
45 menit kemudian
Aku dan sifa sudah sampai di salah satu rumah sakit ternama dan sifa langsung membantuku keluar mobil dan memanggil suster untuk menyiapkan kursi roda.
Setelah aku diperiksa dokter sifa langsung membawa ponselku dan menelpon reyhan.
📞
"Hallo,udah pulang sya? Maaf aku ketiduran tadi. Kamu dimana aku jemput sekarang"
"Raisya di rumah sakit Mitra Husada"
"Apa di rumah sakit kok bisa??"
"Tadi dia didorong sama janet dan kaki nya luka sekarang lagi ditangani,kakak cepat kesini"
"Ok tunggu"
Reyhan pun menelpon orang tuanya dan orang tua ku juga. Reyhan yang saat itu panik langsung pergi ke rumah sakit,ia khawatir aku kenapa kenapa.
1 jam kemudian
"Sus pasien atas nama raisya sanjaya di ruangan mana?" tanya reyhan tak sabar
"Di UGD mas" jawab suster yang berjaga
Reyhan pun langsung pergi menuju UGD dan melihat sekeliling. Dia pun menghampiri sifa yang duduk di samping ku karena ra khawatir nya reyhan langsung menggenggam tangan ku.
"Maaf aku tidak menjagamu dengan baik" ucap reyhan penuh penyesalan
Karena saat itu aku sedang dibawah kendali obat bius dan tertidur. Sifa pun langsung menarik tangan reyhan mengajaknya bicara 4 mata.
"Apa sih salah raisya sampai sampai dia diperlakukan gitu sama janet,dan apa hubungan janet sama kakak" tanya sifa menahan emosinya
"Janet Dirgantara?" tanya balik reyhan
"Gak tau siapa nama keluarganya pokonya janet yang berambut panjang dan tinggi" ujar sifa
Reyhan pun mengeratkan rahang nya dan langsung menelpon pak anto pelayan rumah Aditama.
📞
"Pak tolong kirimkan berkas kerja sama dirgantara ke email saya"
"Baik tuan"
Tak lama keluarga Sanjaya dan Aditama pun datang dan langsung berlari ke arah reyhan dan sifa
__ADS_1
"Dimana raisya" tanya ibu raisya
"Masih di UGD bu" jawab sifa
"Siapa yang tega berbuat hal seperti ini??"
"Janet tante,dia mendorong raisya sampai kaki dan lututnya terluka" jawab sifa dengan cepat
"Reyhan kamu urus janet jangan sampai dia menyentuh menantu mami lagi" ancam sofia
Sonia yang sudah dulu pergi untuk melihat raisya hanya duduk dan menangis melihat anaknya terluka seperti ini. Sedangkan sofia mengurus untuk memindahkan raisya ke ruang VVIP dan membayar administrasi.
10 menit kemudian
Saat aku bangun aku sudah ada di ruangan yang berbeda,dan melihat sekeliling ku ada ibu,mami,reyhan,sifa
"Aku dimana mas??" tanyaku pada reyhan
"Kamu di rumah sakit,kami kamu habis di jahit jangan banyak gerak ya" ucap reyhan sambil memegang tanganku
"Ibu dan mami disini juga?" tanyaku dengan suara serak khas bangun tidur
" Iya sayang" jawab mereka bersamaan
"Udah mas gak perlu minta maaf,aku gak apa apa kok lagian tadi ada sifa yang bantuin aku kok. Kan mas juga masih banyak kerjaan,aku malah ngerepotin semua orang" ucap ku merasa menyesal
"Kamu gak ngerepotin siapa siapa sayang" jawab reyhan
"Makasih mi,bu udah nyempetin nengok raisya" ucapku
Mami pun mendekat dan mencium kepala ku sambil berkata
"Kamu anak mami,kamu gak ngerepotin mami ko" ucap sofia
"Raisya sayang mami" ucapku sambil memeluk mami sofia dan menangis
"Aduh udah dong kok jadi melow gini. Laper tau sya belum makan nih" ucap sifa yang mencairkan suasana
"Kamu laper sayang?" tanya reyhan padaku
"Iya mas pengen ayam mentega saus tiram,boleh?"tanyaku pada reyhan
" Boleh dong,aku pergi dulu ya" jawab reyhan
"Kak reyhan sifa ikut sifa pengen pilih makanan sendiri" seru sifa sambil berlari mengejar reyhan
__ADS_1
Mereka pun pergi mencari apa yang diinginkan raisya. Dan sifa memilih makanan sesuai keinginan nya.
"Kak rey raisya suka frappuccino coffe" ucap sifa
"Oke" jawab reyhan
Setelah reyhan dan sifa membeli makanan dia pun langsung pergi ke starbucks. Reyhan pun langsung langsung memesan minuman yang dibilang sifa.
30 menit kemudian
Reyhan masuk kedalam lift dan menuju ruangan raisya.
"Nih" ucap reyhan
"Kok kamu tau mas aku suka minum ini? Pasti sifa yang kasih tau ya" ucapku sambil menebak
Reyhan hanya mengangguk dan mulai menyuapi raisya. Mami pamit untuk pulang dan akan memasak untuk kami nanti makan malam sekalian membawa baju ganti reyhan dan aku.
"Ibu juga pulang aja istirahat dulu,hari ini raka pulang gak bu?" tanyaku pada ibu
"Kamu pengen ketemu raka ya?" tanya balik ibu
"Iya bu kangen" jawabku polos
"Nanti ibu jemput raka deh biar kamu bisa ketemu" ucap ibu yang membuatku senang
Tak lama ibu pun pergi pulang di ikuti sifa. Kini tinggal aku dan reyhan.
"Mas kamu kok gak makan sih??" ucapku
"Kamu aja dulu aku nanti aja" jawab reyhan
"Nanti aku sembuh kamu yang sakit,males deh nunggu mas yang sakit" ucap ku menggoda reyhan
"Oh jadi gitu,minta di hukum ya kamu" jawab reyhan mengancam
Reyhan pun mulai mencium raisya sampai sampai raisya tidak bisa bernapas dan mendorong reyhan.
"Kamu mau bunuh aku ya" ucapku kesal
"Itu hukuman nya kalo punya istri nakal" jawab reyhan sambil mencubit hidung ku.
Aku pun kesal dan memonyongkan bibirku
__ADS_1