Japan No Yume

Japan No Yume
Kawaii!!!


__ADS_3

Hari berikutnya. Ayumi sudah siap untuk pergi ke kantor. Tidak ada yg baik baik saja, hatinya masih terluka.


Ayumi berjalan menuju halte untuk menunggu bus. Dia berharap kalau dia tdk akan pernah bertemu dgn pria pria itu lagi.


Jam masuk kerja adalah jam 8,dan saat ini jarum jam menunjukan pukul 7,masih banyak waktu untuk ayumi sampai di kantornya.


Beberapa menit kemudian, bus sampai, ayumi memasuki bus. Sialnya, ternyata dia satu bus lg dgn pria pria yg mengganggunya kemarin, dan lagi lagi. . tdk ada kursi kosong untuknya duduk.


Pria pria itu menatap sinis ayumi, seperti seekor singa yg menatap mangsanya. Saat itu, ayumi memakai rok pendek, sangat tdk mungkin baginya untuk berkelahi dgn pakaian seperti itu.


Selama perjalanan, beberapa pria trus mendekati ayumi. Mereka melirik lirik tubuh ayumi dari atas sampai bawah. Satu org pria yg sedang duduk tersenyum jahat pada ayumi sambil memegang sebuah c*tter.


"Apa yg akan mereka lakukan padaku? Ibu. . tolong aku". Gumamnya.


Pria yg memegang c*tter itu berdiri dan menghampiri ayumi. Dia berdiri d belakang ayumi. Ayumi ketakutan, dia terus berdoa.


"Ohayou, nona manis". Goda nya.


Ayumi tidak menjawab. Tubuhnya gemetaran, pria itu menempelkan tubuhnya pada tubuh ayumi. Ayumi tdk berani memberontak karna dia tau kalau pria itu sedang memegang benda tajam.


**


Tak berapa lama, bus sampai d halte depan kantor tempat kerja ayumi. Hati ayumi sedikit lega, dia berjalan masuk k kantor. Lalu memasuki lift untuk sampai di ruang kerjanya. Di dalam lift, ayumi bercermin dari dinding lift. Lalu dia melihat kalau rok bagian belakangnya robek lg.


"Tapi. . aku tdk berkelahi tadi. . masaka". Gumamnya.


Robek d roknya lumayan besar, dan hampir memperlihatkan pakaian dalamnya. Ayumi memegangi roknya itu.


Ayumi sampai d lantai 3,dan keluar de lift. Belum sampai dia ke ruangannya, di depan ruangan direktur 2 berdirilah izumi yg sedang menunggunya.


"Aku harus bagaimana". Gumamnya.

__ADS_1


Izumi sudah melihat keberadaan ayumi sejak keluar dr lift, dia menunggu ayumi. Namun ayumi pura pura tdk melihat izumi. Dia berjalan dgn sedikit berlari, dan dgn tangan yg memegangi roknya.


Izumi :"ayumi-chan, tunggu. . dengarkan penjelasanku ". Ucapnya.


Ayumi :"maaf tuan, saya harus secepatnya tiba d ruangan saya". Ucapnya formal.


Izumi :"cotto matte". Ucapnya menggenggam bahu Ayumi. Izumi menatapnya serius. Tapi ayumi memalingkan wajahnya.


Tak lama, izumi memeluk ayumi.


Izumi :"yokatta. Kau sudah kembali. . aku selalu menunggumu ". Ucapnya.


Perasaan ayumi tdk menentu. Rasa rindu dan rasa sakitnya menyatu.


Ayumi :"izumi-kun, lepaskan. . ini tdk benar". Ucapnya melepaskan pelukan izumi.


Izumi :"maaf soal yg kemarin". Ucapnya.


*kreeek*.


Ayumi :"sumimasen ". Ucapnya, Haruki sudah ada disana.


Haruki :"ya bagus, kau datang 30 menit lebih awal". Puji nya.


Ayumi :"arigatou tuan". Ucapnya lalu menghampiri tempat duduknya.


Haruki memperhatikan ayumi, dan lagi lagi melihat rok nya robek.


Haruki :"kau. . berkelahi lg? ". Tanyanya.


Ayumi :"iie. . ". Jawabnya.

__ADS_1


Haruki :"lalu, kenapa rok mu robek lg".


Ayumi :"mereka merobeknya". Ucapnya. Tampak di wajah ayumi sebuah kesedihan.


Haruki :"knp tidak kau pukul saja mereka? ". Tanya nya.


Ayumi :"salah satu dari mereka, memegang benda tajam. Aku blm siap untuk mati". Ucapnya.


Haruki merasa iba padanya. Haruki berdiri dan menarik tangan ayumi.


Haruki :"ikutlah dgnku". Ucapnya.


Ayumi :"kemana? ". Tanyanya.


Haruki :"toko pakaian, kau tidak bisa memakai rok seperti itu selama jam kerja". Ucapnya.


Ayumi menurutinya. Jam kerja masih 30 menit lg. sebagian karyawan sudah datang. Haruki membawa ayumi dgn menarik tangannya, yg membuat karyawan lain memperhatikan mereka.


Mereka pergi ke parkiran, menaiki mobil, lalu pergi. Tak lama berhenti di sebuah toko besar.


Ayumi :"tapi. . saya tdk memiliki banyak uang ". Ucapnya.


Haruki :"kau tenang saja, kau ini sekretaris dr direktur 1.Jangan mempermalukanku". Ujarnya.


Haruki menyuruh ayumi untuk memilih rok yg dia suka, dia juga menyuruh ayumi untuk membeli pakaian tapi Ayumi menolaknya dan hanya memilih satu rok saja untuknya. Dia mencobanya, lalu keluar dgn memakai rok itu.



"Kawaii". Haruki terkagum melihat kecantikan ayumi.


Setelah memilih rok itu, Haruki membayarnya dan mereka kembali ke kantor.

__ADS_1


* * *


__ADS_2