Japan No Yume

Japan No Yume
Tanpa arah.


__ADS_3

Hari mulai gelap, ayumi sampai di rumahnya. Badannya sedikit lemas. Dia tdk henti hentinya memikirkan izumi.


"Izumi-kun, bahkan tdk menelpon ku". Gumamnya, ayumi lalu masuk k kamarnya dan merebahkan tubuhnya. Tanpa berganti pakaian, tanpa makan malam. Ayumi tertidur.


** *


Esoknya. Ayumi sudah bersiap untuk k kantor. Di dalam tasnya dia menaruh 5 coklat untuk dia makan d kantor.


Hari ini, izumi tdk menjemputnya dan ayumi terpaksa harus menaiki bus. Lagi lagi, dia bertemu dgn pria pria yg dulu mengganggunya. Perasaan ayumi sangat buruk pagi itu ketika melihat mereka.


Kali ini, terdapat 1 kursi kosong. Mereka seperti mempersilahkan ayumi untuk duduk d kursi itu. Dan sialnya, ayumi duduk di situ. Lalu bus mulai berjalan.


Dalam perjalanannya, pria pria itu menatap ayumi dgn tatapan mesum. Keadaan bus lumayan penuh, dengan beberapa org yg berdiri karna tempat duduk yg penuh. Ayumi sedikit bingung karna mereka tdk mengganggunya.


"Apa mereka sudah lupa padaku? Yokatta". Ucapnya merasa lega.


**


Tak berapa lama, seorg pria yg berdiri dgn berpegangan mendekatinya. Saat mobil bergoyang karna mungkin bannya menginjak lubang, seorg pria itu menyodorkan 'anu' nya pada ayumi. Ayumi mengalihkan pandangannya ke luar. Tapi, pria itu tiba tiba memegang kepala ayumi dan di arahkan ke'anu nya. Org org di dalam bus menertawainya.


Ayumi merasa d permalukan, dia menonjok 'anu' pria itu, lalu memberhentikan busnya. Dia berlari keluar sambil menangis.


**


Sekitar 1,5km lg ayumi sampai d kantornya, dia tdk berani menaiki bus lagi dan memilih untuk berjalan kaki. Dia berjalan dgn sedikit berlari. Dia menyeka air mata yg terus menerus menetes tanpa henti.


Beberapa menit kemudian ayumi sampai d kantor. Ayumi memasuki lift. Tak berapa lama, dia sampai d lantai 3 dan pintu lift terbuka. Terlihat d depannya izumi yg sedang bercanda ria dgn sekretaris nya.

__ADS_1


"Dia. . tdk membutuhkanku lg". Gumamnya.


Izumi dan naomi masuk k ruangannya, lalu ayumi pun masuk k ruangannya.


Ayumi :"sumimasen". Ucapnya.


Haruki :"knp? Kau tdk terlambat". Tanya nya heran.


Ayumi :"souka. ". Dia kemudian duduk.


Haruki melihat mata ayumi yg sedikit memerah. Raut wajah ayumi jg sangat tdk baik. Ayumi menahan tangis nya, dia ingin sekali menangis. Air mata selalu memberontak keluar.


Haruki :"ada apa? ". Tanya nya.


Ayumi :"daijoubu ". Ucapnya.


Haruki :"katakan padaku". Pintanya.


Ayumi langsung memeluk Haruki dan menangis, rasa yg dia pendam sudah tdk mampu dia bendung lg. Yg seharusnya berada d posisi Haruki adalah izumi tapi dia. .


Ayumi :"mereka mencabuli ku lg". Ucapnya.


Haruki :"mereka? Siapa? ". Tanya nya.


Ayumi :"pria d dalam bus". Ucapnya sambil menangis.


Haruki :"izumi. . tidak menjemputmu? ".

__ADS_1


Ayumi menggelengkan kepalanya, dia menumpahkan kesedihannya. Walau begitu, rasa gelisah masih menghantuinya.


Haruki :"pulanglah, kau terlihat tdk baik baik saja". Ucapnya melepaskan pelukan ayumi.


Ayumi :"tak apa ". Ucapnya menyeka air matanya, lalu kembali duduk.


Haruki merasa iba padanya, dia jg merasa kesal pada izumi


Ayumi :"gommen. . aku tiba tiba saja memelukmu". Ucapnya.


Haruki :"daijoubu, kadang sebuah pelukan dapat memberikan sebuah ketenangan". Ucapnya.


Ayumi :"ya". Ayumi lalu mengeluarkan coklat dr tasnya.


Ayumi menatap Haruki.


Ayumi :"boleh aku memakannya? Aku selalu merasa baikan setelah memakan coklat". Ujarnya.


Haruki :"makanlah, jika itu membuatmu merasa lebih baik". Izinnya.


Ayumi :"arigatou". Ayumi kemudian memakan coklat itu sambil mengerjakan pekerjaannya.


**


Izumi tdk meminta maaf padanya, tdk menemuinya, bahkan mengirim pesan pun tidak. Ayumi sudah tdk mengenalnya lg. Izumi yg dulu dan izumi yg skrg sangat berbeda jauh. Ayumi merasa kalau cintanya, telah pergi. .


**

__ADS_1


__ADS_2