Jodoh Terbaik

Jodoh Terbaik
Kamu ( versi reyhan) 2


__ADS_3

Mereka pun mulai mengunjungi tiap toko yang ada dipasar tersebut. Raisya pun melirik kearah reyhan yang terlihat jijik dengan suasana pasar.


"Lo masih mau tunangan sama gue,gue ini orang nya kaya gini lo" ujar raisya membuat reyhan mengalihkan pandangan nya


"Gak apa apa gue suka" jawab reyhan sambil menatap wajah raisya


Tanpa mereka sadar sudah banyak orang mengantri dibelakang mereka untuk belanja,raisya pun tersadar dan melanjutkan jalan nya.


"Bu tahu putih 5 bungkus,penyedap rasa yang besar 2,tomat 2 kg,cabe rawit 1 kg,cabe merah 1 kg,daging ayam potong 3 kg,bawang merah 2 kg,bawang putih 1 kg,sawi ½ kg. Berapa bu?" tanya raisya sambil mengeluarkan uang yang ada ditas putih bulat berlogo chanel.


"350 ribu neng,tumben belanja lagi neng si bibi nya kemana? tanya pedagang yang terlihat akrab


" Ada bu dirumah,lagi pengen keluar makanya belanja bu" jawab raisya sambil tersenyum manis


"Oh terimakasih ya neng" ujar pedagang tadi


Raisya pun hanya tersenyum dan melanjutkan mencari barang yang ada di list belanjaannya.


"Gue yakin kalo udah nikah nanti gue gak bakal kelaperan,gue gak bakal lepasin lo sya jarang ada cewek yang kaya lo saat ini" ujar reyhan dalam hati sambil tersenyum memandang raisya


"Sya" panggil reyhan


Sontak raisya pun berbalik dan memandang reyhan yang baru saja memanggil nya dengan sebutan nama.


"Iya apa?" jawab raisya dengan lemah lembut


"Gue suka cumi pedas manis sya beliin bahan²nya dong" pinta reyhan sambil tersenyum


Raisya yang melihat tingkah reyhan hanya bisa diam dan berjalan mencari apa yang reyhan pinta. Entah kenapa raisya tiba² mengikuti apa yang reyhan pinta tapi dalam hatinya dia merasa senang karena ada orang yang menyukai masakan nya.

__ADS_1


"Nih orang kesambet apa minta dibikinin makanan,tapi gue seneng akhirnya ada yang suka masakan gue" gumamnya dalam hati sambil tersenyum


Setelah mendapatkan bahan makanan yang reyhan mau raisya pun langsung melirik reyhan yang diam² mencuri pandangan pada dirinya.


"Lo liatin gue ya" tanya raisya


"Kalo iya kenapa?" jawab reyhan singkat


Aneh memang seorang reyhan yang dingin dan cuek berubah 360° ketika didekat raisya. Hatinya nya dingin perlahan mencair dengan sifat sederhana raisya,sikapnya yang cuek seakan menghilang ketika yang dihadapannya seoarang raisya putri sanjaya.


Raisya pun mulai tersenyum kepada reyhan sedikit² dia menghilangkan sikap juteknya kepada reyhan.


1 JAM KEMUDIAN


Mereka selesai belanja dengan membawa kresek yang cukup banyak di tangan raisya


"Sini gue aya yang bawa" ucap reyhan dan mulai mengambil kresek yang ditangan raisya.


Reyhan pun membuka bagasi mobil dan meletakan belanjaan nya.


Reyhan pun masuk kedalam mobil dan sudah ada raisya yang duduk menyenderkan kepalanya di kursi mobil,hari ini cukup lelah menurut raisya.


"Capek ya,pake dulu safe belt nya sya" ucap reyhan tapi tak digubris raisya


Reyhan pun mendekatkan tubuhnya dan memasang safe belt di tubuh raisya. Raisya yang awalnya dengan mata tertutup dengan kaget membuka matanya dan melotot karena wajah reyhan begitu dekat dengan nya.


"Aduh kok jadi deg degan gini ya deket raisya,wajahnya manis banget apalagi pas tidur tadi" gumam reyhan dalam hati


Dengan cepat raisya bangun dan kepalanya tidak sengaja membentur kepala reyhan.

__ADS_1


"Aww sakitt" ujar raisya kesakitan


Dengan refleks reyhan mengelus kepala raisya dan meniupnya. Hati raisya yang saat itu diperlakukan manis menjadi tak karuan dan hanya terdiam mendapat reyhan.


"Masih sakit?" tanya reyhan khawatir


"Sedikit,udah yu kita pulang" ajak raisya


Reyhan pun mengubah posisi kursi yang di duduki raisya supaya raisya bisa tidur,dan memang raisya ingin tidur matanya tak bisa ditahan lagi.


Baru beberapa menit mereka keluar dari pasar raisya sudah tertidur dengan posisi yang nyaman,reyhan pun melirik ke arah raisya.


"Cepet banget tidurnya sih" ucap reyhan


"Hmm" jawab raisya tanpa sadar


45 menit kemudian


Reyhan memarkirkan mobilnya,dan membangunkan raisya yang tertidur pulas


"Sya bangun udah nyampe rumah" ucap reyhan sambil menyentuh pipi raisya


"Hmm,udah nyampe ya" jawab raisya dengan suara serak khas bangun tidur


Raisya pun turun dari mobil dan mengambil sebagian barang bawaannya. Mereka pun masuk ke dalam rumah dan reyhan meletakan barang belanjaan nya di meja dapur.


"Nunggu cumi pedas manis ya?" tanya raisya sedikit tertawa


Reyhan pun mengangguk seperti kelinci menunggu jatah makan nya.

__ADS_1


"Tunggu raisya bikinin dulu" tambahnya dengan suara lembut


Reyhan pun duduk manis menunggu masakan yang dibuat raisya


__ADS_2