Jodoh Terbaik

Jodoh Terbaik
Pembalasan


__ADS_3

***Apartemen


Setelah kejadian kemarin kami tertidur di sofa ruang tamu. Pagi ini aku bangun pukul 05.00 lalu pergi ke dapur untuk memasak,bari ini aku akan memasak nasi goreng dengan baso sapi,ayam suwir,dan telur ceplok.



Setelah selesai masak aku naik ke kamar dan mandi,selesai mandi aku menyiapkan seragam reyhan,lalu aku merias diriku memakai sun screen,moisturizer,dan lip tint agar tidak terlihat pucat.


Aku kembali ke bawah untuk membangunkan reyhan yang masih tidur di sofa,


"Mas bangun" ucap ku sambil menggoyangkan tubuh nya agar bangun


Reyhan pun bangun menatapku dan menunjuk pipi kanan dan kiri,aku pun langsung mengerti maksud reyhan. Tak butuh waktu lama aku langsung mencium pipi kanan dan kiri reyhan,dia pun tersenyum dan langsung pergi untuk mandi. Sambil menunggu reyhan mandi aku menyiapkan nasi goreng di piring reyhan dan piring ku.


"Masak apa sayang?" tanya reyhan mengagetkan ku


"Nasi goreng mas" jawab ku


Kami pun mulai makan,selesai makan aku membereskan meja makan dan mencuci piring terlebih dulu,reyhan yang melihat ku kerepotan hanya duduk di kursi meja makan.


"Mas kamu pakai sun screen gak?" tanya ku


"Enggak" jawab reyhan


"Ambil sana di meja rias kamu harus pakai mas biar terlindungi dari sinar UV"jelas ku


Reyhan pun kembali naik ke kamar dan mengambil sun screen,dia meminta ku memakaikan nya aku pun dengan senang hati menuruti nya. Setelah semua selesai aku langsung keluar menyusul reyhan yang menungguku di depan pintu,lalu kami turun dan menuju parkiran.


Reyhan mulai menjalan kan mobilnya ,di dalam mobil aku banyak bercerita tentang siswa perempuan yang terus memuji muji reyhan.


" Aku gak suka deh sama cewek kecentilan itu mas" ucap ku


"Kamu cemburu ya" tanya reyhan sambil menggoda ku


"Mana ada cemburu,ya wajar dong kalo istri nya gak suka suaminya diganggu" jawabku kesal


"Cowok di kelas aku juga terus ngomongin kamu yang,mereka terpesona sama kecantikan kamu,panas kuping aku denger nya rasa nya pengen nonjok anak anak itu" ucap reyhan kesal


"Wah masa sih mas,aku juga bingung kenapa bisa gitu lebih aneh lagi loker aku pasti banyak banget surat alay,bunga,coklat dan hadiah lain nya" ujar ku


"Jangan di anggap aja yang" jawab reyhan


1 jam berlalu


Kami sudah sampai diparkiran sekolah,aku masuk ke dalam sekolah bareng reyhan,karena aku masih kesal dengan siswa yang terus memuja reyhan. Ketika aku masuk gerbang aku mendengar siswa perempuan yang berbisik pada teman nya mengatai ku pansos dan merebut pacar orang. Aku berjalan cepat dan langsung masuk ke dalam kelas,aku meninggalkan reyhan. Di dalam kelas semua orang menatap ku penuh rasa benci,karena aku sedang marah aku meluapkan semuanya kepada mereka.


"Kenapa lo semua ngeliatin gue?Benci lo semua sama gue,sini ngomong sama gue jangan berani ngomong dibelakang" maki ku dan semua yang menatapku langsung tertunduk. Mereka memang tidak berani di depanku karena keluarga ku cukup berpengaruh di negara ini. Tak lama sifa pun datang dan melihat ku yang duduk sambil menekuk muka ku.


Sifa tak banyak bertanya dia langsung duduk di kursi dan mengeluarkan ponsel nya

__ADS_1


"Liat nih tas keluaran terbaru dari chanel" ucap sifa kegirangan


"Lumayan" jawab ku singkat


Aku mengikuti pelajaran dengan suasana hati yang kesal karena teringat masalah tadi pagi. Bel istirahat berbunyi dan sifa mengajak ku ke kantin,seperti biasa aku mencari tempat duduk dan sifa akan memesan makanan.


"Lo mau makan apa sya" tanya sifa


"Gue pengen bakso sama jus mangga" jawab ku


Sifa pergi untuk memesan makanan,tak butuh waktu lama makanan yang kami pesan sudah datang.





