
Tak berapa lama mereka sampai d rumah izumi. Ada sesuatu yg mengganjal d hati ayumi. Dia merasa tdk tenang dan gelisah. Dia seringkali melamun dan menjadi gampang marah.
*tok. . tok*.
Izumi :"tadaima". Ucapnya saat masuk k dalam rumahnya.
Ibu :"okaeri. . waah, ayu-chan. Kau kemari lg". Ucapnya ketika melihat ayumi.
Ayumi :"tadaima. ogenki desuka, bu? ". Ucapnya.
Ibu :"okaeri, baik. . masuklah. . ayo". Ajaknya.
Mereka duduk di sofa ruang tengah.
Ibu :"kau akan menginap? ". Tanya nya.
Ayumi :"ya. . ".
Ibu :"akhirnya. . sering sering lah menginap, agar nanti saat menjadi menantuku kau tdk terlalu gugup". Ucapnya.
Ayumi :"ba-baik bu. Arigatou". Ucapnya.
Mereka mengobrol, lalu ibunya mengajak ayumi dan izumi untuk makan malam. Mereka sangat akrab, izumi senang melihatnya. Tapi, dia tau kalau ayumi sedang memiliki masalah.
Setelah itu, ibu menyuruh izumi untuk mengantar ayumi ke kamarnya di lantai 2. Dan mereka pun pergi kesana.
Izumi :"kau. . pergi duluan saja, aku akn mengambil baju ku untukmu". Ucapnya.
Ayumi :"ya. . ". Ucapnya lalu pergi.
Ayumi sudah tahu kamar nya karna dia pernah menginap. Dia pun masuk k sana. Di letakkan nya tas nya dan tas satu lg yg berisi laptop nya. Ayumi duduk dan menyalakan laptop nya. Dia memeriksa file file yg harus dia pahami. Tak lama.
__ADS_1
*kreeek*. Izumi memasuki kamar.
Izumi :"pakailah". Ucapnya memberikan pakaian pada ayumi.
Ayumi menerimanya dan hendak mengganti pakaian nya. Izumi melangkahkan kaki untuk keluar kamar, tapi. .
Ayumi :"daijoubu, tdk usah pergi". Ucapnya.
Izumi kemudian langsung berhenti dan terdiam.
Ayumi mengganti pakaiannya dgn izumi yg membelakangi nya. Setelah itu dia melipat rapi pakaiannya dan menyimpannya d dekat tasnya.
Ayumi :"sudah. . hmm. . bisa temani aku dulu? ". Pintanya.
Izumi :"y-ya".
Izumi menghampiri ayumi yg sedang fokus dgn laptop nya. Dia memperhatikan raut gelisah di wajah ayumi. Izumi kemudian memeluk ayumi dr belakang. Dia tau, pelukannya mampu menenangkan ayumi.
Tak lama, ayumi meneteskan air mata lalu menangis. Ayumi membalikkan tubuhnya dan memeluk izumi. Ayumi telah kembali ke rumahnya, tempat dia meredam semua kegelisahan dan rasa sakitnya. Izumi tempatnya kembali. Ayumi selalu merasa tenang setelahnya.
Izumi :"ada apa? Katakan padaku? ".
Ayumi hanya menggelengkan kepalanya. Ayumi sendiri tdk tahu apa yg membuatnya sangat bersedih, yg pasti. . hatinya merasa sangat sakit.
**
Beberapa jam kemudian, ayumi berhenti menangis.
Ayumi :"gommen". Ucapnya sambil melepaskan pelukan dari izumi.
Izumi :"ada apa? ". Tanyanya.
__ADS_1
Ayumi :"iie. . aku hanya merindukan keluargaku". Ucapnya.
Izumi :"kau hanya perlu menelponnya kan? ". Ucapnya.
Ayumi terdiam, hatinya merasa sedikit lega. Tapi dia terus memikirkan hal yg membuatnya bersedih. namun dia tdk menemukannya.
Izumi menyentuh pipi ayumi, dan wajah ayumi di arahkan padanya. Lalu izumi mendekatkan wajahnya pada ayumi.
*kriiing. . kriiiing*. Telpon masuk k ponsel ayumi, yg membuatnya gagal kiss dgn izumi.
Izumi :"siapa? ". Tanyanya.
Ayumi :"keluargaku. . ". Ucapnya lalu ayumi menerima telpon itu.
Husein :"hallo kakak". Ucapnya.
Ayumi :"ada apa, Husein? Maaf aku belum mengabari lagi, apa ibu menanyakan ku? ". Tanyanya.
Husein :"kakak, kakak ipar. . meninggal". Ucapnya. Ayumi sangat terkejut, air matanya menetes lg.
Ayumi :"tidak mungkin. . kenapa. . knp seperti itu? ". Tanya nya.
Husein :"kata ibu, dia pendarahan karna keguguran. . dan dia tdk bisa tertolong". Ucapnya.
Ayumi menangis lg. Dia menutup telponnya. Ayumi memang sangat dekat dgn kakak iparnya itu, dia sudah menganggapnya sebagai kakak kandungannya. Itu sebabnya, dia merasa sangat gelisah dan ingin menangis. Ternyata, kakaknya meninggal dunia.
Izumi kembali memeluk ayumi. Dia mengerti perasaan ayumi.
** *
Lama ayumi menangis, perlahan tangis nya mulai tak terdengar. Ayumi tertidur. Izumi menidurkan ayumi dan menyelimuti nya. Lalu dia pergi ke kamarnya.
__ADS_1
** * **