
Makan siang selesai, mereka kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat. Ayumi merebahkan tubuhnya, dia merasa lega karna terlepas dari ken. Tak berapa lama, seseorg mengetuk pintu kamar ayumi.
"Apa lagi sih? Tidak bisakah dia membiarkanku istirahat sebentar saja". Keluh nya. Ayumi kemudian berjalan menuju pintu dan membukanya.
Izumi :"konnichiwa, Ayumi-chan ". Sapa nya.
Ayumi :"aku sedang ingin istirahat, pergilah". Usirnya.
Izumi :"iie, kau tahu. Aku membelikanmu coklat". Ucapnya.
Ayumi melebarkan pintu kamarnya mengijinkan ken masuk. Mereka masuk dan duduk d sofa.
Izumi :"ini". Ucapnya sembari memberikan coklat. Izumi tdk berbohong.
Ayumi menerimanya.
Ayumi :"boleh ku makan? ". Tanya nya.
Izumi :"tentu saja".
Ayumi :"kau tidak mencampurkan racun kan? Atau. . obat tidur? ". Tuduhnya.
Izumi :"hehe, iie. Hanya saja aku mencampurnya dgn cintaku". Ucapnya.
Ayumi menaruh coklat itu di meja.
Izumi :"aku hanya becanda, makanlah". Suruhnya.
Ayumi tetap diam, kemudian izumi membuka coklat itu dan memberikannya pada Ayumi. Ayumi membuka mulutnya dan memakannya. Izumi merasa senang karna ayumi mau memakan coklat yg dia bawa.
**
Setelah coklat habis, ayumi tetap diam tdk berbicara. Izumi melihat sedikit coklat menempel di bibir ayumi.
Izumi :"di bibirmu ada coklat, gommen ne". Ucapnya yg langsung mencium bibir ayumi.
Ayumi memberontak dan mendorong izumi.
Izumi :"gommen". Ucapnya.
__ADS_1
Ayumi :"kau, bisa keluar skrg". Usirnya.
Izumi :"hmm. . boleh aku tidur siang disini? ".
Ayumi :"tdk boleh".
Tapi izumi tdk mendengarkan nya dan tiduran d sofa dgn berbantalkan paha ayumi.
Ayumi :"aku bilang tdk boleh". Ucapnya. Izumi tetap diam.
"Apa dia sudah tidur? ". Gumam ayumi.
**
Ayumi ikut tertidur d sofa itu, dia menyandarkan badannya ke sofa.
Tak berapa lama izumi membalikkan badannya, dgn wajah yg menghadap perut ayumi. Dia membuka matanya, menatap perut Ayumi. Lalu dia mengelus perut ayumi. Ayumi yg kegelian pun terbangun.
Izumi :"apa. . . . semua baik baik saja? ". Tanya nya.
Ayumi :"memangnya knp? Kau takut? ". Ucapnya.
Terdiam.
Ayumi :"iie". Bohongnya, ayumi memejamkan matanya menahan air mata keluar.
Izumi :"kau berbohong". Ucapnya sembari terduduk menghadap ayumi.
Ayumi :"kau tidak melihat perutku yg kecil? Itu sudah terlalu lama, lupakanlah". Ucapnya, ayumi berdiri kemudian pergi ke kamar mandi. Dia menangis disana.
"Gommen. . gommen". Gumamnya.
Izumi tahu, Ayumi menyembunyikan sesuatu darinya.
Tak lama ayumi keluar dari kamar mandi dgn mata yg merah.
Ayumi :"kembalilah ke kamarmu, aku ingin istirahat". Ucapnya. .
Izumi :"jadi. . kau memang hamil". Ucapnya yg membuat ayumi gemetaran.
__ADS_1
Ayumi hanya terdiam. Izumi perlahan berjalan mendekati ayumi.
Ayumi :"tidak, ten-tentu saja tidak". Elaknya dgn gugup.
Izumi tidak percaya dgn ucapan ayumi, dia tetap mendekat. Semakin dekat, izumi kemudian memeluk ayumi dari belakang.
Izumi :"gommen. . gommen, jangan tinggalkan aku lg, jangan bersikap seperti itu padaku". Ucapnya sambil menangis.
Ayumi :"bukan aku yg meninggalkan mu, tapi kau yg meninggalkan ku. Izumi-kun, jalan kita sudah berbeda. Kau fokus saja pada kebahagiaan nya, karna aku akan menikah dgn ken". Ucapnya.
Izumi :"tidak boleh. . tidak boleh". Ucapnya dgn tetap menangis.
Ayumi tdk tahu hrus bagaimana menyikapi izumi, dia merasa kasihan karna izumi menangis. Ayumi membalikkan badannya lalu memeluknya.
Ayumi :"gommen ne, aku sangat jahat ya padamu? Aku menyakitimu? Gommen". Ucapnya sambil memeluk izumi.
Izumi :"iie, aku yg jahat. Gommen".
Ayumi :"daijoubu. . jangan menangis". Ucapnya.
Izumi perlahan berhenti menangis. Dia ingin ayumi kembali, dia rela kehilangan naomi dari pada dia harus kehilangan ayumi.
Izumi :"kembalilah. . padaku". Pinta nya.
Ayumi :"tidak bisa. Aku. . aku. . sedang tdk ingin menjalin hubungan dgn siapapun". Ucapnya.
Izumi :"lalu dia? ". Tanya nya.
Ayumi hanya terdiam. Izumi kemudian mencium ayumi, dia membawa tubuh ayumi ke ranjang.
Ayumi :"iie". Tolaknya. Tapi izumi tdk mendengarkan nya. Dia tetap melakukan itu.
*prak*. Ayumi menampar izumi.
Izumi :"gommen". Ucapnya.
Ayumi hanya menangis, dia menyuruh izumi untuk keluar dr kamarnya. Izumi pun pergi.
Izumi menyadari kesalahannya, dia ingin cintanya kembali. Tapi itu sudah terlambat. .
__ADS_1
** * **