjual,soalnya kamu , pagi tadi bilang cuman umpat menaruh saja..kada bilang minta jual’akan” bicara J.



“ uhh..seperti itu J !!!”bicara N marah.



“Temanku N ,salah Kamu juga, bicaraku.



jika bilang minta jual’akan ku jual’akan’ai” bicara J berterus terang ditambahkan.



Keterlaluan J ini...bicara N.



Kami pun ketawa bersama apalagi aku juga bercerita soal perlombaan tentang kejadian N lomba lari.


Malam harinya aku ikut paman Ya ke acara hiburan tapi setiba di sana malah menunggu Pambakal.



Aku dan Pamanku Ya menunggu kedatangan pambakal baru jadi Pamabakal untuk mengisi acara hiburan tak lama kemudian datang lah pambakal beserta saudara kembar nya.


Sebut saja Gi dan Gh. Sudah beberapa menit hari ini mereka terlambat datang ke acara pembukaan


Suatu ketika Pamanku Ya bertanya kenapa kalian terlambat?kepada pambakal Ya.



“seksretaris, semalam aku mimpi jalan-jalan naik sepeda sama ayahku


keliling desa.” jawab pambakal Gh dengan napas terengah-engah.



Dengan kesal Pamanku Ya menanyai yang Gi, “Kalau kamu, Gi, kenapa kamu juga terlambat?”



Tanpa pikir panjang, Gi pun menjawab, “anu, sekeretaris, semalam ketemu Gh sedang jalan-jalan naik sepeda bersama ayahku, ya udah, aku iikutan mereka keliling desa.”




Di saat malam hiburan dangdut di kampung Pambakal Gh yang agak tuli naik ke atas panggung mengambil mikrupon handak maumumkan wakil sidin yang meninggal dunia. Tapi masyarakat yang menonton acara itu tuli semuanya kecuali aku, pamanku Ya , pambalakal agak tuli dan saudara kembarnya.



PAMBAKAL Baru

__ADS_1


Hari ne kita berduka cita…atas mennggalnya…



Penonton


Hidup pambakal hidup…!



PAMBAKAL Baru


beliau meninggal ker…na ditabrak….



Penonton


Asyiik….! Ah…!



PAMBAKAL Baru


Marilah kita doakan semuga arwah beliau…!



Penonton


Guyang tarus…! Sampai pagi…!



PAMBAKAL Baru


Ai… Kenapa kalian semua bergoyang? Aku pidato juga memberitahukan bahwa wakilku meninggal.



Dikira penonton pambakal banyanyi ha ha ha aku pun tak tahan ketawa. Pamanku Ya ini bukan sekretaris desa ataupun sekretaris dari pambakal tapi atasan dari pambakal maka Pamanku Ya marah masih hormat pambakal.


Sehabis acara aku sama Pamanku Ya mau pulang tapi kerena sudah kemalaman maka pambakal dan saudaranya ikut kami pulang naik mobil, dalam perjalan ada sebuah warung maka kerena haus Pambakal awalnya tidur lalu membeli minuman tapi sebelum pergi turun dari mobil . Pambakal minjam topiku .



Di warung Acil C berkumpul masyarakat sehabis acara ada juga teman sekantor pambakal sebut saja D dan E . Rame mereka mangopi’an. Tak lama ada orang datang ma warung juga, batopi, rambut panjang ha pulang.



“Datang di mana kamu? Bicara D.



“Datang di surga dan ,”bicara pambakal, dalam hati berarti temanya sekantor tidak mengenali aku.



“D, D kamu tahulah pambakal itu bujur pang jagoan dan pemberani, tapi di hadapan isteri takut juga ?bicara E


Ya , benar jar E pada pambakal takut sama istrinya.


Haaa haa ketawanan mereka semua mendengar cerita teman sekantor pambakal oleh D dan E.



“Kamu tahu lah juga, kenapa pambakal itu bakupiah tarus?”bicara D.



“Kada tahu?” bicara F.



“Nah, di dahi Pamabakal Baru itu ada tahi lalat besar, makanya Pamabakal bakupiah tarus.”bicara E menjawabkan.

__ADS_1



“Ya kah..hahaha haa ketawaan mereka semua dengar oleh D dan E.



Ketawaan lagi mereka.



“Eheemmm..!!” bicara pambakal yang tak jadi orang baru.



Rupanya tak tahan lagi manahan marah, lalu bicara pambakal, “yang buhan kalian gosipen itu aku pintar’ae..!!!” bicara pambakal sambil mahampas ka topi wan rambut palsu.



