
Sore hari, ayumi pulang k rumahnya. Dia sangat senang karna kencan pertamanya yg penuh kesan.
Sampailah d depan. Dia memasukan kunci pintu, dan membukanya.
*kreeeek*.
Ayumi :"tadaima". Ucapnya saat memasuki rumah.
Yuuki :"okaeri. . ".ucapnya dgn nada pelan
Yuuki sedang duduk d sofa dgn baju santai dan celana boxernya.dia memainkan ponselnya.
Ayumi :"niisan tdk kerja? ".
Yuuki :"apa kau pikir hanya anak sekolah saja yg libur saat tanggal merah? ".
Ayumi :"tidak. . ". Jawabnya cuek.
Ayumi terdiam sembari melepas sepatunya. Dia sesekali tertawa saat memikirkan hal menyenangkan tadi.
Yuuki :"bagaimana kencannya? ".
Ayumi :"hehe". Ayumi hanya tersenyum.
Yuuki :"katakan padaku. . apa dia membelikan mu ice cream? ".
Tanya nya, ayumi tidak menjawab. Dia asyik melantunkan melody.ayumi tdk fokus pd pertanyaan Yuuki.
Yuuki :"apa dia menc*ummu? ".
Ayumi :"ya". Ucapnya spontan. .
"Hah?kenapa aku mengatakan ya ". Wajah nya memerah. .
Yuuki :"ouh. . kau lihat saja, aku akan mengadu pada ibu".ujarnya sembari merebahkan tubuh nya d sofa.
Ayumi :"tidak. . jangan. . ".ayumi berdiri.
"Aku harus bagaimana ini? Knp aku bisa sampai keceplosan sih. Aaarghhh". Omelnya dalam hati.
Ayumi benar benar takut, kalau Yuuki benar benar mengadu pada bu akane.
Yuuki :"aku akan menelponnya.".membuka ponselnya.
Ayumi :"tapi niisan, kau tdk punya buktinya". Ucapnya sembari membuka pintu kamar.
Tiba tiba.
"Apa dia menc*ummu? ".
"ya ".
Suara percakapan Yuuki dan Ayumi yg telah d rekam oleh Yuuki dgn ponselnya. Ayumi sangat terkejut.
"Apa yg dia inginkan sih? ". Ayumi*
Yuuki :"ya. . aku hanya tinggal menekan tombol send saja kan? ".
Ayumi :"niisan, jangan. . ". Pinta nya memasang wajah melas.
Yuuki :"aku tdk akan tertipu".
"Kuso, apa yg harus ku lakukan sekarang? Berfikir. . ayo berfikir ayumi. . .(tak lama). Aha, aku punya ide. Niisan tdk pernah berc*uman kan? Kecuali yg waktu itu. . aku ingin menguji nya". Ayumi*
__ADS_1
Ayumi berlari ke arah Yuuki dan merebut ponsel Yuuki dgn men*iki tubuhnya yg sedang rebahan.
Ayumi :"kemari. . . berikan ponsel mu".ayumi berusaha mengambil ponsel Yuuki.
Yuuki :"tidak. . kau tdk akan bisa mengambilnya dariku".
Yuuki terus menyembunyikan ponsel nya di bawah tubuhnya, dan ayumi berusaha untuk mendapatkannya.
"Kau lihat saja aktingku, niisan". Ayumi*
Ayumi :"niisan". Ayumi berhenti dan menangis seperti seorg bayi.
Yuuki yg melihatnya merasa iba. .
"Dia kawaii sekali. . arrgghh ". Yuuki*
Yuuki hampir memberikan ponsel nya pada ayumi. Tapi. . Ayumi tiba tiba merebut ponselnya terlebih dulu, dan Yuuki mengetahui kalau ayumi pura pura menangis.
Yuuki kembali menyembunyikan ponselnya. Dan ayumi kembali mencoba mengambilnya. Karna ponsel yg berada d bawah tubuh Yuuki, dan pertahannya yg kuat.
