
Dua bulan kemudian, hubungan Ayumi dan izumi semakin dekat. Tapi ayumi blm juga menerima cintanya. Dibalik itu, izumi mencemaskan sesuatu.
Haruki :"Ayumi-chan. . berkas penting tertinggal d dalam mobilku, bisa kau ambilkan? ". Pintanya.
Ayumi :"baik tuan". Balas nya.
Ayumi kemudian pergi ke parkiran untuk mengambil berkas itu. Di perjalanannya menuju ke sana, ayumi mendengar dr beberapa karyawan yg sedang menggosip, kalau eliza akan digantikan oleh pemagang wanita.
"Jadi, eliza sementara ini di pindahkan ya? Yokatta". Gumamnya, ayumi rasa dia tdk memiliki penghalang lg dalam hubungannya dgn izumi.
*
Setelah mengambil berkas itu, ayumi kembali ke ruangannya. Disana dia melihat seorg gadis cantik yg seperti sedang kebingungan. Ayumi menghampiri nya.
Ayumi :"ada yg bisa saya bantu? ". Tawar nya.
"Oh-ohayoyu. . gommen, ruangan direktur 2 sebelah mana? Hm. . saya pemagang disini dan baru pertamakali di sini. Onegaishimasu(tolong bantuannya) ". Ucapnya.
"Oh, jadi dia yg menggantikan eliza? Cantik, imut, dan polos. Apa izumi akan tertarik padanya? ". Gumamnya merasa cemas.
Ayumi :"ayo. Biar ku antar". Ajaknya.
Ayumi mengantarnya sampai d depan pintu saja, setelah itu ayumi kembali k ruangannya. Dan memberikan berkas itu pada Haruki.
Haruki :"arigatou. . gommen sudah merepotkanmu". Ucapnya.
Ayumi :"daijoubu ". Ucapnya lalu duduk.
__ADS_1
** *
Di ruangan izumi.
Izumi :"jadi kau pemagang itu? ". Tanya nya.
"Ya tuan. Nama saya. . Naomi". Ucapnya.
Izumi :"souka, naomi-chan. . selamat bergabung di kantor ini.". Ucapnya.
Naomi :"ya, mohon kerjasamanya, tuan". Ucapnya.
Naomi memulai pekerjaannya sebagai pemagang, Izumi mengajarinya dgn penuh kelembutan. Sesekali mereka saling bertatapan.
"Kawaii". Dalam hati izumi.
Naomi :"tuan, ini berkas yg harus anda tandatangani". Ucapnya sambil menghampiri izumi.
Tapi, kakinya tersandung dan dia hampir terjatuh. Dengan sigap izumi menggapai Naomi dan mereka berpelukan. Mereka saling menatap. Dan wajah mereka seketika memerah.
Izumi :"gommen. . ". Ucapnya gugup.
** * **
Hati ayumi resah, kegelisahan melanda hatinya. Dia memikirkan Izumi.
"Bulan lalu. . si merah tdk datang. Bagaimana ini? Bagaimana kalau aku. . . ". Gumam ayumi.
__ADS_1
Ayumi berusaha fokus pada kerjaannya, tapi pikirannya saat ini sedang tdk baik. Dia takut hal buruk terjadi padanya dan dia mengecewakan org org yg dekat dgnnya. Dia blm membicarakan hal itu pada Izumi karna memang blm Pasti. Dia jg ingin memeriksa nya dahulu.
Akhir akhir ini, Ayumi jarang menghabiskan waktu dgn izumi. Mungkin karna pekerjaan yg menumpuk. Ayumi memendam kegelisahan itu sendiri.
** *
Sepulang kerja, biasanya izumi mengantar ayumi. Dan Haruki sudah mengetahui kalau mereka memang dekat. Tapi kali ini, izumi harus mengantar naomi Pulang.
Izumi :"ayumi-chan, tunggu aku. . aku harus mengantar nya dulu. ". Ucapnya kemudian memasuki mobilnya.
Mereka pergi. Ayumi berjalan ke halte bus untuk menunggu izumi. Hati Ayumi semakin gelisah karna izumi lebih memilih untuk mengantar sekretaris nya terlebih dahulu.
Ayumi sedikit kesal padanya, lalu dia pergi dari halte itu. Dia tdk ingin menemui Izumi saat itu.
Ayumi berjalan di pinggir jalan kota dgn menundukkan kepala dan tangan yg mengelus perutnya. Sungguh, dia merasakan kekhawatiran yg sangat dalam. Dia butuh izumi saat itu, tapi izumi. . .
"Apotek?". Gumamnya.
Ayumi ingin pergi ke apotek, untuk membeli *****k. Tapi dia malu. . lalu dia melihat toko kue dgn topping serba coklat. Dia tertarik dan masuk k sana. Dia membeli beberapa kue coklat, dan juga coklat dgn jumlah yg lumayan banyak.
"Org bilang, coklat bisa merubah moodmu". Gumamnya.
Ayumi kembali berjalan, dengan sesekali memakan coklat itu.
*
Disisi lain, izumi merasa khawatir karna tdk mendapati ayumi d halte. Dia berpikir kalau ayumi mungkin marah padanya.
__ADS_1
** * **