
Pintu besi hitam bergeser terbuka secara otomatis, memperlihatkan tiga sosok besar berwajah dingin. Udara penuh dengan aroma darah, menyambut ketiganya seperti pengharum ruangan.
Tidak satu pun orang yang mampu menjaga ketenangan mereka setelah bau anyir dan berkarat itu tercium hidung mereka. Perut akan langsung terguncang dan ingin memuntahkan isinya.
Tapi itu tidak terjadi dengan ketiganya. Mereka seakan kehilangan Indra penciuman, sehingga tidak merasakan gangguan sama sekali.
Pria muda yang berada di tengah melangkah terlebih dahulu diikuti oleh kedua pria di sisi kanan dan kirinya.
" Selamat pagi, Tuan Muda Alzar!"
" Selamat pagi, Senior!"
Dua pria besar yang berdiri tidak jauh dari gerbang menyapa Alzar dan kedua pengawal pribadinya, Banu dan Balu. Punggung mereka membungkuk untuk memberi hormat.
" Hm." Tanpa melirik, Alzar dan dua pengawal pribadinya, berjalan melewatinya.
Saat ini Alzar ditemani Banu dan Balu berada di ruang bawah tanah yang berada di salah satu kediaman keluarga Fredrick di luar kota kota X. Ia mendapat intruksi dari ayahnya untuk mengunjungi salah satu 'tamu' yang menginap di sana.
Usianya baru menginjak 20 tahun dalam beberapa bulan lagi, namun ia sudah mengetahui sebagian besar bisnis keluarga Fredrick. Dengan bimbingan ayah dan kakeknya, ia mempelajari semuanya. Mereka menaruh banyak harapan di pundaknya.
Sebagai anak tunggal, bukan rahasia lagi jika seluruh kerajaan bisnis keluarga Fredrick akan jatuh ke tangannya.
Apakah mereka pernah bertanya kesediaan Alzar untuk menerima warisan keluarga? Tidak! Sama sekali tidak.
Atau, apakah mereka memberikan pilihan lain baginya? Tidak!
Sejak kecil hidupnya bukan miliknya. Hidupnya adalah milik keluarganya.
Jika orang lain mendengar Alzar tidak menginginkan warisan keluarganya, mereka akan muntah darah. Lalu, mereka akan berpikir bahwa ia kehilangan kewarasannya.
Tanggungjawab di belakang warisan yang menantinya tidaklah kecil. Itu sangat besar. Setiap malam sebelum tidur ia selalu memikirkannya.
__ADS_1
Apakah pundaknya sanggup memikul tanggungjawab yang begitu besar?
Keraguan ini tak pernah hilang dari hatinya.
Bahkan jika hatinya ragu, Alzar tak pernah memperlihatkannya. Ia tetap patuh dengan pengaturan orangtuanya.
Baru sekitar dua tahun ia mengetahui bahwa Keluarga Fredrick memiliki bisnis rahasia. Ini tersimpan rapat puluhan tahun tanpa sepengetahuannya.
Bisnis bawah tanah keluarga Fredrick menangani banyak hal- hal gelap dan ilegal.
Dan, keberadaan 'tamu' di sini merujuk pada bisnis bawah tanah Keluarga Fredrick.
Setelah dua tahun mengetahui bisnis 'gelap' Keluarganya, Alzar sudah terbiasa berada di ruang bawah tanah ini. Beberapa 'tamu' yang berada di dalam kamar, hampir semuanya adalah orang- orang penting. Ada yang berhubungan dengan bisnis keluarga Fredrick ada yang tidak.
Tapi, sebagian besar dari mereka merupakan musuh Keluarga Fredrick. Pihak yang berlawanan dan menginginkan kehancuran keluarga Fredrick.
Dalam hidup, menang atau kalah adalah hal yang biasa. Setelah jujur menjalankan bisnis, Keluarga Fredrick hanya menginginkan kedamaian. Tapi sepertinya pihak lain tidak setuju. Setelah mengalami kekalahan dalam bisnis dengan keluarga Fredrick, mereka tidak puas dan menjadi dendam.
Mereka yang tidak puas dan menjadi dendam akhirnya melakukan perbuatan buruk untuk mencelakakan keluarga Fredrick.
Teriakan penuh penderitaan, ratapan dan juga sumpah serapah terdengar jelas, bagai musik pengiring tiap langkah kaki. Melalui hari dengan musik semacam itu, banyak tahun, tentu saja mengakibatkan dampak yang cukup besar bagi kepribadian. Hati membeku dan perlahan kehilangan kepekaan dan menjadi mati.
Alzar Fredrick, pria muda itu, adalah contoh terbaik dari semuanya.
Hanya suara ketukan dari sepatu ketiganya yang terdengar di sepanjang lorong. Melewati lebih dari selusin pintu besi merah tua di kedua sisi dimana semuanya tertutup rapat.
