
Keesokan harinya.
Ayumi bersiap untuk pergi ke suatu tempat yg alamatnya sudah bu Akane kirimkan padanya beberapa jam lalu. Dengan meminta izin ibunya. Dia pun pergi dengan harapan yg sangat besar.
*
Beberapa kali dia turun naik bis. Beberapa jam kemudian, Ayumi sampai di tempat itu.
"Ini kah tempatnya? ". Gumamnya.
Ayumi kemudian melangkahkan kakinya. Banyak org disana. Ayumi menerobos masuk, dan mengambil selembar kertas formulir. Lalu mengisi formulir itu dgn sangat hati hati. Setelah itu, memberikannya pada petugas.
Ayumi duduk bersama mereka yg juga mendaftar di sana. Seperti Ayumi, besar harapan mereka untuk dapat diterima dan mendapatkan pembelajaran dari sana.
**
Satu jam kemudian. .
"Nona Ayumi Wulandari ". Panggil seseorg dari dalam ruangan.
Ayumi kemudian masuki ruangan itu. Seorg wanita yg berwajah khas Jepang sudah menunggunya disana.
"Inikah teman ibu? ". Gumamnya dalam hati.
"Ohayou. Silahkan duduk, ayumi-chan ". Ucapnya.
__ADS_1
Ayumi :"ohayou, arigatou". Ayumi duduk d kursi yg menghadap org itu.
"Namaku sakura, kau bisa memanggil sakura sensei". Ucapnya.
Ayumi :"ya, sakura sensei. . ". Ucapnya.
Ayumi mulai di wawancarai oleh sakura. Benar saja, sakura ternyata temannya bu Akane. . itu sebabnya nama Ayumi lebih awal dipanggil karna bu Akane sudah memintanya untuk mendahulukan anak didiknya itu.
Tak hanya itu, Akane juga menanggung semua biaya selama pembelajaran ayumi di sana.
Ayumi :"yokatta, dia baik sekali". Ucapnya.
Ayumi langsung d terima d sana, dan akan mengikuti pembelajaran selama tiga bulan kedepan disana.
** * **
**
Beberapa hari kemudian. .
Ayumi pergi ke asrama, dia fokus pada apa yg akan dia pelajari. Dia sangat bersungguh sungguh. Tiga bulan lagi dia akan bertemu dgn nya.
"Kau tunggu saja". Gumamnya.
**
__ADS_1
Dengan kecerdasannya, ayumi mampu menguasai pembelajaran dgn waktu singkat. Saat itu, dia tdk ingin memikirkan hal lain dan fokus pada apa yg harus dilakukan.
Bulan pertama, ayumi mampu memahami dgn baik tentang perkantoran di Jepang. Semua hal dari hal kecil sampai hal besar.
Bulan selanjutnya, ayumi mampu mempraktekkan apa yg sudah di pelajari nya bulan lalu.
Bulan terakhir, ayumi mengkaji ulang semua pembelajaran dari awal. Dia mampu mengoperasikan nya lewat laptop/komputer. Dia juga sudah lolos tes Uji dan akan pergi ke Jepang beberapa hari lagi.
**
Sakura :"Sugoi. . kau sangat hebat, tidak heran Akane mempromosikan mu padaku". Ucapnya.
Ayumi :"arigatou sakura sensei. Anda sudah membimbingku sejauh ini".
Sakura :"daijoubu, itu memang sudah tugasku. Dan lagi, org cerdas sepertimu sangat di sayangkan jika di sia siakan. Lalu. . kau menginginkan kota mana untuk tempatmu bekerja? Biar ku carikan. ". Ucapnya.
Ayumi :"aku ingin. . Yokohama". Ucapnya. .
**
Setelah itu, ayumi di perbolehkan pulang dan menunggu hasil pencarian nya. Di rumah, ibunya sangat bangga padanya. Di sisi lain ibunya juga sedih karna akan di tinggalkan lagi oleh anak perempuan satu satunya itu.
Ayumi :"ibu tenang saja, aku akan baik baik saja disana. Dan aku akan mengirim uang untuk ibu dan juga Husein, jadi ibu tdk perlu cape cape bekerja lg". Ucapnya sambil memeluk ibunya.
Ayumi kemudian pergi ke kamarnya. Dia menelpon bu Akane untuk berterimakasih padanya. Bu akane sangat berjasa dalam hidupnya. Dua tahun lalu dia membantu ayumi bersekolah d Jepang, dan skrg, dia membantunya untuk bekerja di Jepang.
__ADS_1
Bu akane menyayangi ayumi seperti anaknya sendiri. Dia hanya memiliki satu anak yaitu Yuuki. Dengan kehadiran ayumi beberapa tahun lalu, dia menganggap Ayumi sebagai anak perempuannya. Dia memang tdk pernah ada untuk ayumi saat itu. Tapi kasih sayangnya selalu menyertai ayumi. .
**