
Kediaman Aditama
Reyhan masih terbaring dikasur besar nya sambil memegang ponselnya dan mulai mengirim pesan kepada temi
📨 "Dimana tem?..."
📩 "Dirumah,ada apa..?"
📨 "Keluar yu,gue lagi bosen dirumah..."
📩 "Ok,lo jemput gue ke rumah..."
1 jam kemudian
*Ting tong* Bel rumah temi sudah ditekan tapi tak ada jawaban,tak lama bi inah pembantu di rumah temi keluar
"Eh den reyhan,silahkan masuk den" sapa bi inah seraya menjulurkan tangan nya
"Iya bi makasih" jawabku singkat sambil berjalan masuk ke rumah
"Mau minun apa den?" tanya bi inah
"Gak usah repot² bi,tolong panggilkan temi saja bi" jawabku dengan tersenyum
"Baik den" Lalu bi inah pun naik ke kamar temi yang berada di lantai 2
Tak lama temi pun turun dan menghampiri reyhan yang duduk di sofa diruang tamunya
"Ada apa nih tiba² ngajak nongkrong..." tanya temi sambil menepuk pundak reyhan
"Lagi bosen,pergi ke bar yu" ajak reyhan dan diangguki oleh temi
__ADS_1
1 jam kemudian
Reyhan dan temi pun masuk ke bar dan reyhan langsung duduk di table yang kosong,reyhan memang sering datang kesini kalo dia lagi ada masalah atau bosan.
Di table reyhan pun sudah disuguhkan minuman alkohol yang biasa reyhan minum,kadar alkohol nya memang agak kuat tapi reyhan jarang mabuk meskipun minum beberapa gelas.
Reyhan melihat sosok wanita yang tak asing dipandangan nya,ya dia adalah raisya calon tunangan nya.
Reyhan pun hanya tersenyum kecil melihat tingkah raisya yang sudah mabuk dan menari tak karuan. Disampingnya ada seorang wanita yang terus menarik tangan raisya.
"Sya udah dong balik ke table yu..." ajak sifa yang sudah lelah dengan tingkah raisya.
"Enggak gue masih mau disini" ucap raisya sambil menepis tangan sifa
"Yaudah tuggu disini gue mau ke toilet bentar..." ujar sifa sambil berjalan menuju toilet
Raisya pun terus melanjutkan narinya,tak lama datanglah seorang lelaki yang lebih tua darinya
"Hei cantik sendirian aja nih" goda laki² itu sambil memegang dagu raisya
"Lepasin tangan lo atau gue potong tangan kotor lo" ucap reyhan penuh ancaman
Lelaki tadi pun langsung pergi meninggalkan raisya dan reyhan. Raisya yang masih asik menari seakan terganggu dengan seseorang yang menarik tangan nya. Raisya pun menoleh dilihat nya reyhan sudah berdiri disamping raisya.
"Eh elo si cowok brengsek ngapain lo disini?" tanya raisya sembari menunjuk wayah reyhan tanpa sadar
"Haishh cewek ini" ucap reyhan kesal
Reyhan pun menarik tangan raisya dan mengajaknya duduk di table tempat reyhan. Sejak datang temi tidak ikut gabung duduk ditable bersama reyhan tapi duduk didepan meja bartender sambil ngobrol dengan cewek lain,makanya dia gak tau apa yang dilakukan reyhan barusan.
15 menit kemudian
__ADS_1
Sifa kembali dari toilet dan mencari raisya yang sudah menghilang entah kemana.
" Aduh sya lo dimana,gue khawatir lo bakal minum lagi padahal lo gak kuat minum,****** deh gue" ucap sifa dalam hati
Sifa pun mengeluarkan ponselnya dan mulai menghubungi raisya,tapi tak kunjung diangkat. Matanya sudah melihat kesekeliling dan akhirnya menemukan targetnya.
"Sya ternyata lo disini" ucap sifa sambil duduk
"Gue yang bawa dia kesini,tadi dia diganggu cowok..." ucap reyhan kesal
"Eh ka reyhan disini juga,maaf ya jadi ngerepotin ka" jawab sifa sambil tersenyum
"Ya Gak apa apa,biar gue aja yang anterin kalian pulang takutnya kalo cewek pulang malem² malah kenapa²..." ucap reyhan
"Emang gak ngerepotin ka..?" tanya sifa malu
Reyhan pun mengangguk,karena mau tidak mau dia sudah akan menjadi tunangan raisya otomatis dia harus menjaganya. Dan saat itu keadaan raisya sudah tidak sadar.
Sifa pun teringat kalo dia bawa mobil
"Ka sifa gak ikut deh sifa bawa mobil sendiri,tapi titip raisya ya ka" ujar sifa
Reyhan pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi temi,kalo dia harus pulang buru² karena ada urusan keluarga. Temi pun dengan berat hati pulang naik taksi.
Reyhan dan sifa keluar dari bar,reyhan mengangkat tubuh raisya yang sudah tidak sadar.
"Tolong ambil kunci mobil disaku kanan saya dan buka pintunya" ucap reyhan sambil mengangkat sedikit kaki kanannya.
Sifa pun mengambil kunci mobil dan membukakan pintu nya,raisya didudukan di kursi depan dan dipasangkan safe belt.
"Kita duluan ya fa" sambil mulai menjalankan mobilnya dengan pelan
__ADS_1
"Iya kak hati² ya" jawab sifa
Reyhan pun mengangguk dan mulai tancap gas,pikirannya kalut mau dibawa kemana wanita semalam ini sambil melihat jam tangan yang menunjukan pukul 02.30