Tak lama kemudian orang di warung pada lari, aku melihatnya bengong tapi benggongku hilang ketika pambakal kembali naik ke mobil kemudian cerita kejadian baru yang terjadi.


Tak lama kamipun sampai ke rumah Pambakal kerena sampai mereka pun turun dari mobil.




Malam Minggu belum pukul delapan, orang belum tidur tapi Pamanku Ya duduk termenung dimuka rumah. Kadang pina senyum keingatan perilaku yang jahil tapi kadang Pamanku Ya sedih bila ada bilang Keponakannya jelek. Keingatan bicara dibawa pergi ke Surga Ma'wa berdua sama pamanku Presiden E Kaka dari pamanku Ya tempat Pesantren Mi milik Pamanku Z ada mal dan di sana banyak tak di kampung.



Maklum orang deaa, sa umur baru sekali ke Pesantren surga penuh bidadari kada pernah ke tempat mewah selain di pesantren milik Pamanku itu. Bahagia bangat kalau dibawa Pamanku Z ke Pesantren. Jadi, jauh hari Pamanku Ya sama temannya F amun sampai di Pesantren Pamanku Z, mereka handak marasai naik lift. Zaman dulu lift baru tampil, adanya cuma di Hotel.



Sudah sampai perjalanan pamanku Ya dan temannya F ke Surga Ma'wa, langsung menuju Pesantren pamanku Z. Ada pang dua jam, lama bangat kalau Pamanku Ya dan temannya f melihati jauh-jauh saja orang yang keluar masuk Lift.




Rasa terkagum-kagum memikirkan, melihat orang yang masuk lift bisa berubah-rubah. Masuk orang arab tak lama keluar yang berhidung mancung orang belanda. Masuk pulang orang Jepang tak lama yang muncul keluar orang India. pikiran Paman Ya Masuk pulang orang Jawa keluar orang China. He he he ketawa dan bicara pamanku Ya manusia bisa berubah -ubah kalau masuk lift tadi. "iya lah F" bicara Pamanku Ya, pamanku yang pertama kali ke Pesantren pamanku Z setelah dulu belum pakai lift sekarang Pesantren milik adekku Z pakai lift bicara Pamanku Ya kepada sama temannya F .




Keesokan harinya , Pamanku Ya pergi sendiri kada sama temannya f tapi membawa aku .. Melihat Lift di Pesantren pamanku Z. Dasar jahil yang nama pamanku Ya. Pas berdiri di muka lift tadi aku masuk kedalam lift pas pintu lift tertutup. Tapi kenapa lama bangat, pintu lift kada terbuka, bicara Pamanku Ya Gugup ..... Ketakutan aku hilang.. Termenung terduduk rasa menyasal bangat kenapa berniat handak mengubah Keponakanku A jadi orang Korea yang tampan.



Di atas aku melihat keadaan pamanku Ya ,, tak lama Pina mau menangis ada jua Pamanku Ya dengan keras, kelamaan menunggu Keponakankannya A, kada keluar juga. Kenapa lama bangat pintu lift kada ada juga terbuka. Tak lama pintu lift terbuka.... Yang muncul orang arab encim yang tua bahkan lebih tua dari pamanku Ya. Sulit kaki sidin berjalan kaluar lift.



Terkejur bangat Pamanku Ya, dikira Pamanku itu aku berubah jadi orang Arab padahal aku minta tolong sama pengurus pesantren pamanku Z untuk keluar lift dan kuceritakan bahwa yang di depan lift itu adek dari Pamanku Z. Langsung Pamanku Ya dengan keras menangis memeluk sama pengawas Pesantren pamanku Z. "minta maaf minta ampun aku Keponakanku A salah niat" bicara pamanku Ya sambil menangis terisak-isak, yang dipeluk padahal bukan nya aku...



Tak lama aku pun keluar dan meminta maaf sama pamanku Ya bahwa yang dipeluk bukan aku tapi pengawas Pesantren milik paman Z, bicara ku.



pamanku Ya bertanya dimana kamu tahu?



aku menjawab kerena aku dulu dari kecil di jaga oleh Paman Z di sini aku sekolah Mi pada umur 4 Tahun lebih awalnya mau sekolah duduk sambil ikut Paman ke Pesantren kerena aku dapat seperti anak awal MI maka diteruskan masuk MI milik Paman Za walaupun umur aku yang paling muda di d antara yang lain,,,Aku bicara meberitahukan sama pamanku Ya.





__ADS_1



__ADS_2