
Shin dan hana membantu mengganti pakaian ayumi yg basah karna hujan. Lalu setelahnya, mereka tidur dgn memeluk ayumi. Mata ayumi terpejam, namun air matanya terus mengalir. Ayumi membutuhkan izumi, tapi dia tdk ingin mengabaikan kedua temannya.
**
Keesokan harinya. Mereka berkemas kembali karna harus pulang. Mata ayumi merah karna menangis semalaman. Dia berusaha mengikhlaskan Yuji.
Setelah selesai berkemas, mereka pun berkumpul untuk pulang bersama. Disana terlihat Yuji yg hendak berjalan ke arah ayumi. Tapi ayumi bersembunyi di belakang izumi.
Izumi :"daijoubu ". Ucapnya.
Ayumi memegang baju izumi. Tak hanya izumi, shin dan hana ada disana menjaga ayumi. Mereka tdk membiarkan yuji mendekati ayumi karna itu hanya akan membuat ayumi menangis lg. Dengan susah payah mereka membuat ayumi berhenti menangis semalaman.
Bus sampai. Shin dan hana membiarkan ayumi dan izumi duduk bersama. Disana terlihat ayumi sangat tenang bersama izumi. Izumi memegang tangannya dan ayumi menyenderkan kepalanya d bahu izumi.
**
Perjalanan kembali terasa lebih lama. Ayumi melihat ke arah jendela, dan air matanya menetes.
"Kau jahat sekali senpai. . aku membencimu". Gumamnya.
Yuji ingin meminta maaf pada ayumi, tapi dia tdk bisa mendekati ayumi. Dia siap kalau harus kehilangan ayumi, karna memang kesalahannya kali ini sangat fatal.
"Gommen. . gommen. . ayumi-chan ". Gumamnya.
Lumayan lama perjalanan mereka, perlahan mereka berpisah karna harus turun d halte yg berbeda. Hana turun lebih cepat. Kini tinggal shin dan ao duduk bersama.
**
__ADS_1
Sesampainya d halte biasa, ayumi, shin dan izumi turun disana. Izumi berniat mengantar ayumi ke rumahnya. Walaupun ayumi menolak, tapi izumi bersikeras ingin mengantarnya.
Mereka menaiki tangga bersama. Tak lama sampai. Shin berdiri d depan rumahnya dan menunggu sampai ayumi memasuki rumahnya, dia takut kalau dia kenapa kenapa.
Ayumi mengetuk pintu lalu membuka nya. Dia masuk ke dalam rumahnya dgn izumi tetap d luar. Shin hendak membuka pintu rumahnya. Tapi. .
Yuuki :"ada apa? apa yg terjadi. Katakan padaku". Tanya nya khawatir.
Lalu Yuuki melihat izumi dan mengira kalau izumi bertindak macam macam pada ayumi.
Yuuki :"apa yg kau lakukan pada adikku? ". Tanyanya menerobos keluar dan memukul izumi.
Ayumi :"Niisan. . hentikan. . ".
Yuuki :"beraninya kau membuat adikku seperti itu. Apa yg kau lakukan padanya? ". Tuduhnya dgn terus memukul izumi.
Ayumi :"yamete Niisan". Ucapnya sambil menarik narik Yuuki yg sedang memukul izumi, ayumi kembali menangis.
Shin membantu ayumi menarik tubuh Yuuki.
Ayumi :"yameteee".
*prak*. Ayumi menampar Yuuki, lalu ayumi menghampiri izumi.
Ayumi :"daijoubu? ". Tanya nya khawatir .
Wajah izumi babak belur karenanya. Darah mengalir keluar. Lalu ayumi meneteskan air matanya.
__ADS_1
Ayumi :"gommen". Ucapnya sambil memeluk izumi.
Izumi :"daijoubu. . jangan menangis. Tangis mu lebih menyakitkan daripada pukulan ini". Ucapnya.
Shin menjelaskan yg sebenarnya terjadi pada Yuuki, dan Yuuki meminta maaf pada izumi.
*
Ayumi membawa izumi masuk dan mengobati wajah izumi yg memar karna pukulan Yuuki.
Yuuki :"gommen, aku hanya. . tdk mau adikku".
Ayumi :"hentikan. .". Bentaknya.
Yuuki :"gommen, aku akan membelikan obat ke apotek ".
Yuuki kemudian pergi, ayumi mengompres wajah izumi. Dia membuatkan izumi teh.
Ayumi :"gommen. . ". Ucapnya.
Izumi hanya tersenyum, tdk mampu banyak bicara karna memar di wajahnya.
Ayumi :"ibumu pasti akan membenciku nanti". Ucapnya memasang wajah khawatir.
Izumi :"iie. . dia tdk akan membencimu ". Ucapnya.
Setelah mengobati luka izumi, mereka pun terduduk d sofa. Ayumi melamun, dia tdk bisa melupakan kejadian itu.
__ADS_1
**