
Tapi kenapa lama bangat, pintu lift kada terbuka, bicara Pamanku Ya Gugup ..... Ketakutan aku hilang.. Termenung terduduk rasa menyasal bangat kenapa berniat handak mengubah Keponakanku A jadi orang Korea yang tampan.
Di atas aku melihat keadaan pamanku Ya ,, tak lama Pina mau menangis ada jua Pamanku Ya dengan keras, kelamaan menunggu Keponakankannya A, kada keluar juga. Kenapa lama bangat pintu lift kada ada juga terbuka. Tak lama pintu lift terbuka.... Yang muncul orang arab encim yang tua bahkan lebih tua dari pamanku Ya. Sulit kaki sidin berjalan kaluar lift.
Terkejur bangat Pamanku Ya, dikira Pamanku itu aku berubah jadi orang Arab padahal aku minta tolong sama pengurus pesantren pamanku Z untuk keluar lift dan kuceritakan bahwa yang di depan lift itu adek dari Pamanku Z. Langsung Pamanku Ya dengan keras menangis memeluk sama pengawas Pesantren pamanku Z. "minta maaf minta ampun aku Keponakanku A salah niat" bicara pamanku Ya sambil menangis terisak-isak, yang dipeluk padahal bukan nya aku...
Tak lama aku pun keluar dan meminta maaf sama pamanku Ya bahwa yang dipeluk bukan aku tapi pengawas Pesantren milik paman Z, bicara ku
Pamanku Ya bertanya dimana kamu tahu?
aku menjawab kerena aku dulu dari kecil di jaga oleh Paman Z di sini aku sekolah Mi pada umur 4 Tahun lebih awalnya mau sekolah duduk sambil ikut Paman ke Pesantren kerena aku dapat seperti anak awal MI maka diteruskan masuk MI milik Paman Za walaupun umur aku yang paling muda di d antara yang lain,,,Aku bicara meberitahukan sama pamanku Ya.
Keesokan hari nya aku pergi ke pernikahan Sahabat Pamanku Fikri
.
Pernikahan Sahabat Pamanku Fikri.
Sahabat Pamanku Fikri ini sulit dikalahkan dalam bicara. Biasanya ada-ada saja jawabannya. Dan Amun orang membercandai sahabat Pamanku Fikri itu , mesti dalam bicara serius maupun bicara hebat dalam bercanda. Sahabat Pamanku Fikri orangnya manis rupawan, suka bercanda, baik serta ringan tangan.
Pernah hari pernikahan Sahabat Pamanku Fikri dan istrinya , Sahabat pamanku Fikri didepan istri,, istrinya lagi bersalaman sama tamu yang datang, MALIBUT Sahabat Pamanku Fikri buang angin dengan keras. Maka arah angin dan baunya ke arah sang istri, Rasa istri sahabat Pamanku Fikri ini mau marah sama suaminya.
“Iya Fikri ae, kada tahu dimalu, kenapa kamu buang angin ke aku ?”bicara istrinya kepada suaminya yang memerah pada wajahnya.
Lalu bicara sang suami atau sahabat Pamanku Fikri “Nah, buang angin itu baik kah, buruk kah?”
“Ai nyata buruk,” bicara istrinya manjawab mau marah..
“Nah iya maka buruk, aku buang,” bicara suami menjawab.
“Jah, amun nya baik suamiku?”istrinya bicara menanyai lagi.
“Ha ha ha, makanya aku bagi sama kamu!”bicara suami fikri sambil senyum.
Malam pertama dirumah mertua sahabatku
Pamanku Fikri Part 1
Cerita sahabat pamanku Fikri yang baru kawin sama istirnya yang cantik, seksi dan pemalu. Fikri ini mau memberi kejutan ( surprise) sama istrinya.
“Yang, kita pergi, tapi kamu tutup dulu mata kamu sama tangan!”
“Jah, kenapa maka ditutup, ka?” bicara isterinya.
__ADS_1
“Aku ada sasuatu untuk kamu,” bicara Fikri.
Tak lama Fikri membawa istri sambil memegang tangan istri ke kamar,, pas sudah di kamar Fikri menyuruh istrinya naik ke ranjang .
Istri bicara: aku mau sholat dulu beberapa rakaat baru ke atas ranjang.. Beberapa saat kemudian istrinya selesai shalat lalu ae mau naik ke ranjang.
Fikri bicara: yang tutup pintu, jangan lupa di kunci..
Istrinya : sudah yank.
Fikri bicara: yang padamkan lampu lalu naik ke ranjang masuk dalam selimut, ada yang mau aku lihatkan punya aku?
Istri bicara: gelap yank ae bila di padam akan lampu..
Fikri: ayo saja yank ae biar gelap ada aku yang nemenin kamu yank ae.
Tak lama istrinya padamkan lampu lalu naik ke ranjang dan masuk dalam selimut ..
Fikri bicara: yank coba lihat dalam selimut punya aku?