Aku melihat reyhan yang berjalan menuju meja kosong,seketika suasana kantin menjadi ramai. Ketika aku sedang memakan makanan ku tiba tiba datang seorang wanita yang tiba tiba menyiram minuman ke atas kepalaku. Aku yang saat itu kaget langsung berdiri dan melihat kalo itu adalah janet.


"Brengsek berani berani nya lo nyiram gue" maki ku


"Emang gue berani,liat nih woy adik kelas berani cari masalah sama gue" teriak janet


*Plak* suara tamparan yang mendarat di pipi janet,dan itu karena reyhan marah melihat janet berani menyentuh raisya.


"Lo ***** ya gue udah pernah bilang jangan pernah gangguin lagi raisya,telinga lo tuli" bentak reyhan lalu menarik tangan ku dan membawa ku ke kelas untuk mengambil tas.


"Mas jangan marah aku gak apa apa kok" ucap ku mencoba membuat reyhan tenang


"Gak apa apa gimana,kamu dipermalukan gitu mana ada aku bisa tenang" ucap reyhan dengan nada tinggi.


***Apartemen


Tak butuh waktu lama kami sudah sampai di apartemen aku langsung masuk ke dalam kamar dan mandi. Reyhan yang menunggu ku duduk di sofa langsung mengeluarkan ponselnya dan menelpon sekertaris hanan.


📞


"Papi ada di kantor?"


"Ada tuan,mau saya sambungkan dengan CEO?"


"Boleh"


Telpon pun langsung tersambung ke papi nya


"Pi aku ke kantor ya hari ini"


"Memang nya ada apa tumben banget"

__ADS_1


"Ada hal penting"


"Baiklah"


Reyhan pun memutuskan sambungan telpon nya,tak lama raisya keluar dari kamar mandi memakai kaos hitam over size,celana levis pendek,dan kaos nya di masukan ke dalam celana.


"Yang aku ke kantor papi dulu ya ada urusan penting" ucap reyhan


"Ikut" pintaku manja


"Ya udah ayo" ajak reyhan


Aku pun langsung mengambil topi bucket dan memakai nya. Aku dan reyhan langsung turun dari apartemen menuju parkiran dan reyhan melajukan mobilnya. Aku menyalakan musik yang kusukai sambil memainkan ponsel ku.


Tiba tiba aku melihat forum sekolah dan semua orang sedang sibuk membicarakan ku karena kejadian tadi. Aku membanting kan ponsel ku,aku semua orang menghujat ku menyebut ku pelakor,cewek murahan dan masih banyak lagi.


Reyhan yang melihatku langsung mengeluarkan ponselnya melihat apa yang sedang terjadi,saat itu aku sakit hati aku hanya diam dan melihat keluar jendela mobil.


"Brengsek" teriak reyhan yang sudah marah.


***Perusahaan Aditama


Kami sampai di perusahaan,reyhan menggenggam tangan ku dan merangkul ku saat itu semua karyawan menatap kami dan melihat kami penuh keanehan. Aku dan reyhan langsung naik lift khusus CEO dan kami sudah sampai di lantai papi.



Reyhan mengetuk pintu dan kami pun langsung masuk,reyhan menyuruh ku duduk di sofa dekat jendela. Sebelum duduk aku mencium tangan papi. Aku duduk dan menatap ke luar jendela,sesekali aku meneteskan air mata ku.


"Pi bantu rey black list keluarga Dirgantara" ucap reyhan serius


"Memang nya kenapa papi gak bisa mem-blacklist orang tanpa tau masalahnya" jawab papi


Reyhan pun menjelaskan semua yang terjadi di sekolah sampai forum sekolah yang ramai,seketika muka hanan berubah menjadi merah karena dia sudah tidak bisa menahan amarahnya.


"Kurang ajar berani berani nya dia mengganggu keluarga Aditama" ucap papi kesal


Hanan mengeluarkan ponselnya dan menelpon assisten nya


📞


"Kamu bereskan keluarga Dirgantara sekarang,cabut semua dana yang kita investasikan,jangan biarkan mereka menerima dana dari perusahaan mana pun kalau ada yang berani membantah mereka akan menjadi musuh kita" ucap hanan penuh ancaman


"Baik tuan"


Hanan pun langsung memasukan ponselnya dan menghampiri ku sambil berjongkok di depanku.


"Tenang sayang papi akan lindungi kamu dan keluarga kita" ucap papi


"Papi,raisya bersyukur punya papi yang sayang dan baik tapi jangan biarkan keluarga Dirgantara bangkrut kasian pi" ujar ku sambil menangis

__ADS_1


"Papi gak bisa melepaskan siapapun yang mempermalukan anak papi" jawab papi dengan pandangan yang tidak mau di bantah.


Setelah semua selesai kami pun pulang ke apartemen untuk istirahat.


__ADS_2