
Ke esokan pagi
***Apartemen
Seperti biasa aku bangun pagi menyiapkan sarapan dan mandi. Kali ini aku tidak begitu semangat untuk berangkat ke sekolah,rasa aku ingin lari dari kenyataan ini. Hari ini aku memasak sup ayam karena aku emang lagi pengen makan sup.
Aku membangun kan reyhan dan langsung pergi ke kamar mandi. Selesai mandi reyhan sudah duduk di sofa samping tempat tidur kami,aku tersenyum ketika melihatnya.
Aku turun ke bawah dan langsung menata tempat makan,sebelum reyhan turun aku menelpon ibu untuk mengirimkan mobil toyota 86 ke apartemen ku.
📞
"Bu tolong antar kan mobil merah yang raisya suka ke sini ya bu"
"Emang gak bareng sama reyhan?"
"Raisya harus pergi kerja kelompok takutnya nanti ngerepotin"
"Iya ibu bakal suruh pak asep nganterin mobil nya sekarang"
"Makasih ya bu"
Aku pun memutuskan sambungan telepon dengan ibu,tak lama reyhan turun dan langsung duduk di kursi meja makan. Aku sudah menyiapkan nasi di atas piringnya dan aku langsung menuangkan sup ayam,kami pun langsung makan bersama.
Di sela makan aku meminta izin kepada reyhan untuk membawa mobil sendiri,reyhan pun langsung menatap ku dengan tatapan tidak setuju. Lalu dia pun tertunduk dan mulai berbicara
"Gara gara masalah di forum sekolah kamu jadi gak mau berangkat bareng lagi?" tanya reyhan dengan suara kecewa
"Bukan mas bukan gitu,kan sudah lama aku tidak membawa mobil dan sekarang karena akan ujian aku banyak tugas jadi aku harus pergi kerja kelompok jadi aku mohon kamu ngerti ya" jawabku dengan panjang lebar
"Baiklah"ujar reyhan singkat
Setelah selesai makan aku membereskan tempat makan dan mencuci piring agar aku pulang sekolah bisa langsung istirahat. Aku dan reyhan keluar apartemen dan pergi ke parkiran,di parkiran pak asep sudah menunggu di dalam mobil,ketika aku sampai pak asep langsung menghampiri ku.
" Non ini kunci mobilnya" ucap pak asep
"Terima kasih pak,bapak bisa pulang naik taksi ya" seru ku
"Baik non" jawab pak asep dan langsung pergi
Reyhan menghampiri ku dan memeluk ku,dia merasa kalau dia begitu tak berguna karena kejadian kemarin. Aku memeluk reyhan dan berjinjit untuk mencium nya.
__ADS_1
"Ayo berangkat mas" ajak ku dan aku langsung naik ke dalam mobil ku
"Kamu duluan yang,aku ngikutin di belakang" ujar reyhan
Aku pun menjalankan mobil dan keluar dari area parkir,aku menjalankan mobil dengan kecepatan sedang.
1 jam kemudian
Kami sudah tiba diparkiran dan aku sudah melihat mobil sifa terparkir,aku memasukan mobil ku tepat di samping mobil sifa sedangkan reyhan berbeda denganku. Dia parkir agak jauh dari tempat parkir ku.
*Duk,duk,duk* suara kaca mobilku di ketuk
"Keluar sya,gue pengen curhat" ujar sifa
"Bentar dong yang kalem" jawabku santai
Aku pun turun dari mobil dan sifa mulai bercerita tentang pacarnya. Aku kaget kalo selama ini dia pacaran dengan Agil teman kami pas masih SMP.
" Anjritt lo serius pacaran sama si agil yang playboy itu?" tanya ku penasaran
"Hooh,gue kira dia bakal berubah tapi nyatanya malah kaya gini makin ngelunjak" jawab sifa emosi
Sifa pun terus bercerita sampai di depan kelas aku menyuruhnya berhenti,aku merasa ikut emosi mendengar cerita sifa. Tanpa aku sadar seseorang dari dalam kelas menyenggol ku sampai jatuh.
"Heh bisa liat gak sih lo,punya masalah sama gue?"maki ku karena emosi
"Heh silvia lo berani banget ya cari masalah sama kita" ujar sifa sambil menggenggam kerah baju silvia
"Kalo berani by 1 jangan keroyokan" tantang silvia
"Dengan senang hati,mau dimana?" tanya ku
"Gue tunggu lo di deket halte bus depan" ucap silvia dan dia pun langsung pergi
"Brengsek" teriak sifa
Semua orang yang melihat kami langsung diam. Aku dan sifa langsung duduk.
Kelas 12 IPS 1
"Permisi kak mau ketemu kak janet ada?" tanya silvia pada murid lain
"Tuh lagi duduk" jawab siswa perempuan dan menunjuk ke arah janet
"Kak janet bantu aku,aku punya masalah sama si ****** raisya" ucap silvia
__ADS_1
"Boleh juga gue juga punya dendam sama tuh anak,udah punya rencana?" tanya janet
"Belum,tapi nanti pulang sekolah ketemuan di halte bus depan" jawab silvia
"Bentar gue telpon temen gue dulu" ujar janet
Diseberang telepon janet sudah memikirkan rencana nya dengan matang karena mereka sudah lama merencanakan ini.
📞
"Halo kak ini aku janet,hari ini kita bisa langsung balas dendam sama si raisya"
"Dimana?"
"Halte dekat sekolah aku kak"
"Emang gak terlalu beresiko,kan banyak orang"
"Kita tunggu samapi siswa siswi pulang"
"Ok"
FLASHBACK
Ketika janet di dalam toilet dia mendengar sifa menelpon ibu nya,dia tau kalau kania begitu membenci raisya. Dia langsung mengeluarkan ponselnya dan mecari akun instagram kania dan janet pun bertukar nomor telpon. Sepulang sekolah janet dan kania sudah janjian di cafe untuk membicarakan masalah ini.
Cafe
Kania sudah menunggu cukup lama tapi janet tak kunjung ada,sudah sekitar 30 menit dia menunggu akhirnya janet tiba.
"Kak kania?" tanya janet
"Iya" jawab kania singkat
"Maaf kak lama tadi kejebak macet" tutur janet
"Ok langsung to the point-nya aja, gimana cara kita menghancurkan raisya?" tanya kania tidak sabar
"Aku mau ngajak dia ketemuan dan pas dia keluar kakak udah stand by dalam mobil dan langsung menabraknya,kita cari tempat aman tanpa cctv" ujar janet
"Ok bagus juga ide lo" puji kania
"Setelah masalah ini selesai kita jangan ketemu dulu biar menghilangkan jejak" usul janet
"Ok" jawab kania
__ADS_1
Tak lama mereka pun keluar dari cafe dan langsung pergi mengendarai mobil masing masing.
FLASHBACK OFF