Istri: apa tak apa-apa apa yank.
Fikri: coba lihat ini hadiah punya aku yang mau aku berikan atas permintaan maaf ku ?
Tak lama kerena ingin melihat punya suami juga hadiah masuk ke dalam kepala nya suami juga masuk nemenin akhirnya mereka bersama ada di dalam selimut.. Betap bahagia nya istrinya ketika melihat punya suami yang diberikan ,, dengan istri pun mencium kening suaminya Fikri ..
Keseokan harinya
Keduanya berangkat naik taksi ketempat yang mau dituju. Setelah sampaii, Fikri memegang tangan istrinya, untuk masuk kerumah baru yang dibelinya sebelum hari pernikahan.
Sekalinya Fikri mau membari kejutan untuk istrinya, yaitu membelikan rumah baru.
Sampai di dalam rumah, Fikri ini masih kada memberikan istrinya membuka tutup mata. Selesai duduk di kursi, yang istri ini mau buang angin, tapi malu sama suami. Lalu pura-pura minta tolongi, “Yank, biken akan aku air minum!”
Lalu Fikri ini mengambilkan istrinya air ke dapur. Lagi suaminya Fikri mengambil air, yang istri ini buang angin,,TUUUUUUUUUUT….”
Tak lama datang ini Fikri mengambilkan air, sekalinya mau buang angin lagi istrinya ini.
Terpaksa baalasan lagi “Napa yank, maka airnya kada manis?”
Terpaksa Fikri manambahkan gula kedapur, yang istri buang angin lagi, “TUUUUUUUUUT…”
Tak lama datang lagi Fikri membawakan istrinya air yang sudah ditambahkan gula.. Tapi istrinya, istrinya mau lagi buang angin. Berpikir keras istrinya mencari akal, lalu bicara istrinya Fikri: Yank ambil akan air putih saja? perut aku rasa kada enak nah,”
__ADS_1
Terpaksa lagi Fikri ini mengambilkan air putih untuk istrinya.. Lagi suami Fikri mengambil akan air putih, yang istri buang angin dengan suara sangat keras sampai kedengaran ke dapur. “TUUUUUUUUUUTTTTDDDDDDD….”
Akhirnya yang istrinya merasa lega selesai mengeluarkan buang angin tadi. Pas Fikri datang, lalu suaminya fikri membuka akan tutup mata istri . Kada enak perasaan hati yang istri orang banyak yang hadir tepuk tangan. Maka mertuanya ada juga.. Lengkap itu pang keluarganya beserta keluarga suaminya. Malu bangat istrinya dengan tertunduk.
“Yank aku membelikan rumah ini untuk kamu dan aku ” bicara Fikri.
“kenapa kamu tertunduk terus yank?”bicara Fikri menambahkan.
Lalu yang istri mengangkat wajah sambil bertanya sama mertuanya
“Lama kah dah , ayah dan bunda disini?”bicara istri Fikri.
Senyum sambil nahan ketawa dan menjawab, “sedang ae sudah, dari awal kamu buang angin permulaan tadi, bicara ibunda dari fikri.
Keesokan harinya mertua dari istrinya Fikri bermalam dirumah baru fikri. Pengantin baru fikri dan istrinya yang sedang berduaan di kamar. Pada tengah malam pertama di rumah baru itu, tiba-tiba
Istri: (Mengerang) “Aduh, sakitnya Yank! Bagaimana malam pertama Yank.?”
Suami: (Menenangkan) “Jangan nangis Sayang, nanti bunda dan ayah dengar mereka mungkin belum tidur lagi itu.”
Kebetulan kamar mertua hanya bersebelahan kamar tidur pengantin.
Isteri: (Terisak-isak mengerang) “Sakitnya Yank”
Tapi kerana tidak dapat menahan sakit, isterinya tambah kuat mengerang.
suami: (Kuat sedikit suaranya) “Sabar Sayang! Tahan saja, besok baru cabut.”
Sejak dari tadi si mertua lelaki masih belum tidur. Dia memang terdengar anak perempuannya mengerang, tapi dia tidak peduli, biasalah malam pengantin fikirnya. Tapi kali ini dia sudah hilang sabar, karena anak perempuanya terus menerus mengerang kesakitan. Dia bangun, pergi ke kamar pengantin
Mertua: (Menendang pintu kamar pengantin dan berteriak) “Ada apa ini? Tak faham aku? Anak aku bisa mati kalau besok baru kamu cabut! CABUT SEKARANG JUGA!”
(Terkejutlah Fikri dan istrinya, pasangan pengantin itu).
istrinya fikri: (Sambil tersipu-sipu) “Ayahku, sakit gigi tak akan mati, lagipun mana ada klinik Gigi yang buka 24 jam?”
Tak lama mendengar itu ayahnya pergi keluar meninggalkan kamar anaknya itu, aku mendengar cerita ini aku sulit nahan ketawa..
__ADS_1