
Sore harinya. .
*kriiing kriiing*. Ponsel berbunyi.
Husein :"nomor tdk dikenal? Siapa? ". Herannya. Lalu menerima telpon itu.
Husein :"hallo, dengan siapa? ". Tanya nya.
Sakura :"ini dengan sakura, bisa berbicara dgn org tua ayumi? ". Tanya nya.
Husein :"ya, tunggu sebentar. ". Ucapnya. Lalu memanggil ibunya.
Ibu :"ya, ada apa? ". Tanya nya.
Sakura :"saya sakura, dari sekolah penyaluran pegawai ke jepang yg beberapa bulan lalu ayumi ikuti, saya baru saja menerima kabar. . bahwa. . ayumi. . tewas". Ungkapnya.
"Deg. . deg". Jantung nya Seketika berhenti setelah mendengar kabar itu.
Ibu :"tidak mungkin, anda mungkin salah org. Mungkin Ayumi yg lain". Ucapnya tdk percaya.
Sakura :"tidak, saya tdk salah org. Ayumi Wulandari, yg bekerja di jepang lewat sekolah penyaluran ini, pagi tadi. . dinyatakan sudah tewas karna melompat dari jembatan". Ungkapnya.
Ibu :"tidaaaaak. . tidaaak mungkin itu anakku. . ". Ucapnya sambil menangis.
Husein :"ibu, ada apa? ". Tanya nya.
Sakura :"kami turut berduka cita, tapi berita itu memang benar adanya. Itu berita resmi dari kepolisian di jepang. ".
Ibu :"mustahil. . tidak mungkin". Ibu ayumi kemudian ambruk.
Husein :"ibu, katakan padaku, apa yg terjadi? ".
Ibu :"kakakmu, mereka bilang kakakmu tewas itu tdk benar". Ungkapnya sambil menangis.
__ADS_1
Husein :"tidak mungkin, kakak". Ucapnya yg ikut menangis.
Semua warga menghampiri mereka dan memberikan ungkapan bela sungkawa nya.
**
Sedangkan di jepang. .
Akane masih belum percaya tentang tewasnya ayumi, dia bahkan tidak ingin melakukan persembahan terakhir untuk nya.
Haruki :"bagaimana dgn keluarga nya disana? ". Tanya nya.
Yuuki :"aku, sudah meminta seorg translator untuk menghubunginya, karna jika aku yg menghubunginya. Aku tdk bisa memakai bahasa mereka ". Ungkapnya.
Haruki :"Souka. Lalu, dengan.. . mayatnya? ". Tanyanya.
Yuuki mulai meneteskan air mata.
Haruki :"kuso!. . knp hal ini bisa sampai terjadi? ". Sesalnya.
Yuuki :"ini semua salahku". Ungkapnya lalu menangis.
Haruki :"ini salah kita semua, karna terlalu sibuk dan tdk memikirkan nya". Ucapnya.
Tak lama. .
Shin :"ayumiiiiii". Teriaknya sambil menangis ketika sampai d rumah Yuuki dalam acara persembahan terakhir itu.
Hana :"kami baru saja bertemu, dan kau pergi begitu saja". Ucapnya sambil menangis.
Tidak ada yg menyangka dgn kepergian ayumi yg begitu saja.
Haruki :"aku. . ingin membelikan tiket untuk keluarga nya agar bisa datang kemari". Ucapnya.
__ADS_1
Yuuki :"tapi, kita jg butuh seorg translator nantinya".
Haruki :"kau tenang saja, biar aku yg urus. ". Ungkapnya.
Izumi dan ken hadir disana, tapi tdk banyak bicara dan terus menangis. Ibu ayumi pun ada disana.
** *
Beberapa hari kemudian, ibu dan adik ayumi terbang ke jepang dgn tiket yg haruki belikan untuknya. Haruki jg menyewa translator bersama mereka. Sesampainya d rumah Yuuki, mereka kembali menangis.
Setelah itu, mereka di ajak ke kamar ayumi.
Akane :"maaf, maafkan saya yg gagal melindunginya ". Ucapnya lewat translator.
Ibu :"tidak apa, ini sudah menjadi takdir tuhan". Ucapnya.
**
Ibu dan Husein tinggal beberapa hari disana. Mereka memperlakukan ibu dan adik ayumi dgn sangat baik. Mereka berusaha untuk tetap tegar melewati itu semua. Mereka saling menguatkan diatas rasa putus asa nya.
**
Malam hari, mereka sedang makan bersama. Tak lama izumi dan ibunya datang. Mereka mengobrol.
Ibu izumi :"aku sempat memintanya untuk menjadi menantuku". Ungkapnya.
Ibu ayumi :"terimakasih, sudah memperlakukan ayumi dgn sangat baik disini". Ucapnya yg telah d translate.
Akane :"tapi. . karna kecerobohan ku. Ayumi. . ".
Ibu ayumi :"jangan terlalu menyalahkan diri sendiri nyonya. Setelah aku mendengar ceritanya, aku sedikit bangga padanya karna dia mempertahankan kehormatannya d saat terakhirnya". Ungkapnya.
** * **
__ADS_1