
Esok hari. .
Ayumi terbangun, dia memegangi kepalanya yg masih terasa sakit. Dilihatnya keadaan disekitar nya.
"Rumah sakit kah? ". Herannya.
Ayumi terduduk, lalu bersandar pada sandaran ranjang tidur nya. Saat dia mengingat kejadian itu, dia selalu merasakan mual. Ayumi mencengkram keras selimut yg menyelimuti dirinya lalu menangis.
"Naze? Naze izumi-kun? ". Gumamnya.
Tak lama. .
*tak. . tak. . tak*. Suara langkah kaki, ayumi menoleh dan melihat seorg dokter masuk k ruangannya.
Dokter :"Ohayou, nona ayumi". Sapa nya. Ayumi hanya mengangguk ketakutan.
Lalu dokter memeriksa ayumi.
Ayumi :"knp saya. . ada d sini? ". Tanya nya dgn suara yg gemetaran dan sangat pelan sekali.
Dokter :"nona, istirahatlah. Saya akan menambah infus nya". Ucapnya. Lalu datang seorg perawat pria, dan reaksi ayumi langsung berubah.
Ayumi :"tidak. . ". Teriaknya kecil, ayumi ketakutan dan berusaha menjauh. Dokter yg melihat itu terheran.
Dokter :"tenanglah nona, dia hanya perawat". Ucapnya.
Ayumi :"iie. . pergi". Ucapnya sambil melempar barang barang d dekatnya.
Dokter memberi isyarat pada perawat pria itu untuk pergi dan meminta perawat wanita sebagai gantinya, dan dia pun pergi. Perlahan Ayumi mulai tenang.
Dokter :"ada apa? Kau takut padanya? Kau mengenalnya? ". Tanyanya.
Ayumi hanya menggelengkan kepala dgn ekspresi takutnya. Dia kembali mencengkram selimutnya lalu menangis. Kemudian perawat wanita datang, lalu dokter menelpon seseorg.
**
Ayumi mulai tenang dgn duduk bersandar melamun menghadap ke jendela. Matanya masih menunjukan ketakutan.
__ADS_1
*kreeek*. Lagi lagi ayumi menoleh dan ketakutan.
Yuuki :"Ayumi-chan, daijoubu? ". Tanyanya hendak menghampiri ayumi.
Ayumi :"iie". Teriaknya ketakutan.
Dokter :"tuan, sebaiknya jangan dekati dia dulu. Saya ingin berbicara, duduklah". Pintanya. Yuuki pun duduk.
Dokter :"apa. . dia memiliki suami? ". Tanyanya.
Yuuki :"dia blm menikah". Ujarnya.
Dokter :"souka, tapi. . dari reaksinya pada seorg pria, dia seperti ketakutan. Mungkin bisa d bilang, kalau dia trauma. Apa dia mengalami kekerasan seksual? ". Tanyanya.
Yuuki :"tidak mungkin". Ucapnya tdk percaya.
Dokter :"mungkin saja itu benar, dia di temukan d hotel kan? Apa seseorg bersamanya? ". Tanya nya.
Yuuki :"mereka bilang, ayumi hanya datang sendiri".
Dokter :"kalau begitu, tolong d pikirkan ulang tentang ini. Dan, mohon minta saudara perempuan untuk menemaninya dan menghiburnya". Pintanya.
Dokter :"untuk saat ini ,biarkan seperti itu". Ucapnya lalu berdiri. Kemudian dokter pergi dr ruangan.
Sebelum pergi, yuuki menatap iba pada ayumi.
Yuuki :"Ayumi-chan ". Ucapnya pelan.
**
Setelah itu, yuuki menelpon haruki untuk meminta nya datang kembali dan jg dia meminta nya untuk mengajak ken dan istrinya.
Yuuki :"istrinya ken sahabat ayumi, tolong ajak dia jg". Pintanya.
Haruki :"ya".
Yuuki merasa kerepotan harus bolak balik antara ruangan ayumi dan yuri istrinya. Lalu diapun menghubungi nawaki untuk membantunya menjaga ayumi.
__ADS_1
*
Siang hari, mereka sudah berkumpul d depan ruangan ayumi termasuk izumi. Shin mengajak hana jg, lalu mereka berdua masuk k dalam ruangan.
Ketika pintu terbuka, ayumi menoleh. Dilihatnya kedua sahabatnya itu, wajahnya perlahan berubah, senyum kecil terukir di bibirnya. Ayumi merentangkan tangannya menyambut mereka berdua.
Shin :"apa yg terjadi padamu? ". Khawatir lalu memeluk ayumi.
Hana :"kau baik baik saja? Apa yg terjadi? ". Khawatir dan memeluk ayumi.
Ayumi :"daijoubu". Ucapnya lirih pelan sekali.
Ayumi merasa sedikit tenang karna adanya kedua sahabatnya itu.
Sedangkan d luar ruangan.
Yuuki :"aku ingin bertanya padamu, apa yg terjadi? Sebelumnya dia menginap d rumahmu kan? ". Tanya nya pada izumi.
Izumi :"gommen. . gommen". Ucapnya tertunduk menyesal.
Yuuki :"kau. . melakukannya? Padanya? ". Tuduhnya.
Izumi :"gommen". Ucapnya lalu meneteskan air mata.
Yuuki :"sialan! ".
*bruk*. Yuuki memukul izumi. Haruki, ken dan nawaki yg berada d sana berusaha menenangkan yuuki.
Yuuki :"kenapa kau melakukannya? Dia berbeda! Mungkin wanita dsini akan menerimanya dgn suka rela, tapi dia org luar! Kau lihat skrg? Dia pernah hampir d p*rkosa. Itu sudah cukup membuatnya sangat terluka". Bentaknya pada izumi.
Izumi :"gommen, aku egois. Aku. . akan menikahinya". Ucapnya.
Yuuki :"dengan mudahnya kau mengatakan itu hah? ". Hendak memukul izumi.
Haruki :"hentikan Yuuki, itu tdk akan merubah apapun, fokuslah pada kesembuhan ayumi". Ucapnya.
Merekapun berhenti, terduduk merenung d sana. Sedangkan ayumi, mulai tersenyum dgn sahabat sahabatnya.
__ADS_1
* * *