Jodoh Terbaik

Jodoh Terbaik
Kedatangan Tamu


__ADS_3

Mall


2 Jam kami berbelanja dan kaki ku sudah mulai sakit dan pegal, reyhan yang melihat ku langsung menyuruhku naik ke cafetaria. Kami duduk di kursi panjang dan reyhan melepaskan sepatuku sambil memijatnya dan semua orang melihat ke arah kami.


"Pegal ya? Lain kali jangan pakai sepatu high heels kamu itu lagi hamil" maki reyhan tetapi tangan nya masih terus memijat kaki ku


"Iya maaf aku kira gak akan lama" balasku dengan wajah yang lesu


Setelah itu kami memesan makanan dan reyhan menyuapiku saat makan, aku tak menghiraukan keadaan setempat sampai akhirnya kami pulang ke villa tapi reyhan dan ricki pergi membeli cemilan untuk aku dan sifa. Ketika aku dan sifa sedang jalan jalan di sekitar villa tiba tiba


*Buukkkkhhh* badanku terjatuh karena tersenggol oleh seseorang, aku langsung mengangkat kepala ku dan menjulurkan tanganku kepada sifa, dan sifa pun menerima uluran ku membantuku untuk berdiri. Laki laki itu pun menatapku dan meminta maaf kepadaku.


"Maaf saya gak liat, ada yang sakit? " tanya pria itu


"Enggak kok, eh bapak kan wali kelas kita" jawabku sambil mengingat ingat wajahnya


"Eh iya bener pak Hendar" teriak sifa sambil tersenyum

__ADS_1


Pak Hendar pun membantu ku masuk ke dalam villa dan kami mempersilahkannya duduk sambil menunggu reyhan dan ricki. Sifa memberikan air putih dan cemilan dan disuguhkan kepada pak hendar, dia pun menerimanya sambil melihat sekeliling villa.


"Kalian liburan disini sama siapa? " tanya pak hendar penasaran


"Sama teman pak" jawabku cepat agar tak salah bicara


Tak lama reyhan dan ricki pun datang sambil membawa beberapa kantong keresek putih besar, ricki memberikan 2 kantong keresek besar itu kepada sifa dan sifa menerimanya dan langsung mengeluarkan isi nya. Reyhan yang menatap ke arahku dengan penuh rasa curiga, kenapa ada seorang lelaki di villa mereka.


"Kenalin ini wali kelas aku dan sifa namanya pak hendar" ujar ku sambil menginjak kaki reyhan memberi kode


"Oh wali kelasnya raisya ya, saya reyhan pak teman sekaligus kakak kelasnya raisya" ucap reyhan memperkenalkan diri


"Dek, kamu udah sebesar apa ya? Apa sebesar strawberry ini? " sambil meletakan strawberry di atas perutku



"Dia udah besar sayang" ujar reyhan yang membuat ku kaget

__ADS_1


"Kok disini pak hendar sama siapa? " tanya ku


"Di temenin ricki dulu, pengen liat kamu sama dede dalam perut" balas reyhan sambil tersenyum bahagia


Reyhan pun langsung duduk di samping tempat tidur dan membelai lembut perut ku, dia mengajak calon bayi kita berbicara dan aku pun mulai merasa ngantuk lalu tertidur. Sebelum kembali menemani pak hendar reyhan mencium kening, pipi, bibir, dan perut ku lalu dia mematikan lampu kamar.


Reyhan kembali menemani pak hendar, mereka pun minum banyak bir. Pak hendar memang sedang berlibur disini sambil menengok kakek neneknya, tanpa sadar pak hendar pun tertidur di villa kami.


Pagi jam 06.00 WIB


Aku bangun dan mencuci muka ku setelah itu pergi ke dapur, aku melewati ruang tamu yang sangat berantakan tapi aku melanjutkan langkahku untuk pergi ke dapur dan memasak sarapan. Sudah cukup lama aku tidak memasak jadi aku akan memasak nasi goreng pagi ini, selesai makan aku membangunkan sifa untuk sarapan dan 3 laki laki yang sedang tertidur di sofa ruang tamu.


"Rey, ric, pak hendar bangun udah pagi sarapan dulu" ucap ku sambil menggoyangkan tubuh mereka.


Sifa yang melihatku tengah sibuk membangunkan 3 orang ini langsung menghampiriku dan membantuku membangunkan mereka. Pak hendar mulai membuka matanya di susul reyhan dan ricki, aku pun menyuruh mereka cuci muka dan sarapan. Kami pun sarapan bersama di villa, pak hendar yang merasa tidak enak langsung izin pergi tapi di tahan oleh reyhan.


"Nanti saja pak perginya bareng kami semua" ujar reyhan

__ADS_1


"Tidak apa apa malah ngerepotin nanti" balas pak hendar tidak enak


Karena reyhan meminta pak hendar tinggal akhirnya dia pun menunggu kami bersiap siap untuk pergi. Kami pun satu persatu mulai pergi mandi dan bersiap siap menjelajahi pantai.


__ADS_2