Jodoh Terbaik

Jodoh Terbaik
Menerima Mu


__ADS_3

Di rumah sakit


Reyhan yang melihat raisya langsung melepasakan tangan dan bibirnya dan dia oun turun dari ranjang raisya.


"Maaf,aku tidak bisa mengontrol diriku sendiri. Jangan menangis lagi aku janji kali ini tidak akan melakukan apapun yang membuatmu tidak senang" ucap reyhan mengusap air mataku


Raisya pun langsung membalikan tubuhnya dia merasa diri nya kotor,reyhan yang melihat reaksi raisya langsung keluar dari ruangan nya.


Di luar ruangan


"Bodoh reyhan bodohh" ucap reyhan frustasi sambil mengacak acak rambut nya


"Apa masih bisa menghadapinya setelah apa yang aku lakukan" dalam hati


Raisya hanya bisa menangis mengingat apa yang sudah diperbuat reyhan. Tapi jauh dalam hati nya raisya tidak tega melihat reyhan menyalahkan diri nya sendiri,padahal dia tau kalau itu memnag kewajiban nya.


15 menit kemudian


Reyhan masuk ke dalam ruangan dan tidur diatas sofa,raisya yang belum tidur mendengar suara reyhan yang merebahkan tubuhnya di sofa. Raisya pun turun dari ranjang dan berjalan dengan hati hati mendekati reyhan.


"Mas tidur di ranjang aja disini dingin" ajak ku


"Gak usah sya,aku disini aja kamu tidur yang nyenyak ya kan kaki kamu masih sakit" tolak reyhan yang membuat ku merasa bersalah


"Yu mas temenin aku tidur di ranjang" ajak ku dan menarik tangan reyhan untuk bangun


Reyhan pun bangun dan membantu ku naik ke atas ranjang. Aku mulai merebahkan diri ku di atas ranjang,reyhan pun ikut merebahkan tubuhnya. Aku memberanikan diri ku untuk memeluk reyhan,jantungku berdetak dengan kencang tapi aku bertahan untuk memeluk reyhan.


Reyhan yang melihat perlakuan ku kaget dan perlahan melepaskan tangan ku yang melingkar di tubuhnya. Dia merasa semakin bersalah telah memaksakan keinginan nya.


"Kok dilepas mas kenapa?" tanyaku heran


“Aku gak mau kamu terpaksa melakukannya” jawab reyhan

__ADS_1


"Aku gak terpaksa kok mas,jangan nyalahin diri sendiri lagi ya" ujar ku sambil membenamkan wajahku di dada reyhan yang berotot


"Benarkah??" tanya reyhan ragu


"Iya. Tidur yu besok mas kan harus sekolah" ujar ku sambil memejamkan mata


Reyhan pun mulai tertidur dengan posisi kami saling berpelukan.


Keesokan pagi


Raisya membuka matanya dan jam sudah menunjukan pukul 06.00


Raisya pun membangunkan reyhan untuk mandi dan pergi ke sekolah.


"Mas bangun udah siang cepat mandi kan mau sekolah" ujar ku sambil menggoyangkan tubuh reyhan


Reyhan pun bangun dan meregangkan otot nya. Dia melirik ku dan mencium kepala ku.


"Mandi sana,kalo udah tolong beliin aku sandwich ya mas" ucap ku sambil tersenyum


"Gimana keadaan lo udah mendingan??" tanya sifa


"Udah lumayan sih,titip absen ya" jawabku


"Makan nih,ini dibuat khusus sama nyokap gue katanya maaf belum bisa jenguk lo" ujar sifa memberikan kota makanannya


"Suami lo dimana??" sambung sifa


"Lagi mandi tuh bentar lagi juga selai" jawabku


15 menit kemudian


Reyhan yang sudah siap dengan seragam sekolahnya langsung menghampiri raisya dan sifa.

__ADS_1


"Mas gak perlu beli sandwich sifa udah bawa makanan nih" ujar ku


"Makasih ya fa malah ngerepotin" ucap reyhan pada sifa


"Iya sama sama kak,gak ngerepotin kok" jawab sifa


Reyhan pun mengambil sepotong sandwich dan memakan nya.


"Mas nanti pengen pulang gak mau disini terus" rengek ku


"Tapi kan belum sembuh sya" jawab reyhan


"Bentar lagi juga sembuh. Aku mohon mas aku gak betah disini pengen pulang aja" ujarku memohon


"Ya udah tapi nanti kalo aku pulang sekolah ya,sekarang aku telpon mami dulu biar nemenin kamu" jawab reyhan sambil mengeluarkan ponselnya


Reyhan dan sifa pun berangkat ke sekolah. Sekitar 25 menit mami sudah sampai di rumah sakit karena sejak aku sakit mami tidak pulang ke rumah malah mencari hotel dan tinggal disana.


"Selamat pagi sayang" ucap mami


"Pagi mi,kok lama sih mih raisya bete sendirian" jawabku


"Mami harus makan dulu buat kamu,mami gak mau kamu tambah sakit.Makan dulu ya" ajak mami


"Iya mi tapi suapin ya" pinta ku


Sofia pun mulai menyuapkan makanan nya. Dia menyayangi nya meski pun dia hanya anak angkat keluarga sanjaya.


"Mi raisya pengen pulang udah gak betah" ujar ku disela makan


"Tapi kamu masih sakit sayang,nanti aja ya" bujuk sofia


"Kata mas reyhan juga boleh mi,raisya bosen pengen ke rumah lagian udah gak terlalu sakit kok kemarin aja bisa jalan" ucap ku dengan yakin

__ADS_1


"Ya udah kalo mau pulang nunggu reyhan aja" jawab sofia mengalah


"Makasih mi" ucap ku dengan senyum bahagia


__ADS_2