
Sepulang sekolah, shin dan hana berniat untuk menjenguk ayumi di rumah sakit. .
Izumi :"apa aku boleh ikut? ".
Shin :"ya. . ikutlah".
Mereka bertiga pergi ke rumah sakit. .
Dalam perjalanan nya ke rumah sakit, pikiran mereka semua sangat kacau. Mereka tdk percaya pada hal yg menimpa ayumi.
Sesampainya. .
*tok. . tok. . tok*
Akane :"masuklah".
Masuklah mereka bertiga. .
Shin :"gommen, kami teman ayumi. . ".
Akane :"ah ya. . ".
Terlihatlah ayumi yg sedang melamun menatap jauh ke luar jendela. .
Izumi :"bagaimana keadaannya? ".
Akane :"tdk baik. . dia mengalami pendarahan di kepalanya akibat benturan benda keras".
Shin :"siapa yg tega melakukan itu padanya ".
Akane :"ibu tidak tahu. . dari tadi pagi, ayumi hanya berdiam menatap keluar jendela. Ibu blm berani menanyakan sesuatu padanya. . karna dia akan langsung merasakan sakit di kepalanya. . ".
Hana :"kejam sekali. . padahal baru dua pekan ayumi tinggal di sini. ".
Akane :"ibu jg tdk mengertu. Dan juga, luka akibat benda tajam di tangannya".
Hana :"apa seseorg membegal nya? ".
Akane :"tidak. . tidak satupun barang milik ayumi yg hilang".
Izumi :"jd. . ini ulah seseorg ya".
Tiba tiba. .
Ayumi :"ran. . ran yg melakukannya".
Semua sangat terkejut. .
"Kusoo". Izumi merasa kesal. .
__ADS_1
Shin :"kenapa Ran senpai melakukan hal itu padamu? ".
Ayumi :"dia. . . . ahhh". Memegang kepalanya kembali. .
Akane menghampiri.
Akane :"tolong jangan bertanya sesuatu dulu padanya".
Shin :"gommen. . ".
Terdiam. .
Ayumi :"berjanjilah. . kalian tdk akan mengatakan hal itu pada siapapun dan jangan melakukan apapun padanya. . ".
Hana :"tapi. . ".
Ayumi :"tolong. . aku tdk ingin terlibat masalah lg".
Terdiam. .
Hana :"baiklah".
Ayumi :"ketua kelas, berjanji lah padaku ".
Izumi :"ya". Izumi ingin sekali memberi pelajaran pd Ran, tapi ayumi memintanya untuk diam. .
*Setelah meminum obatnya. Ayumi tertidur. .
Shin :"tentu saja. Katakanlah".
Akane :"dokter bilang, ayumi tidak boleh dibiarkan pergi sendiri. Dia bisa saja merasakan sakit di kepalanya, bahkan sampai pingsan".
Shin :"apa separah itu? ".
Akane :"ibu tdk tahu, ibu mohon pada kalian. Bisa selalu temani ayumi? Ibu tdk bisa selalu bersamanya".
Shin :"aku tetangga nya di perumahan, aku akan sering mengunjungi nya".
Akane :"arigatou. . semoga keadaannya kembali membaik ".
Hana :"ya. . ".
Izumi menatap ayumi dgn khawatir . .
"Kusooo. . ran, kau sangat keterlaluan. . ".
Izumi :"apa. . kasus ini di laporkan pada polisi? ".
Akane :"tidak. . ibu takut, mereka akan berbuat lebih dari ini".
__ADS_1
Izumi :"tapi. . ayumi warga luar, dia akan mendapat perlindungan kan".
Akane :"yan, kau benar. . tapi, tdk ada bukti yg menunjukan kalau mereka yg melakukan itu".
Hana :"mereka bisa memeriksa sidik jari di sekitar sana".
Akane :"itu mustahil, tempat itu. . penuh dgn darah".
Shin :"tidak . . . mungkin. . ". Terkejut. .
Izumi :"kuso". .
Akane :"skrg yg harus dilakukan, hanya tidak membiarkannya sendiri".
Izumi :"aku akan menjaganya". Ucapnya tegas.
Shin :"izumi-kun".
Hana :"aku juga, akan menemaninya".
Akane :"arigatou, minna".
Sore hari, mereka berpamitan untuk pulang.
Shin :"kami akan mengunjunginya lain waktu".
Akane :"ya. . arigatou sudah meluangkan waktu".
Hana :"kami pamit dulu. . ".
Akane :"ya. . ".
Mereka pulang. .
Perjalanan pulang. .
Shin :"kenapa Ran senpai melakukan hal itu pada ayumi? ".
Hana :"setiap kejadian yg berkaitan dgn Ran senpai, itu tdk akan jauh beda dari masalah 'cemburu' pada izumi. ".
Shin :"jdi, menurutmu ran senpai cemburu dgn kedekatan izumi dan ayumi? ".
Izumi :"kusooo".
Shin :"apa yg akan kau lakukan, izumi-kun? ".
Izumi :"yg bisa aku lakukan skrg, yaitu menjaganya. Setidaknya aku tdk terlalu merasa bersalah padanya. ".
Hana :"kau tenang saja, aku dan shin jg akan menjaganya".
__ADS_1
Shin :"benar".
* * * * *