
Ayumi duduk d ruang tengah menunggu izumi, sebenarnya dia merasa tdk enak jika seorg pria menginap d rumahnya. Tapi tdk ada pilihan, karna ayumi sudah mengajak shin tapi shin menolaknya karna di takut kalau hanya berdua dgn ayumi saja. Mereka takut kejadian dulu terulang.
*tok. . tok*. Seseorg mengetuk pintu.
Ayumi ragu untuk membukanya, dia tdk yakin kalau yg d luar sana adalah izumi. Tapi dia memberanikan diri dan membuka pintunya.
Ayumi :"ketua. . ". Ucapnya.
Izumi :"apa aku lama? ". Tanya nya.
Ayumi :"sedikit.". Ucapnya.
Mereka masuk ke dalam. Lalu duduk d kursi. Tak lama ayumi membawakan izumi teh dan cemilan.
Izumi :"tak usah repot repot. ".
Ayumi :"daijoubu. Arigatou sudah mau datang kesini, apa. . ibu mu tau? ". Ucapnya.
Izumi :"aku bilang padanya kalau aku akan menginap drumah ao". Ucapnya.
Ayumi :"gommen, ne. Gara gara aku, ketua jadi berbohong lg ".
Izumi :"daijoubu. . ".
Mereka mengobrol d ruang tengah itu. Izumi tau bahwa ayumi sedang bersedih, jadi dia menghiburnya. Bersama izumi, ayumi tertawa tawa. Namun, dari sudut matanya air mata mencoba menerobos keluar.
Izumi menatap ayumi. Lalu merentangkan tangannya. Ayumi tau apa yg izumi maksud dan ayumi memeluknya. Air mata mulai menetes bersamaan dgn rasa sedih yg ayumi rasakan. Izumi membelai rambut ayumi.
Izumi :"kau sudah berbicara padanya? ". Tanya nya.
Ayumi :"siapa? ".
__ADS_1
Izumi :"keluargamu disana".
Ayumi :"besok aku akan menelpon mereka".
Izumi :"baiklah".
Izumi memeluk ayumi, mereka sudah seperti sepasang kekasih. Tapi kenyataannya, mereka hanya berteman.
Mereka mengobrol kembali, dan akhirnya menyerah karna mengantuk.
Ayumi menggelarkan kasur dibawah kursi. Dan izumi tidur disana. Lalu ayumi tidur d atas kursi.
Malam hari, udara sangat dingin walaupun dgn selimut. Ayumi terbangun ingin ke kamar mandi. Selesai dgn urusannya di kamar mandi ayumi keluar. dan kembali tidur d kursi.
Sesekali ayumi menatap izumi yg sedang tertidur.
"Dia. . kekasih ku bukan, saudara juga bukan. Tapi dia selalu ada untukku, menjagaku. Menenangkanku. . andai kau menyukaiku". Gumamnya yg lama kelamaan memejamkan mata dan kembali tertidur.
**
Ayumi membuka matanya, dia terkejut melihat izumi disampingnya. Dan lagi. .
Ayumi :"aaah. . ". Teriaknya kecil.
Izumi terbangun karna teriakan ayumi.
Izumi :"dousta? ". Tanyanya sambil membuka matanya.
Ayumi :"tanganmu. ". Ucapnya dgn wajah hendak marah.
Izumi melihat tangannya. Dia terkejut, ternyata tangannya ada d dalam pakaian ayumi dan sedang menyentuh benda kenyal milik ayumi.
__ADS_1
Izumi :"hah. . go-gomen. . Gommenasai ". Ucapnya sembari melepaskan tangannya.
Ayumi :"knp kau tidur d tempatku? ".
Izumi :"tempatmu? Bukankah kau d atas kursi semalam? ".
Ayumi baru ingat, kalau dialah yg tidur d tempat izumi.
"Apa aku terjatuh semalam? ". Gumnya bingung.
Ayumi kemudian bangun dan pergi k kamar mandi. Izumi masih shock, dia bingung kenapa tangannya bisa berada d dalam sana.
"Aku. . menyentuh. . benda itu. .? ". Gumamnya sembari melamun.
Ayumi :"jangan memikirkan hal kotor". Teriaknya d dalam kamar mandi.
Izumi :"iie. . ".
Setelah itu, mereka mandi, membereskan tempat mereka. Lalu makan bersama. Ayumi memasang wajah kesal.
Izumi :"gomen, aku tdk tahu knp tanganku bisa ada d sana". Ucapnya.
Ayumi :"semalam kau bermimpi apa? ". Tanyanya.
Izumi :"aku tdk tahu".
Ayumi :"kenapa sampai tdk tahu? ".
Izumi :"aku lupa . . ".
Mereka terdiam. Ayumi takut kalau semalam mereka melakukan hal hal.
__ADS_1
"Apa semalam. . kami melakukan nya? Tapi. . tadi aku mencoba nya dan. . masih. . tertutup". Gumamnya.
* * * * *