Jodoh Terbaik

Jodoh Terbaik
Ngidam


__ADS_3

Reyhan menunjukan kamar untuk sifa dan pacarnya Ricki. Setelah itu sifa membereskan barang barang mereka sedangkan raisya sedang menonton tv sendirian, melihat Raisya yang sendiri reyhan pun menghampiri istrinya itu. Reyhan duduk disampingnya sambil mengelus perut yang masih kecil milik raisya, raisya hanya diam mendapat perlakuan seperti itu dari suaminya. Raisya yang tiba tiba merasa mual langsung berlari ke kamar mandi diikuti reyhan yang merasa panik melihat istrinya itu.


"Ke dokter yu yang aku takut kalian kenapa kenapa" ucap reyhan khawatir


"Gak usah yang ini tuh udah biasa aku udah searching di internet" balas ku sambil tersenyum agar reyhan tak khawatir


Reyhan yang melihat ku biasa biasa saja jadi merasa tenang, dia pun menggendongku ke ruang tamu karena aku masih belum ngantuk untuk tidur. Entah kenapa aku tiba tiba ingin makan rujak aku pun langsung meminta reyhan membelikan nya.


"Mas aku pengen rujak, beliin dong" pintaku


"Ya udah kamu tunggu dulu sebentar ya" jawab reyhan mengelus rambut halus ku


Reyhan langsung mengeluarkan mobil yang disimpan digarasi, dia langsung melajukan mobilnya melihat kanan kiri mencari pedangan rujak yang diminta istrinya.


30 menit kemudian


Akhirnya setelah berkeliling mencari tukang rujak reyhan pin menemukannya, setelah membelinya dia langsung pulang karena tak sabar ingin memberikan makanan yang diinginkan istrinya itu. Setelah samapi villa reyhan masuk dan melihat raisya tertidur di atas sofa bersama sifa.


"Lah kok malah tidur udah capek capek nyari makanan" ujar ku dalam hati

__ADS_1


Reyhan pun menggendong tubuh istrinya ke kamar dan membangunkan sifa untuk pindah tidur ke kamarnya. Reyhan membaringkan tubuh mungil istrinya dan menggantikan baju istrinya dengan baju tidur. Reyhan pun membaringkan tubuhnya di samping raisya sambil memeluk tubuhnya..


Keesokan harinya


Raisya kaget karena bajunya sudah diganti denan baju tidur, tetapi dia tidak begitu memikirkannya. Raisya merasakan mual yang membuatnya lemas, reyhan yang mendengar suara raisya langsung bangun dan mendatangi sumber suaranya. Melihat istrinya yang begitu lemas karena muntah tidak henti hentinya, dia memijit leher belakang istrinya.


"Ke dokter aja ya aku gak tega liat kamu" ajak reyhan


"Gak mau mas aku menikmatinya kok, inikan bawaan dede nya" balasku sambil mengelus perut kecil milik ku..


"Gara gara aku kamu jadi kaya gini" ucap reyhan yang merasa bersalah


Reyhan yang mendengar ucapan ku pun merasa lega setidaknya aku tidak membuatnya merasa bersalah. Aku menyuruh reyhan keluar dari kamar mandi dan aku akan mandi karena kemarin seharian aku tidak mandi. Selesai mandi aku menghampiri reyhan yang sedang sibuk dengan laptopnya, aku duduk di samping reyhan dan menyandarkan kepala ku dipundaknya. Tiba-tiba pintu kamar kami diketuk aku pun membukakan pintu dan terlihatlah sifa yang berdiri didepan pintu.


"Gue mau cari makan mau ikut gak? " ajak sifa


"Boleh bentar dulu suami gue belum mandi" balasku sambil melihat reyhan


"Sama ricki juga belum mandi, gue tunggu ya di ruang tamu" ujar sifa dan langsung pergi meninggalkan kamarku.

__ADS_1


Aku langsung menyuruh reyhan untuk mandi karena kita akan pergi untuk sarapan diluar, Reyhan pun langsung langsung pergi ke kamar mandi. Aku menyiapkan baju yang akan dipakai reyhan dan meletakkannya di atas tempat tidur. Setelah selesai mandi reyhan memakai baju yang ku siapkan dan kami langsung menghampiri sifa dan ricki yang sudah menunggu kami. Kami semua pun pergi memakai mobil ricki dan mencari restoran korea kesukaanku, aku memang ingin makan makanan korea hari ini untungnya mereka semua mengerti keadaanku.


Restoran Korea


Kami langsung duduk di tempat yang agak besar dan memesan makanan, aku memesan bulgogi, kimbap, dan hot pot.





"Lo bakal habisin semuanya sya? " tanya sifa yang melihatku memesan banyak makanan


"Kan masih ada suami gue, iyakan mas? " tanyaku pada reyhan yang sedang sibuk melihat ponselnya.


"Ah, oh iya" balas reyhan kaget karena sedang fokus


Makanan kami pun sampai aku langsung memakan kimbap yang membuatku ngiler, reyhan memakan makanan yang sama dengan ku aku melarangnya memesan makanan karena aku memesan begitu banyak. Kami pun langsung makan makanan yang ada didepan kami, selesai makan kami pun langsung pergi berbelanja karena sifa tidak sabar untuk melihat barang barang terbaru dan limited.

__ADS_1


__ADS_2