
Setibanya di ruangannya, ayumi duduk d kursi nya. Meletakkan kepalanya di mejanya lalu menangis.
"Ada apa lagi sih? ". Gerutu Haruki yg melihat ayumi.
Haruki :"ada apa? ". Tanya nya.
Ayumi menangis semakin kencang. Di tengah menangisnya ayumi mengambil coklat d laci mejanya, lalu memakannya. Seketika ayumi berhenti menangis. Tidak hanya satu, dia memakan coklat hingga 3 bungkus dan hendak memakan yg ke 4. Haruki khawatir dan menghampirinya.
Haruki :"jangan ketergantungan pada coklat". Ucapnya sambil merebut coklat itu dari ayumi.
Ayumi terdiam, lalu mengambil coklat lg d laci meja. Lagi lagi, Haruki mengambilnya, tak hanya itu Haruki jg memegangi tangan ayumi agar tdk mengambil coklat lg.
Haruki :"apa kau tdk mendengar perkataanku". Bentaknya.
Ayumi :"lalu apa? Aku harus bagaimana? Aku harus menikmati rasa sakit itu? Kau tahu arti coklat itu dalam hidupku kan, aku tdk bisa ". Mengangkat kepalanya, dan berdiri.
Haruki:"ya aku tau. . ". Bentaknya memotong pembicaraan ayumi.
Ayumi kembali menangis, kali ini Haruki memeluknya. Haruki tau apa yg ayumi rasakan. Ayumi balas memeluknya, erat sekali. Melepas semua rasa sakit nya. Haruki membelai rambutnya.
Haruki :"daijoubu, menangislah". Ucapnya.
Beberapa menit kemudian ayumi berhenti menangis. Mereka kembali melakukan pekerjaannya.
**
Sore hari.
Haruki mengantar ayumi pulang seperti biasa. Setibanya, ayumi langsung mengemas pakaiannya yg akan dia bawa ke luar kota. Setelah itu, dia mandi dan memasak makanan untuknya. Tidak lupa, ayumi memberi Yuuki dan akane bahwa dia akan tugas di luar kota.
__ADS_1
Hari mulai gelap, ayumi bersiap. Dia memakai rok yg sedikit panjang, dengan baju lengan panjang mix jaket, dan heels bertali nya.
Jam 8:15,Haruki sampai di rumah ayumi.
Haruki :"ayo, kita berangkat 1 mobil, tak apakan? ". Tanya nya.
Ayumi hanya mengangguk. Haruki kemudian memasukan koper ayumi ke bagasi. Dan membuka kan pintu untuknya. Didalam mobil, sudah ada izumi dan naomi. Izumi duduk d depan dan naomi d belakang menemani ayumi.
Naomi :"konbanwa, sekretaris 2". Sapa nya.
Ayumi :"konbanwa". Balas nya sambil tersenyum.
Ayumi kemudian duduk, setelah itu Haruki mengendarai mobilnya.
Di perjalanan, izumi memandangi ayumi lewat kaca. Ayumi hanya terdiam memainkan ponselnya. Mata yg masih lebam karna menangis tadi siang.
Ayumi :"Haruki-sama, Yuuki-niisan ingin berbicara dgnmu". Ucapnya sambil memberikan ponselnya.
Haruki :"ya ya, kau tenang saja". Balas nya.
Ayumi :"hehehe". Tertawa kecil.
Haruki dan izumi merasa lega melihat ayumi tertawa.
Yuuki :"awas saja jika aku tahu kalau adikku menangis, tamatlah riwayat kalian". Ancam nya.
Ayumi :"kalian? Kau akan membunuhku juga? ". Tanyanya.
Yuuki :"tidak, bukan kau. Tapi yg d samping Haruki. izumi kan? Jangan pikir aku tidak tahu, ya. ". Ucapnya.
__ADS_1
"Bagaimana niisan tahu kalau, izumi berada d samping haruki-san? ". Herannya.
Izumi :"ah ya, gommen. Aku tdk akan membuatnya menangis". Ucapnya sambil menatap ayumi, lalu ayumi menatapnya.
Naomi yg melihat itu merasa heran.
Naomi :"memangnya, bagaimana bisa izumi-niisan membuat ayumi-san menangis? ". Herannya.
Ayumi :"ah tidak, bukan hanya direktur 2.tapi juga direktur 1,mereka selalu menggangguku dan membuatku menangis". Alasannya.
Yuuki :"baiklah, aku akan menelponmu lg Ayumi-chan ". Ucapnya.
Ayumi :"ya". Kemudian menutup telponnya
Haruki :"kau selalu mengadu pada Yuuki ". Keluh nya.
Ayumi :"iie, dia mengetahuinya sendiri". Bela nya.
*ting tong*. Pesan masuk k ponsel ayumi.
|vc|. Pesan singkat dr ken.
"Vc? Video call? Haaaah? ". Kagetnya. Benar saja, tak lama ken video call pada ayumi.
"Baka. . ". Kesal ayumi. Ayumi mematikan ponselnya, lalu menutup wajahnya dengan sebuah kain terawang lalu tertidur .
"Kawaii. . gommen ne, Ayumi-chan ". Izumi.
Mereka melanjutkan perjalanan. Perjalanan yg lumayan membosankan dan melelahkan. Pukul setengah 12 malam mereka baru sampai. Setelah membangunkan Ayumi, merekapun pergi ke hotel yg sudah mereka pesan. 4 kamar yg saling berdekatan.
__ADS_1
Setibanya, ayumi langsung merebahkan tubuhnya dan melanjutkan tidurnya.
** * **