
Reyhan yang menatap punggung raisya yang sedang memasak merasa kagum.
"Kamu anak orang terpandang tapi kamu mandiri dan bisa mengurus dirimu sendiri sya" gumamnya

"Sudah jadi nih" ucap raisya sambil menaruh hasil masakan nya dimeja makan
Raisya pun mulai membawa alat makan dan nasi untuknya dan reyhan. Reyhan yang tidak sabar ingin mencicipi masaka raisya langsung mengambil cumi didepanya dan memasukanya ke dalam mulut. Raisya yang melihat tingkah reyhan hanya tersenyum dan menuangkan nasi ke piring reyhan.
"Gimana enak cumi nya?..." tanya raisya penasaran
Reyhan yang tanpa bicara hanya mengacungkan kedua jempolnya dan memakan lahap cumi itu.
20 menit kemudian
Reyhan dan raisya sudah selesai makan dan raisya membereskan tempat makan dan mencuci piring bekas makan mereka berdua. Reyhan yang duduk menunggu di sofa ruang keluarga,karena bosan dia pun menyalakan tv dan melihat berita hari ini.
Raisya pun menghampiri reyhan dan memulai pembicaraan
"Lo yakin mau nerima perjodohan ini?" tanya raisya kesekian kalinya tentang perjodohan
"Gue yakin,gue gak mau ngecewain papi dan mami gue" jawab reyhan
Raisya pun hanya tertunduk memikirkan perkataan reyhan,sekarang pikiran nya mulai terbuka tentang perjodohan mereka.
"Tapi gue gak mau nikah tanpa cinta dan terpaksa" ujar raisya dengan nada lirih
"Sya cinta bisa hadir kalo kita saling percaya,support,perlahan semua nya akan hadir sya,percaya sama gue" jawab reyhan sambil memegang tangan raisya
Raisya pun mengangguk menyetujui perkataan reyhan. Dia akan menerima perjodohan yang sudah diatur kedua orang tua mereka.
Jam menunjukan pukul 17.30 dan reyhan pamit untuk pulang.
Raisya masuk ke kamarnya merebahkan tubuh mungilnya dan memegang dadanya
__ADS_1
"Ya tuhan kenapa aku jadi gini,kenapa perasaan nyaman itu ada pada dirinya" ujar raisya
Raisya pun merasa gerah dan mulai mandi,selesai mandi dia langsung memakai baju tidur doraemon kesayangan nya. Jam menunjukan pukul 19.00 waktunya makan malam tapi raisya melewatkan nya karena dia merasa kantuknya tak bisa di tahan lagi.
Kediaman Aditama
Keluarga aditama sedang melangsungkan makan malam dan reyhan memulai pembicaraan yang memecahkan keheningan.
"Pi,aku mau dijodohin sama raisya" ujar reyhan
"Benarkah?" tanya hanan dengan gembira
Reyhan pun mengangguk dan semua keluarga nya bahagia,reyhan begitu yakin kalau dia tidak akan salah pilih. Raisya adalah wanita yang cocok untuk dirinya,dia bersumpah pada dirinya sendiri kalau dia akan menyayangi dan mencintai raisya.
Ke esokan harinya
Jam menunjukan pukul 06.00
"Sya udah pagi bangun" ucap ibu nya dan membuka gorden besar yang ada di kamarnya.
"Hoammm nikmatnya bangun pagi,selamat pagi bu" sapa raisya yang melihat ibunya didepan jendela
"Selamat pagi tuan putri" jawab ibu nya cengengesan
Raisya pun membawa handuk dan langsung mandi,selesai mandi dia menggunakan seragam sekolahnya lalu duduk di meja riasnya mengoleskan beberapa cream di wajahnya dan mengoleskan lip tint di bibirnya.
Raisya pun turun dan bergabung di meja makan.
"Yah,raisya mau menerima pertunangan itu" ucap raisya to the point.
"Baguslah kalo kamu menerimanya,lusa kita undang keluarga aditama untuk makan malam di rumah kita" jawab ayahnya dengan gembira
Setelah selesai makan raisya pamit berangkat sekolah,tak lupa ia mencium punggung tangan ayah dan ibu nya. Raisya pun masuk ke mobilnya tapi dia kaget ketika mobil reyhan ada didepan rumahnya.
"Ngapain kesini?..." tanya raisya
__ADS_1
"Nunggu kamu biar berangkat bareng..." jawab reyhan
"Gak usah aku bawa mobil sendiri" tolak raisya
Taoi raisya menghentikan langkahnya,melihat ban depan dan belakang nya sudah kempes,terpaksa raisya masuk kedalam mobil ferrari berwarna merah milik reyhan.
"Kerjaan kamu ya..." tanya raisya penuh curiga.
"Heheh maaf ya" jawab reyhan sambil tersenyum licik
"Sedekat itu kah kita?..." tanya raisya kembali
"Apa?.." jawab reyhan dengan bingung
"Panggil aku kamu" tutur raisya
"Kita akan menikah dalam waktu dekat sya,aku udah nerima perjodohan itu" ucap reyhan dengan tenang
"Nikah? Meskipun aku udah nerima perjodohan aku gak mau nikah muda...." jawab raisya kaget
"Maaf sya pasti itu akan terjadi" jawab reyhan
**1 jam kemudian
Di sekolah**
Reyhan memarkirkan mobilnya di tempat khusus miliknya jadi jarang ada siswa yang parkir disini. Raisya pun keluar dari mobil diikuti reyhan.
"Nanti pulang sekolah aku tunggu disini" ucap reyhan
Raisya pun hanya mengangguk dan langsung pergi menuju kelasnya.
Sesampainya di dalam kelas sifa melambaikan tangan dan raisya pun menghampiri nya.
"Dimarahin gak lo gara² pulang subuh? tanya sifa pada raisya
"Enggak lah" jawab raisya dengan tidak semangat
__ADS_1