
*pranggg*. Gelas minuman yg akane pegang tiba tiba terjatuh. .
"Deg deg". Jantungnya berdetak sangat kencang, hatinya merasa sakit.
"Ada apa ini? ". Gumamnya menyentuh dadanya.
Acara selesai sampai tengah malam. Setelah acara dansa selesai beberapa jam lalu, mereka tdk melihat ayumi dimanapun.
Akane :"ibu tdk melihat ayumi dari tadi, kemana dia? ". Tanyanya pada Yuuki.
Yuuki :"mungkin dia bersama teman temannya di sana, ibu tenang saja. Sebentar, aku tanyakan dulu pada mereka ". Yuuki kemudian menghampiri mereka.
Haruki :"waw, Selamat ya, sekarang kau sudah menikah hehe". Ejeknya.
Yuuki :"ya, sebelumnya terimakasih sudah datang. Tapi, apa ayumi bersama kalian dari tadi? ". Tanyanya.
Shin :"apa maksudmu, ayumi bilang dia akan menghampiri mu kan ". Ucapnya.
Yuuki :"iie, aku belum bertemu dgnnya lagi". Ucapnya.
Hana :"tadi saat aku datang, ayumi ada d luar, dia bilang dia sedang menunggu seseorg".
Shin :"mungkin saja ayumi sedang bersama seseorg itu hehehe". Ucapnya.
Yuuki :"begitu ya, baiklah. Nikmati acara nya ya". Ucapnya pada mereka.
Yuuki kembali menghampiri ibunya.
Yuuki :"mereka bilang, ayumi sedang bersama seseorg. Ibu jangan khawatir, mungkin org itu sudah mengantar ayumi pulang". Ucapnya.
**
Pesta berjalan lancar. Tidak satupun dari mereka yg menyadari bahwa ayumi menelponnya beberapa kali.
Yuuki kembali ke rumahnya dgn akane dan yurihime yg skrg telah menjadi istrinya. Perjalanan lumayan lama, mereka sampai hampir menjelang pagi. Begitu jg dgn yg lainnya.
__ADS_1
*
Setibanya dirumah. .
Akane :"Ayumi-chan, tadaima. . kau dirumah? ". Ucapnya saat masuk k rumah. Tapi akane tdk mendapatkan balasan.
Yuuki :"ibu, mungkin saja dia sudah tidur. Ibu skrg tidur ya". Suruhnya.
Akane :"ya". Balas nya.
Akane pergi ke kamarnya. Lalu Yuuki dan yurihime. Hati akane sangat tdk tenang memikirkan ayumi. Akhirnya dia memutuskan pergi ke kamar ayumi untuk memastikan kecemasan itu.
Akane berjalan sangat pelan, dia berharap ayumi ada d kamarnya. Ayumi memang bukan anak kandungnya, tapi akane menganggapnya lebih dari itu.
*tok. . tok*.
Akane :"Ayumi-chan. . sudah tidur kah? ". Tanya nya.
Akane tdk mendapat balasan dari pertanyaannya itu.
*tok. . tok*.
Akane perlahan membuka pintu kamar Ayumi, dgn mata yg mulai berkaca kaca. .
*kreeek*.
Akane :"ayumi? Dimana kau? ". Panggilnya.
Akane mulai menangis.
Akane :"Yuukiiiii. . Yuriiiii". Panggilnya.
Tak berapa lama Yuuki dan Yuri datang.
Yuuki :"ada apa bu? Baru saja aku akan. . . hah? ke-kenapa ibu menangis ". Tanya nya melihat ibunya terduduk dan menangis.
__ADS_1
Akane :"ayumi. . tidak disini ". Ucapnya.
Yuuki :"ibu jangan khawatir dia mungkin menginap d rumah temannya. ".
Akane :"teman yg mana? Bukankah semua temannya datang d pesta itu? Tapi mereka tdk mengetahuinya kan? ". Tanya nya dgn menangis.
Yuuki :"etto. . ".
Akane :"Yuuki, kembali ke tempat itu cari ayumi skrg. Dia tidak tahu jalanan di kota itu". Suruhnya.
Yuuki :"tapi ini sudah hampir pagi, ibu istirahat ya biar aku tanyakan pada teman yg lainnya". Ucapnya.
Akane :"iie, aku ingin kau mencarinya skrg, hatiku sangat sakit. Dia memang bukan putriku, tapi aku menganggapnya sebagai anakku sendiri ". Ucapnya sambil menangis.
Yuri :"ibu tenanglah, skrg ibu istirahat ya". Ucapnya.
Yuuki :"Hime, tolong bawa ibu ke kamarnya, aku akan menelpon temanku dulu". Suruhnya.
Yuri :"ya". Yuri membantu akane bangun dan memapahnya ke kamarnya.
**
*tuuut. . tuuut*.
Haruki :"hallo, ada apa? Aku baru saja sampai dan ingin istirahat ". Gerutunya pada Yuuki.
Yuuki :"gommen, tapi apa kau tau ayumi ada na? Dia tdk ada drumah ". Ucapnya.
Haruki :"aku tdk tahu, aku kira dia sudah pulang bersama kalian".
Yuuki :"iie, saat kami tiba ayumi tdk ada d rumah. Haruki, bisa kau. . tanyakan pada temannya yg lain? Aku tdk memiliki kontak ponsel mereka". Pintanya.
Haruki :"ya, aku akan menanyakannya". Balas nya.
Akane tdk berhenti menangis walaupun yuri menenangkannya. Nalurinya sebagai ibu sangat erat walaupun dia bukan anak kandungnya.
__ADS_1
** * **