
Sebelum pergi ibu menahanku dan mengajak ku bicara berdua. Aku pun masuk kedalam kamar mengikuti langkah ibu.
"Duduk sini disamping ibu" ucapnya sambil menepuk tempat disamping nya
Aku pun duduk disamping ibu dan mulai menguatkan hati ku bisa menerima kenyataan yang pahit ini.
"Sebelumnya ibu minta maaf sama kamu karena ibu baru bilang sekarang,tapi apa pun yang terjadi kamu tetap anak ibu" ujar ibu dengan nada lirih dan menggenggam tangan ku
"Iya bu raisya udah maafin ibu kok,ibu gak salah.." jawabku
"Sebenarnya kamu memang bukan anak ibu,ibu menemukan kamu didepan rumah dengan kondisi kamu yang sudah kritis. Saat itu ibu pun langsung membawa kamu ke rumah sakit dan merawat kamu setiap hari. Kami sudah melapor ke polisi,memasang foto kamu di daftar orang hilang tapi tidak ada yang datang atau pun menelpon kepada kami. Jadi ibu mengadopsi kamu,meskipun kamu bukan anak ibu perlu kamu tahu ibu sangat sayang sama kamu seperti anak ibu sendiri" jelas ibu dengan panjang lebar
Aku pun hanya menutup mulut ku dengan ke dua tangan ku dan menangis sejadi jadi nya. Ibu pun langsung memeluk ku dan menenangkan ku. Aku pun lari dan keluar dari kamar,reyhan yang meihat ku menangis langsung menyusulku dan memeluk ku.
"Reyhan mari kita berpisah" ujarku samabil menangis
"Hey,ini bukan akhir segalanya sya. Ini awal untuk hubungan kita please jangan ngomong gitu,aku gak tau gimana aku kedepan nya kalo tanpa kamu" jawab reyhan dan mengusap air mataku
"Aku gak mau membuat kamu dan keluarga kamu malu rey" timbalku dengan nada lirih
__ADS_1
"Gak ada yang malu sya,aku cuma mau kamu,keluarga aku gak akan malu hanya gara gara masalah ini. Aku janji sya bakal buat hidup kamu lebih baik lagi" ucap reyhan meyakinkan ku.
Reyhan pun mengajak ku masuk kembali ke dalam rumah. Dan aku pun mengikuti langkah reyhan. Reyhan begitu tulus untuk menjagaku,apakah aku akan menyesal melepaskan nya.
Saat kami masuk ayah sedang berbicara dengan om hanan dan aku lihat kania yang duduk di sofa hanya memandangku dengan tatapan tidak suka. Aku pun mendundukan kepala ku tidak berani untuk mengangkat dan melihat sekeliling.
Ayah pun meghampiri ku..
"Nak kamu tinggal dengan om hanan sekarang kamu sudah menjadi tanggung jawab reyhan,dan untuk reyhan tolong jaga raisya baik baik" titah ayah padaku dan reyhan
Aku pun hanya diam tidak menanggapi ucapan ayah. Pikiranku melayang kembali ke masa lalu dan hati ku pecah bagaikan kaca,tak bisa diperbaiki. Aku pun melirik ke arah reyhan dan merangkul tangan nya.
Reyhan pun kaget dan melihat ke arah orang tua nya.
"Aku tidak mau hidup satu atap tanpa ikatan yang sah" sambungku
Om hanan menghampiri ku dan memegang tanganku.
"Meskipun kamu ingin menikah malam ini akan kami turuti sayang,mari kita lakukan malam ini" usul om hanan
__ADS_1
"Iya om aku ingin secepatnya" jawabku
"Baiklah mari lakukan,om akan atur semua nya" sambil melepaskan dan mengeluarkan ponselnya untuk mengatur acara malam ini.
"APA? Reyhan kamu itu tampan,kaya,jenius kok mau nikah sama cewek bodoh dan anak pungut itu sih. Jelas jelas aku lebih baik segalanya dari dia" tutur kania dengan rasa kesal yang menyelimuti pikiran nya
"Aku tidak mencari wanita sempura seperti dirimu tapi aku mencari wanita yang belum sempurna sehingga aku bisa menyempurnakan nya bersama. Aku butuh istri pelengkap kekuranganku bukan butuh teman bisnis yang sudah sempurna dan ambisius yang berlebihan sepertimu" tegas reyhan sambil merangkul ku
Kania pun sontak terdiam dan pergi ke kamarnya. Aku yang melihat reyhan dengan penuh rasa bahagia dan memeluk tubuh kekarnya
"Reyhan aku tidak butuh jabatan,harta atau apapun itu. Hari ini aku melihat mu begitu tulus padaku aku sudah bahagia. Mari mulai semuanya dari awal dengan status kita yang baru" ucapku dengan nada berat menahan tangis
"Raisya aku janji sama kamu,aku akan menjadi suami yang akan melindungi kamu dengan segenap jiwaku" jawab reyhan sambil membalas pelukan ku
"Raisya apa ini tidak terlalu cepat nak?" tanya ayah padaku,dan aku pun melepas pelukan ku
"Tidak yah,raisya sudah yakin dengan pilihan raisya. Terimakasih ayah sudah menjaga raisya dengan baik,dan maaf raisa masih banyak salah,belum bisa membalas budi ayah dan ibu.." ujarku sambil menatap ayah
"Maaf ayah tidak menjagamu dengan baik nak semoga kamu dikarunia kebahagiaan selalu" seru ayah dan mulai memeluk ku
__ADS_1
Ini pertama kali nya ayah memeluk ku dan aku sangat bahagia,aku pun membalas pelukan ayah. Lalu ibu pun menghampiri kami dan mulai memeluk aku dan ayah