
Yuuki meminta tolong pada mereka untuk menjaga Ayumi secara bergantian, kecuali izumi. Yuuki sebelumnya sudah menelpon akane dan memintanya untuk pulang dulu. Tapi karna urusan kerjaan, akane tdk bisa begitu saja meninggalkan pekerjaannya.
Shin :"ken, aku. . akan pulang k rumahmu, karna rumahku lumayan jauh, nanti sore aku akan datang menjenguk lg". Ucapnya.
Ken :"hmm". Balas nya simple.
Ayumi d dalam hanya sendirian, dia pun mencoba bangun dr tempat tidurnya. Dengan langkah yg sangat pelan, dia berjalan menuju jendela. Di buka nya jendela itu, dan dia menikmati udara segar.
Ayumi :"mmmhhh". Ayumi menutup matanya menikmati hembusan angin yg menghampirinya. Tak lama.
"Gommen. . gommen". Ucap seseorg muncul d hadapan ayumi. Ayumi membuka matanya dan terkejut melihat izumi d depannya. Terbayang, wajah ego izumi kala itu. Yg membuat ayumi merasa takut.
Ayumi :"aaah, iiee. . tidak mau. . aku tdk mau. ". Teriaknya sambil berusaha menjauh.
Izumi :"dengarkan aku, aku sungguh minta maaf. Aku terlalu mencintaimu dan egois terhadapmu. Ayumi-chan, gommen gommen sudah membuatmu seperti ini". Ucapnya.
Ayumi :"pergi. . pergiii. . iieeeee". Teriaknya. Ayumi mundur untuk menjauh, lalu dia terjatuh dan barang barang berantakan.
Izumi :"gommen". Ucapnya lalu pergi setelah melihat pintu ruangan ayumi terbuka.
Perawat :"nona ayumi, ada apa? Tenanglah. . tenanglah". Perawat itu membangunkan ayumi.
Ayumi :"dameee. . tidak mau. . . . ". Teriaknya lalu menangis.
Perawatan coba untuk membawa ayumi ke ranjangnya. Lalu dia membereskan barang barang yg berantakan.
Ayumi mencengkram selimut, dia sangat ketakutan kemudian menangis. Terpaksa, perawat memberinya suntikan penenang. Dan beberapa menit kemudian ayumi tertidur.
__ADS_1
**
Izumi pulang k rumahnya dgn segala penyesalannya, dia mengurung diri d rumah nya itu.
"Apa yg sudah ku lakukan? Aku sudah menyakitinya, aku egois". Sesalnya sambil menangis.
**
Ayumi :"tidak, aku tdk mau. . ". Igaunya dalam tidur.
Tak berapa lama, perawat wanita datang membawa bubur untuk ayumi. Dia membangunkan ayumi, lalu membantunya untuk duduk.
Perawat :"makanlah nona, kau belum makan sejak tadi pagi". Ucapnya.
Ayumi :"tidak mau". Tolaknya. Ayumi melihat bubur itu, dan merasa jijik seperti melihat s*****. Ayumi menutup mulutnya dgn tangannya.
Ayumi :"uuo. . uuo". Hendak m****h.
Perawat :"kau baik baik saja? ". Khawatir nya.
Ayumi :"choco . . ". Minta nya.
Perawat :"tdk asa coklat disini". Tolaknya.
Ayumi :"uuo. . ". Ayumi merasa mual d ulu hati nya. Lalu perawat itu memberikan minum untuknya, dan ayumi meminumnya.
Setelah itu, perawat itu pergi dgn membawa kembali bubur nya. Di luar, dia bertemu dgn nawaki yg sedang mendapat giliran menjaga ayumi. Perawat memberitahu semua yg terjadi pada nawaki.
__ADS_1
*
Ayumi kembali melamun.
"Apa yg tidak aku mengerti? Cintamu? Ego mu? Atau. . nafsu mu? Saat itu kau hilang kendali, kau tdk terlihat seperti mencintaiku. Siapa kau? Kau sangat berbeda, kenapa? Katakan padaku? ". Gumam ayumi. tak lama. .
*kreeek. *. Seseorg masuk, sontak ayumi menengok.
Ayumi :"jangan! . pergi ". Teriaknya.
Nawaki :"tenanglah, aku membawa coklat untukmu". Bujuknya.
Ayumi :"choco? Berikan". Pintanya.
Nawaki :"tapi. . biarkan aku mendekatimu dulu". Pintanya.
Ayumi :"kau. . akan melakukan itu? Jangan! Jangan! ". Takutnya.
Nawaki :"iie, aku hanya. . ingin mengobrol dgn mu. Boleh? ". Tanya nya.
Ayumi mengangguk dgn masih merasa takut. Perlahan, nawaki mendekat. Dia sangat hati hati. Terlihat olehnya tubuh ayumi yg gemetaran dgn keringat membasahi wajah cantiknya. Tak lama, dia pun duduk d ranjang ayumi. Ayumi memegang selimutnya.
Ayumi :"choco". Ucapnya sambil menadahkan tangannya.
Nawaki :"kedo, hanya satu kali saja ya. Dan kau harus cepat sembuh ". Ucapnya.
Ayumi mengangguk kan kepalanya lalu merebut coklat itu dr nawaki, dia membukanya perlahan lalu memakannya.
__ADS_1
** * **