Ayumi memberanikan diri.
Ayumi menatapnya, tak lama. . ayumi menc*um Yuuki. Yuuki terkecoh dgn perlakuan ayumi. .
Perlahan, tangan ayumi masuk k bawah tubuh Yuuki dimana ponsel itu berada.
Ayumi :"dapat". Ucapnya setelah mendapatkan ponsel Yuuki. .
Yuuki hanya terdiam dengan perlakuan yg baru saja dia terima. .
Ayumi :"oke. . dimana tombol delete nya ya? ". Dia berbicara sendiri sambil mengutak atik ponsel Yuuki. .
Tiba tiba. . Yuuki merebut ponselnya.
Yuuki bangun, dengan ayumi yg masih d atas tubuh Yuuki. . kini mereka saling berhadapan.
"Ini. . diluar rencanaku". Ayumi*
Yuuki :"kau. . . memb*ngunkannya". Ucapnya .
Ayumi :"hah? Gommen. ".
Ayumi melihat k bawah. Kemudian mencoba bangun.Tapi Yuuki menahannya dan memeluknya.
"Hah? ". Ayumi*
Ayumi :"niisan? ".
Semakin erat pelukan Yuuki pada ayumi. .
Tak lama. .
Yuuki :"aah". Desahnya. Nafasnya terengah engah.
"Basah? ". Ayumi merasakan sesuatu yg hangat d s*langkangan nya.
Yuuki :"gommen". Sambil tetap memeluk ayumi.
Pikiran Ayumi kacau sekali saat itu. Dia langsung mendorong Yuuki dan pergi k kamarnya.
Yuuki melihat celananya yg b*sah, kemudian menjatuhkan tubuhnya k sofa.
"Baka. . kenapa aku tdk bisa menahan diriku? ". Gumamnya sambil menepuk dahi nya.
__ADS_1
*
Ayumi masuk k kamarnya dan menguncinya. Dia kemudian mengganti pakaian nya.
Setelah berganti pakaian. Ayumi menjatuhkan tubuhnya ke kasur dan memeluk guling. Dia menangis dan perlahan tertidur. . .
"Apa yg dia lakukan? Kenapa dia melakukannya? Ibuuu. . . aku ingin pulang ".
* * * * *
Sore hari. .
*tok. . tok. . tok. . *..
Yuuki :"Yummi-chan. . bangunlah, ini sudah sore. . aku sudah membuat makanan ".
Tidak ada jawaban. .
"Apa dia sangat marah padaku? Kusooo. . kenapa jg aku melakukannya, harusnya ku tahan saja tadi siang". Yuuki*
Yuuki :"Yummi-chan, gommen. . aku tdk akan melakukannya lg. Keluarlah".
*kreeek*. .
Ayumi keluar kamar dan langsung pergi k kamar mandi.
Yuuki menunggunya di ruang makan.
"Bagaimana kalau dia sangat marah padaku?lalu. . dia mengusirku? ". Yuuki*
Tak lama, ayumi datang. .
Yuuki :"makanlah".
"Matanya. . sepertinya dia menangis tadi". Yuuki*
Yuuki :"go. . . ". Blm menyelesaikan bicaranya.
Ayumi :"ittadakimasu". Ucapnya pelan. .
Terdiam. .
Yuuki :"ittadakimasu ".
Mereka makan sore bersama. Yuuki terus memandangi Ayumi, dia sangat takut kalau ayumi marah dan mengusirnya.
Ayumi :"apa. . rekamannya sudah d hapus? ".tanya nya dgn tidak menatap Yuuki.
Yuuki :"ah ya, sudah ku hapus sejak tadi".
Ayumi :"skrg. . niisan pasti berfikir kalau aku wanita murahan kan? ".
Yuuki :"tidak. . tidak begitu, aku yg salah".
Ayumi terdiam menunduk. .
Yuuki :"gommenasai".
**
Setelah selesai dgn makanannya, ayumi mencuci piring dan kembali k kamar. .
*
__ADS_1