
Hari itu adalah hari keberangkatan ayumi. Dia sudah mengemas pakaian dan barang barangnya. Ibunya menangis tersedu sedu di kamarnya sambil memegang tangan ayumi.
Ayumi :"aku akan baik baik saja bu, ibu jangan menangis. Aku janji, aku akan sering sering menghubungi ibu. Sudahlah, aku jd ingin menangis jg kan". Ucapnya.
Ibu :"tapi ibu blm siap di tinggalkan olehmu lg nak, mengertilah".
Ayumi :"iya bu, aku paham. Ibu tenang saja, aku akan bekerja sangat giat. Hingga aku memiliki banyak uang lalu mengajak ibu dan Husein tinggal disana bersamaku". Ucapnya.
**
Ayumi pun pergi di antar oleh pamannya ke bandara setelah menenangkan ibunya. Ayumi tdk mengajak ibunya untuk ikut mengantarnya, dia tdk ingin ibu semakin sedih melihat kepergiannya.
Di perjalanan, hatinya gundah. Antara senang dan sedih. Lagi lagi, dia meninggalkan ibu dan adiknya.
"Maafkan aku bu. Aku berjanji akan membuat ibu bahagia". Gumamnya, ayumi kemudian meneteskan air mata.
Dalam perjalanan nya, ayumi berkomunikasi dgn bu akane.
|baiklah, beberapa jam lg ibu akan menunggumu d bandara|. Isi pesannya.
**
Satu setengah jam kemudian, ayumi sampai di bandara. disana, ayumi akan pergi dgn beberapa temannya dr tempat belajar yg sama dgnnya.
__ADS_1
Setelah berpamitan dgn pamannya, ayumi pun memasuki pesawat karna beberapa menit lg pesawat akan lepas landas. Membawanya ke tempat impiannya.
"Sayonara. . ". Gumamnya melambaikan tangannya di jendela pesawat saat pesawat lepas landas.
Air matanya menetes. Bagaimanapun itu adalah tempat kelahirannya, tempat yg membesarkannya.
Tak lama kemudian, ayumi tertidur.
* * * *
"Ayumi. . bangunlah, kita sudah sampai". Ucap salah satu temannya yg membangunkan ayumi. Ayumi membuka matanya.
Dia melihat ke luar jendela. Hatinya gembira, dia tdk menyangka kalau saat ini dia sudah di Jepang. Ayumi kemudian keluar, berjalan bersama teman temannya. Dari situ, mereka mulai berpisah karna lokasi tempat kerja yg berbeda. Hanya ayumi yg memilih kota Yokohama.
Ayumi berjalan mencari cari bu akane. Terlihat dari kejauhan seseorg melambaikan tangan padanya.
Akane :"ibu sangat merindukanmu. Kau sudah menjadi wanita dewasa yg cantik sekarang". Ucapnya.
Ayumi :"aku jg merindukanmu bu. . arigatou". Ucapnya.
Yuuki :"kau. . tdk merindukanku? ". Tanya nya.
Ayumi :"iie". Jawabnya bercanda.
__ADS_1
Yuuki memasang wajah cemberut, lalu Ayumi memeluknya.
Ayumi :"aku jg merindukanmu kak, tdk ada org yg mengomeliku sepertimu disana.". Ucapnya.
Setelah bernostalgia, akane dan Yuuki mengajak ayumi ke rumah mereka.
Beberapa hari lg, ayumi akan bekerja. Satu perusahaan sudah mengantongi namanya. Dia sangat gugup. Karna dia akan melakukan adaptasi lg dengan org org disana, belum lagi. . dia sudah tdk sabar ingin bertemu dengan seseorg.
**
Sesampainya di rumah bu Akane. Ayumi langsung membereskan barangnya. Bu akane memberinya sebuah kamar yg lumayan luas. Rumah bu akane lumayan jauh dari rumahnya di permata anggrek dulu.
Didalam kamar barunya, ayumi membereskan barang barangnya. Setelah itu bu akane mengajaknya makan.
*
Malam hari, bu akane menyuruhnya beristirahat. Karna bisa saja ayumi mendapatkan panggilan mendadak dari kantor tempatnya akan bekerja.
"Aku akan menelpon ibu". Gumamnya.
Ayumi membuka ponselnya dan menelpon ibunya. Dia memberitahu keadaan nya yg baru saja sampai d tempat tinggal barunya. Ibu nya merasa sangat lega. Kekhawatiran nya memudar, dia percaya bahwa putrinya akan baik baik saja disana.
Melihat ibunya yg tdk se khawatir tadi siang, ayumi merasa senang. Dia jadi lebih bersemangat.
__ADS_1
Setelah selesai dgn obrolannya dgn ibunya. Ayumi merebahkan tubuhnya. Dia mengingat seseorg yg dulu sangat mencintainya. Hati nya bertanya tanya, 'apakah cinta itu masih ada untukku?'.
** * **