Jaringan bawah tanah keluarga Fredrick mengetahui sebagian besar 'penghuni' yang berada di sana. Kasus orang hilang yang terjadi sepuluh tahun ke belakang di mana hingga saat ini belum ketahuan keberadaannya, semuanya berada di sini.
Mereka adalah orang penting dari bidang mereka masing- masing. Kehadiran mereka yang menyulitkan beberapa pihak membuat mereka harus dilenyapkan.
Kepala mereka begitu berharga. Tentu saja itu menjadi bisnis yang menguntungkan.
__ADS_1
Kerajaan bisnis Keluarga Fredrick telah berlangsung beberapa dekade. Telah diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya.
Generasi pertama keluarga Fredrick bernama Alson Fredrick. Dia terlahir jenius dan memiliki bakat besar dalam perniagaan. Sayangnya ia berasal dari keluarga miskin di Negara S. Keadaan kemiskinan parah menyebabkan ia kehilangan seluruh anggota keluarganya karena serangan wabah diare. Tanpa pengobatan yang benar, mereka semua tewas satu demi satu di hadapannya.
Alson saat itu berusia 10 tahun. Takdir memberinya kesempatan hidup lebih lama untuk melanjutkan garis keturunannya. Pertemuannya dengan Dr. Marie Chiara, juga sudah menjadi bagian dari takdirnya. Dokter wanita itu adalah Dewi penyelamat Alson kecil.
Bukan hanya menyembuhkan Alson, tapi juga ia membawa bocah yatim piatu itu bersamanya dan mengangkatnya sebagai anak. Kehidupan Alson kembali terbangun bersama keluarga barunya.
Menjelang dewasa Alson menikahi putri semata wayang keluarga angkatnya, Lisa. Keduanya adalah pasangan yang ditakdirkan untuk bersama. Alson mulai membangun rumah sakit pertamanya di Negara S, tempat kelahirannya.
Bakat bisnis Alson mulai berkembang pesat. Pada lima puluh tahun hidupnya ia sudah memiliki selusin rumah sakit yang tersebar di beberapa negara. Selain itu banyak bangunan perumahan, tempat peristirahatan, hotel- hotel, dan semuanya juga tersebar di beberapa negara.
Melahirkan dua putra, Aldabaran dan Samuel, melengkapi kejayaan dan kemakmuran pasangan Alson dan Lisa. Seperti ayah dan ibunya, kedua putra ini sama- sama memiliki bakat dan kejeniusan yang diturunkan dari kedua orangtua mereka.
Putera pertama, Aldabaran Fredrick, selalu menemani Alson setiap melakukan transaksi bisnis. Ia belajar langsung dari sang ayah dengan melihatnya bernegosiasi dgn orang lain, menanggani banyak hal dgn ulet dan berkepala dingin. Semua transaksi hampir terselesaikan dengan berjabat tangan. Jika ada protes atau ketidaksetujuan pihak lain akan sesuatu hal, Alson dengan sabar membicarakannya.
Di mata kecil Al Fredrick, ayahnya sangatlah hebat. Ia sangat mengidolakannya, dan bercita- cita untuk menjadi sehebat ayahnya.
Bersama dengan kesuksesan putera pertama, kesuksesan putera kedua Sam Fredrick juga patut diacungi jempol. Bersama sang ibu, Lisa, Sam Fredrick memperlihatkan kejeniusannya di bidang kedokteran. Ia suka melakukan penelitian tentang obat baru dan berhasil mengembangkannya.
Sam Fredrick menjadi dokter termuda dalam sejarah karena prestasi dan penemuannya itu.
Kerajaan bisnis Keluarga Fredrick semakin kuat. Generasi berikutnya lahir dari Al Fredrick setelah ia menikahi wanita cantik bernama Venla Agusta.
Dunia menyambut kedatangan buah cinta Al dan Venla. Dua putra dan satu putri. Masing- masing bernama: Amman Fredrick, Romeo Fredrick, dan Van Lyn Fredrick.
Kerajaan bisnis Fredrick tumbuh semakin kuat bukanlah tanpa alasan. Loyalitas sudah mendarah daging karena kemakmuran yang adil di sana. Semua pihak mendapatkan keuntungan besar sesuai peran mereka. Bahkan keluarga Fredrick banyak memberikan kemudahan bagi pihak- pihak yang berdiri bersama mereka.
Seakan kesulitan apa pun tidak berarti di mata Keluarga Fredrick. Mereka selalu memukul para musuh bisnis dengan mudah, seperti meniup capung pergi.
Ketika dengan percaya diri mengatakan bahwa mereka dapat menyingkirkan siapa pun yang tidak sejalan dengan bisnis, semua pihak hampir mempercayai hal itu.
__ADS_1
Hingga suatu hari ketiga bocah dari keluarga Fredrick hilang. Mereka diculik,...
💮💮💮