
Ayumi sampai d ruangan itu. Dilihatnya Haruki yg sedikit marah.
Ayumi :"Gommenasai ". Ucapnya lalu duduk d tempatnya. Ayumi fokus pada kerjaannya.
*
Tanpa ayumi sadari, Haruki melakukan video call dgn izumi lalu Haruki mengarahkan kameranya pada ayumi.
Haruki :"Ayumi-chan ". Panggilnya.
Ayumi :"ya tuan". Jawabnya dgn tdk menoleh karna takut. Ayumi jd tdk menyadari kamera itu.
Haruki :"aku. . sudah tahu hubungan mu dgn direktur 2". Ucapnya.
Ayumi :"ah hehe, apa maksudmu tuan". Ucapnya.
Haruki :"kalau kau mencintainya, kenapa kau tdk menerima cintanya? ". Tanya nya.
__ADS_1
Suasana mulai serius.
Ayumi :"biar ku ceritakan sesuatu. Aku tidak pernah memiliki hubungan dgnnya, ya hanya teman saja mungkin. Tapi, jauh d dalam hatiku aku mencintainya. Sejak dulu, saat pertama kali aku masuk sekolah. Tepatnya saat dia memberiku makanan di kelas. Aku pikir dia sangat baik padaku. Tapi sangat tdk lucu kan kalau seorg wanita menyatakan perasaan nya terlebih dahulu. Hehe". Ceritanya dgn tetap bekerja.
Izumi terdiam mendengarkan cerita ayumi.
Ayumi :"lalu. Seorg pria yg lain menyatakan cinta nya padaku, dan aku menerimanya. Aku pikir dia jg baik. Tapi semakin lama semua berubah. Kekasihku sering menyakitiku, dan yg selalu bersamaku hanya izumi. Terjatuh d jembatan, lalu kejadian di pantai, itu sangat menyenangkan bagiku. Tapi, aku dgn nya hanya sebatas teman. Aku tdk tahu perasaan izumi padaku saat itu. seingatku, dia pernah menyatakan cintanya. Tapi aku tdk pernah membalasnya. Hehe, aku bodoh kan? ". Tanya nya di sela ceritanya.
Haruki dan izumi menyimak cerita ayumi.
Ayumi :"lalu, untuk pertama kalinya aku bertemu dgn ibu nya izumi, dia sangat baik padaku. Dia selalu menyuruhku untuk menikah dgn anaknya, tapi . . aku pikir itu hanya candaan semata. Perasaanku pada izumi terus bertumbuh, aku terus bergantung padanya. Entah kenapa, setiap bersamanya semua masalah ku hilang. Kegelisahan, keresahan, dia membuang itu semua dariku. Aku menganggapnya rumahku, rumah untuk ku pulang. Dia peganganku. Dia membantuku bangkit dari setiap rasa sakit. Suatu ketika, kekasihku menghianatiku. hatiku sangat hancur, sakit. . lagi lagi, izumi berada d sampingku. Terasa damai saat bersamanya". Lanjut nya, ayumi tetap mengerjakan tugasnya.
"Ayumi-chan ". Gumam izumi.
Ayumi :"setelah itu, aku bangkit. Satu tahun lagi aku harus menyelesaikan pendidikanku, dan aku tdk boleh lemah. Lagi lagi, dan lagi aku menjadikan Izumi kekuatanku. Satu tahun itu aku lalui dgnnya, dgn status pertemanan. dan saat selesai sekolah nanti, aku harus kembali ke negaraku. Aku yakin, sangat yakin pada izumi. Dia akan menungguku. Disaat terakhir pertemuanku dgnnya, aku baru mengatakan cinta padanya. Haha. Baka". Ceritanya.
Haruki :"kau mencintainya kan? ". Tanya nya..
__ADS_1
Ayumi :"ya, sangat. Bukan tanpa alasan aku tdk menerimanya. Aku hanya tdk ingin dia meninggalkan ku. Aku tdk ingin memiliki hubungan sebagai sepasang kekasih dgnnya. Setiap hubungan memiliki masalah masing masing kan? Jika suatu saat aku dan izumi bertengkar, maka saat itu aku kehilangan tempatku pulang. Aku tdk menginginkan hal itu, karna itulah. . aku lebih nyaman dgn status pertemanan. ".
Terdiam.
Ayumi :"dua tahun kemudian, aku kembali. Aku berharap bisa bertemu dgnnya lg. Tapi, di awal pertemuan, kau tahu sendiri kan. ". Tanya nya.
Haruki :"wakatta, jadi. . saat itu kau".
Ayumi :"ya. Hatiku sangat sakit. Lalu aku berpikir, itu memang kesalahanku. Lalu izumi mengetahui kalau aku bekerja disini, dan dia berusaha kembali memenangkan hatiku. Dia bilang, dia akan meninggalkan eliza. Tapi. . ". Ucapnya terhenti.
Haruki :"tapi eliza sudah tdk ada untuk sementara waktu ". Ucapnya.
Ayumi :"ah sudah lah, ayo lanjur bekerja ". Ajaknya.
Dari sudut matanya air mata menetes. Haruki dan Izumi melihat jelas. Haruki kemudian mematikan video call nya dgn izumi. Dia takut kalau ayimi mengetahuinya dan marah padanya. haruki berharap setelah itu hubungan mereka membaik.
Haruki masih penasaran dgn cerita ayumi, dia masih berpikir kalau hubungan mereka belum membaik walaupun eliza sudah tdk disana. .
__ADS_1
** * **