
Sore itu. .
Haruki :"aku harus pergi ke ruangan direktur 2 untuk memberikan berkas ini". Ucapnya.
Ayumi :"biar saya yg memberikannya".
Haruki :"apa. . tdk apa? ". Tanya nya mencemaskan ayumi.
Ayumi :"daijoubu". Ucapnya.
Setelah menerima berkas dari Haruki, ayumi pun pergi k ruangan izumi. Dia ingin tau apa yg sedang mereka lakukan. Dan apakah izumi akan meminta maaf padanya atau tidak.
*tok. . tok. . kreeek*. Ayumi mengetuk dan membuka pintunya. Terlihat disana izumi dan sekretarisnya bekerja sambil tertawa tertawa.
"Dia terlihat sangat bahagia". Gumam izumi.
Izumi :"sekretaris 1,ada apa? ". Tanya nya.
"Dia bahkan tdk terlihat khawatir padaku". Gumam ayumi lg.
Ayumi :"aku. . direktur 1 memberikan berkas ini untuk anda tandatangani ". Ucapnya menyerahkan berkasnya.
Izumi menerima berkas itu, lalu menandatangani nya. Izumi menatap wajah ayumi, terlihat mata yg merah sehabis menangis.
Izumi :"kau. . baik baik saja? ". Tanya nya.
Ayumi :"ya". Ayumi mengambil berkas itu lg, lalu pergi de ruangan itu.
"Dia benar benar tdk minta maaf padaku". Gumamnya.
** *
Beberapa hari kemudian, kesehatan ayumi menurun. Dia merasa gampang lelah dan perut yg tdk nyaman.
"Apa ini karna aku terlalu banyak memakan coklat? ". Gumamnya. Ayumi belum sempat pergi ke dokter.
Hubungannya dgn izumi sudah sangat renggang, tak sedetikpun izumi menyempatkan waktu untuk ayumi. Ayumi merasa sedih, belum lg kegelisahan yg melanda nya. Ingin dia menceritakan keadaannya pada izumi. Tapi . .
*
__ADS_1
Suatu hari. . ayumi menunggu kedatangan izumi d parkiran. Dia bersembunyi dibalik dinding. Tak lama. . mobil izumi datang. Turunlah izumi dan naomi.
Naomi :"arigatou. . tuan". Ucapnya.
Izumi tersenyum dan menatap naomi. Tak lama dia mendekatkan wajahnya pada naomi. Ayumi tahu apa yg akan terjadi, dia menguatkan hatinya. Benar saja, izumi mencium naomi d depan mata ayumi. Sakit. .
Setelah itu mereka jadi salah tingkah.
"Mereka seperti sedang jatuh cinta". Gumam ayumi. Ayumi memegang dadanya.
Tak lama, naomi pergi terlebih dahulu. Dan meninggalkan izumi yg pipi nya sedang memerah.
Izumi berjalan, semakin dekat. Lalu melewati ayumi. .
"Hah? ". Izumi terkejut.
Izumi :"ayumi-chan ". Mengetahui keberadaan ayumi.
Ayumi :"ohayou, izumi-kun ". Ucapnya sambil memasang fake smile favorit nya.
Izumi terdiam, dia tdk tahu kalau ayumi ada d sana. Dia berpikir kalau ayumi melihat kejadian tadi. .
Izumi :"etto. . ". Ucapnya gugup.
Ayumi :"souka. . ".
Ayumi mulai melangkahkan kakinya perlahan meninggalkan izumi.
Ayumi :"ganbate, ne". Ucapnya lalu dia berlari.
Izumi :"ayumi-chan ". Panggilnya.
Ayumi memegang dadanya erat, dirasakannya sakit hati yg sangat mendalam. Dia sudah kehilangan cintanya. Kehilangan tempatnya pulang.
Cemas, gelisah, takut. . semua menghantui hidup ayumi. Ayumi Masuk k ruangannya, dgn air mata yg tdk henti menetes. Haruki yg melihatnya menghampiri nya.
Haruki :"ada apa? Mereka mengganggumu lg? ". Tanya nya.
Ayumi menggelengkan kepalanya lalu duduk d kursinya. Izumi bahkan tdk mengejarnya. Cintanya memang telah hilang.
__ADS_1
**
Jam kerja dimulai, Haruki sedikit mengkhawatirkan ayumi. Walau dgn keadaannya yg terlihat buruk, ayumi tetap bekerja dgn konsisten.
Saat jam istirahat, Haruki mengajak ayumi untuk makan siang. Tapi ayumi menolak, Haruki pergi sendiri. Dia mencari izumi dan memberitahukan keadaan ayumi padanya.
Izumi :"souka ". Jawabnya simpel
Haruki :"hanya itu? Jangan bilang, kalau. . kau. . yg membuatnya seperti ini? ". Tuduhnya.
Izumi :"apa yg kau katakan. Knp kau menuduhku".
Haruki :"kau tahu, kemarin saat dia pergi ke kantor, dia di ganggu oleh beberapa pria dan membuatnya depresi. Itu karna kau tdk menjemputnya. Apa kau sudah meminta maaf padanya? Apa kau sudah menyadari kesalahanmu? ". Bentaknya.
Mereka berkelahi disana, rasa cinta izumi memang sudah luntur pada ayumi. Luntur bukan berarti tidak ada.
Jam kerja di lanjut, mereka kembali k ruangan masing masing.
*kreeek*. Haruki membuka pintu.
Haruki :"Ayumi-chan ". Teriaknya kaget karna melihat ayumi yg tergeletak d lantai.
Haruki menghampiri nya, lalu membaringkan tubuhnya di sofa.
Haruki :"ada apa? Kau baik baik saja? Bangunlah. ". Ucapnya.
Ayumi sedikit membuka matanya.
Haruki :"aku akan membawamu ke rumah sakit". Ucapnya.
Ayumi :"iie. . jangan, aku. . baik baik saja. . ". Ucapnya sambil mencoba bangun.
Haruki :"istirahat lah disini". Suruh nya. Ayumi kemudian tiduran.
Haruki duduk d kursi nya dan melanjutkan pekerjaannya.
"Kasihan sekali, dia pasti sangat depresi. Tapi. . knp? Itu hanya soal pria kan? Apa dia sangat mencintai izumi? ". Herannya. .
** * **
__ADS_1