
Ayumi terus memikirkan perkataan Yuuki. Apa dia harus bertemu dgn izumi ataukah tdk. Tapi, setiap melihatnya ayumi selalu ketakutan.
*tok. . tok*. Seseorg mengetuk jendela ruangan ayumi.
Ayumi :"iie. . jangan". Histeris ny ketika melihat ken berdiri disana.
Ken :"tenanglah, ayumi-chan ". Pintanya.
Ayumi :"pergi. . pergiiii". Suruhnya sambil berusaha menjauh.
Bukannya pergi, ken malah masuk melalui jendela itu dan membuat ayumi sangat ketakutan, bagaimana pun jg ken pernah hendak ngewikwik ayumi d toilet waktu itu.
Ayumi :"jangan . . aku tdk mau". Teriaknya, Ayumi terus melangkah mundur dgn sembari melemparkan barang barang yg ada pada ken. Sampai akhirnya dia terpojok.
Ken :"tenanglah, aku hanya ingin berbicara". Ucapnya.
Ayumi :"iie. Jangan lakukan itu". Ucapnya lalu jongkok dan menangis.
Ken melangkah menuju ayumi, dia ingin ayumi melawan rasa takutnya itu.
Ayumi :"iie, Jangan mendekat". Teriaknya. Ken tdk mendengarkan perkataan ayumi dan terus mendekat, dan pada akhirnya memeluk ayumi.
Ken :"jangan takut". Ucapnya.
Ayumi :"jangan, jangan lakukan itu". Ucapnya meronta.
Ken :"tenanglah, cup cup". Ucapnya mengelus rambut ayumi.
Ayumi :"aku tdk mau".
__ADS_1
Ken :"tak apa, aku tdk akan memaksa". Ucapnya lembut.
Ayumi terus menangis, dengan tubuh yg gemetaran dalam pelukan ken. Perlahan ayumi mulai tenang, tapi tiba tiba. .
*brakkk*. Seseorg membuka pintu sangat keras.
Haruki :"apa yg kau lakukan! ". Bentaknya saat melihat keadaan yg kacau dgn ken yg memeluk Ayumi.
Ken :"sssssstttttt". Ucapnya pd haruki. Ken mengisyaratkan pada haruki untuk keluar dan membiarkan dia menenangkan ayumi. Haruki mengerti, lalu dia keluar.
Ayumi :"sakit". Ucapnya.
Ken :"dimana? Apa yg sakit? ". Tanya nya melepaskan pelukan.
Ayumi :"jangan lakukan itu padaku". Pintanya dgn tubuh masih gemetaran dan mata ketakutan.
Ken :"daijoubu. Dengar, kau wanita yg hebat. Kau mengalahkan dua preman itu sendiri kan. Kau kuat, jadi. . lawanlah rasa takutmu itu. ". Suruhnya.
Ken kemudian membantu ayumi bangun dan membantunya duduk d tepi ranjang.
Ayumi :"mmmh". Melepaskan tangan ken yg menyentuhnya.
Ken :"gommen. Kenapa kau tdk memukulnya seperti kau memukul kedua preman itu? ". Tanya nya.
Ayumi :"aku. . tidak ingin menyakitinya ". Ucapnya.
Kem :"naruhodo, kau sangat mencintainya? ". Tanya nya sambil mengelus rambut ayumi. Kali ini reaksi ayumi hanya diam.
Ayumi :"apa. . dia mencintaiku? ". Tanya nya balik.
__ADS_1
Ken :"mungkin". Balas nya simple.
Ayumi :"tapi, dia sangat menakutkan. Apa. . semua pria seperti itu? Aku. . aku tdk mengerti ". Ucapnya.
Ken :"tidak semua pria seperti itu. Dengar, aku sangat mencintaimu, Kau wanita yg aku kagumi, tetaplah seperti itu dengan melawan apa yg membuatmu takut. ". Pintanya.
Ayumi :"apa. . aku bisa? ". Tanya nya.
Ken :"tentu saja, kau harus sembuh. Kembali seperti semula, ingat keluargamu, mereka mengkhawatirkan mu. Dan jg, kau sudah memiliki keponakan kan. Jika kau terus disini, maka kau tdk akan bisa menjaganya ". Ucapnya.
Ayumi :"ken-kun. . aku. . takut". Ucapnya sambil memegang perutnya. Ken mengerti maksud ayumi.
Ken :"daijoubu, dia pasti akan menikahimu". Ucapnya.
Ayumi :"kedo, aku. . tidak mau. . dia. . pasti ".
Ken :"Ayumi-chan, jangan memikirkan hal lain dulu. Oke". Ujarnya sambil tersenyum.
Ayumi :"arigatou ". Ucapnya.
Ken :"istirahatlah ". Suruhnya.
Ken membantu ayumi tidur, lalu menyelimuti nya. Dia keluar dr ruangan itu dan menyuruh perawat untuk membereskan kamarnya. Semua merasa lega karna ayumi mau berbicara dgn lawan jenisnya tanpa ketakutan.
Ken :"apa. . dia sudah datang lg? ". Tanya nya.
Haruki :"tidak, dia merasa bersalah padanya". Ucapnya.
Ken :"souka, aku akan pergi sebentar. Tolong jaga dia". Suruhnya.
__ADS_1
Ken pun pergi, dia berniat ke rumah izumi dan membawanya ke ayumi. Sesampainya, ibu Izumi memohon padanya agar membujuk izumi keluar dr kamarnya.
..