
Ke esokan pagi
Aku bangun agak siang dan mulai membuka gorden kamar dengan view pantai, aku menghirup udara segar dengan membuka jendela. Tiba-tiba tangan kekar reyhan melingkar di perutku, mungkin dia terbangun karena sinar matahari yang masuk kedalam kamar.
Reyhan mencium pipiku sambil mengucapkan kata kata manis.
"Selamat pagi sayang, selamat pagi anak daddy" ucap reyhan sambil berjongkok dan mencium perut ku.
"Kita makan diluar yang" ajak reyhan
"Ayo, aku mandi dulu" balas ku sambil berlalu masuk ke dalam kamar mandi
Reyhan pun menungguku selesai mandi sambil mengeluarkan laptopnya mengerjakan pekerjaan nya yang menumpuk. Karena reyhan sudah lulus SMA jadi dia punya banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan nya. Hampir 30 menit aku dikamar mandi dan setelah itu aku keluar menggunakan baju kaos merah dengan over all, rambut setengah terikat sedangkan reyhan memakai baju kaos putih dengan kemeja putih dan celana levis panjang.
Selagi reyhan mandi aku pun mengeluarkan ponsel ku dan menghubungi sifa, aku memberi tahu dia kalau akau sedang berlibur di pantai. Sifa berencana menyusul kami dengan pacarnya. Setelah reyhan selesai mandi aku langsung menghampiri dia yang sedang berpakaian, aku memberi tahu reyhan kalau sifa akan datang menyusul kita disini.
"Mas kata sifa dia mau liburan bareng kita, boleh ya? " pinta ku
"Boleh biar kamu gak bosen juga" balas reyhan membelai rambutku
"Terima kasih mas kamu memang suami terbaik deh" puji sambil merangkul tangan reyhan
__ADS_1
Setelah itu kami pun pergi ke restoran seafood dekat villa, sepanjang jalan reyhan menggenggam tanganku kami pergi berjalan kaki karena itu baik juga untuk ibu hamil seperti ku. Sesampainya kami di restoran reyhan sudah memilih tempat duduk dengan view yang indah, ternyata reyhan sudah memesan tempat dari kemarin.
Aku memesan banyak makanan karena aku rasa semuanya sangat enak. Reyhan yang melihatku memesan begitu banyak hanya menggelengkan kepalanya.
"Apa wanita hamil kaya gini ya? " ujar reyhan dalam hati
Tak lama makanan yang kami pesan sudah datang, aku langsung memakan makanan yang ada di depanku. Hari ini aku memang sangat lapar dan sekarang aku juga sedang mengandung jadi wajar saja kalau aku agak rakus. Setelah selesai makan reyhan mengajakku pergi ke toko pakaian yang dipinggir jalan, lagi lagi aku kalap memilih baju pantai yang begitu bagus.
Di samping toko yang kami kunjungi ada toko pakaian anak, aku mengajak reyhan melihat ke toko sebelah. Reyhan yang melihat ku begitu bersemangat melihat peralatan bayi langsung tersenyum bahagia, kami melihat beberapa pakaian dan sepatu anak.
"Mas anak kita cewek apa cowok ya? " tanya ku iseng dan reyhan menanggapinya dengan bijak
"Mau itu cewek atau cowok yang penting kamu sehat dan anak kita sehat sayang" jawab reyhan bahagia
"Mas pengen jagung bakar" pintaku sambil memegang perut mungil ku
"Kita cari yu sambil pulang aku juga udah gerah" ajak reyhan dan langsung menarik tangan ku
Setelah kami menemukan apa yang aku mau reyhan langsung mengajak ku makan sebelum pulang karena dia tahu betul aku pasti akan merengek kelaparan nanti malam. Kami kembali ke restoran yang tadi pagi kami datangi, aku memesan sedikit makanan malam ini tapi berbeda dengan reyhan yang membeli banyak makanan untuk makan disini dan dibawa pulang.
"Kok banyak banget mas? " tanya ku kebingungan
"Buat nanti kalau kamu lapar" jawab reyhan santai
__ADS_1
Saat kami sedang makan ponselku pun berdering dan aku mengangkat telpon yang masuk ternyata itu adalah sifa.
"Lo dimana ih begokk gue nunggu depan villa lo... " teriak sifa di ujung telpon
"Gue lagi makan sama suami gue,tunggu bentar" balasku dengan mulut penuh makanan.
Aku pun menutup telpon dan melanjutkan makan ku, reyhan yang penasaran langsung menanyakan siapa yang mengganggu makan malam kami.
"Siapa yang nelpon? " tanya reyhan dengan raut wajah tidak suka
"Sifa mas katanya udah nunggu di villa" jawab ku sambil menyuapkan makanan terakhirku.
Kami pun selesai makan dan reyhan pergi ke kasir dan membayar semua makanan. Kami sampai di villa sekitar 10 menit, di sana sudah ada mobil hitam yang terparkir didepan villa. Sifa yang melihat kami pulang langsung keluar bersama pacar nya, dan mulai mengeluarkan barang barang mereka dari mobil.
"Lama amat sih lo" teriak sifa yang kesal karena sudah menunggu kami cukup lama
"Sorry gue makan dulu kan sekarang gue berdua jadi harus banyak makan" balasku sambil berjalan membuka pintu
"Maksud lo apa sih gak ngerti gue" tanya sifa yang menggaruk kepalanya karena tidak paham
"Raisya lagi hamil jadi jangan gegabah ya" ucap reyhan yang mengikuti raisya
__ADS_1
Sifa yang mendengar apa yang diucapkan reyhan kaget dan menutup mulut dengan kedua tangan nya. Sahabat dekatnya ternyata sedang mengandung buah hasil cinta mereka.