
Di apartemen
"Kyaak kok kamu tidur disini? Siapa yang mengganti baju ku?" ucapku dengan kaget
"Sudah bangun. Aku lah masa hantu" jawab reyhan
"Kamu ti..tidak macam macam kan?" tanya ku gemetar
"Kamu tenang saja,aku hanya ingin kamu memberikan nya dengan rela" jawab reyhan mengubah posisi tidur nya
Aku pun langsung pergi untuk mencuci muka,dan langsung pergi ke dapur untuk memasak. Ternyata belanjaan nya belum dikeluarkan,aku pun membereskan semua nya dan memasukannya ke dalam kulkas.
"*Hari ini masak apa ya?" gumamku
"Oh masak cumi asam manis kaya nya enak" sambungku dalam hati*
Aku pun mulai mencuci bahan bahan dan memasak.
"Harum apa ini?" gumam reyhan
Reyhan pun mulai bangun dan mencuci wajahnya. Dia pun menghampiri raisya yang sedang masak dan duduk di kursi meja makan.
"Masak apa?" tanya reyhan yang mengagetkan ku
"Whoaaa,kamu ngagetin aja. Masak cumi asam manis sama tumis kangkung. Kalo kamu gak suka sama kangkung gak usah makan" ujarku pada reyhan
"Aku suka semua yang kamu masak" jawab reyhan
Aku pun menyiapkan untuk makan kami berdua. Aku mengambil piring,menaruh nasi dan cumi di piring itu. Lalu aku berikan kepada reyhan,reyhan pun tersenyum melihat ku.
"Terimakasih" ucao reyhan
"Sudah kewajibanku" jawabku
Kami pun mulai makan tanpa bicara.
Selesai makan aku mulai membereskan semua nya dan mencuci nya. Setelah selesai aku pun menghampiri reyhan dan membawakan nya teh.
"Nonton apa?" tanyaku yang melihat reyhan memainkan laptopnya
__ADS_1
"Lagi bikin sofware buat game yang aku rancang" jawab reyhan serius
"Hari ini ada waktu buat pulang ke rumahku gak?" tanyaku pada reyhan
"Nanti jam 10 siang ya,aku harus menyelesaikan ini dulu" jawab reyhan padaku
Aku pun hanya mengangguk dan pergi ke kamar. Aku duduk di balkon kamar dan melihat pemandangan kota.
"Drrt,drrrt,drrtt"ponselku pun beegetar. Tampak dilayar ponselku tertera nama IBU. Aku pun mengangkat panggilan ibu.
📞
" Hallo bu"
"Hallo sya,lagi apa?"
"Lagi duduk dibalkon bu,ibu sedang apa? Apa kak kania ada di rumah?"
"Tidak,kakak mu sedang ke kantor. Ibu sedang melihat foto mu waktu kecil sungguh cantik dan manis"
"Benarkah? Bu nanti siang raisya bakal pulang dan membawa semua barang raisya. Sekarang raisya tinggal di apartemen reyhan bu"
"Gak usah repot repot bu biar nanti raisya aja. Udah dulu ya bu nanti raisya telpon lagi"
"Iya"
Raisya pun memutuskan sambungan telpon nya. Tak lama reyhan pun masuk ke dalam kamar dan melihat raisya yang duduk terdiam di balkon. Reyhan pun menghampiri raisya dan memeluknya dari belakang.
"Ehh lepasin,kok meluk sih" ucap ku kaget
"Sebentar saja aku mohon hanya sebentar" jawab reyhan dengan memelas
Raisya pun membiarkan nya memeluk ku,mau tidak mau dia sekarang sudah menjadi istri nya. Reyhan pun melepaskan pelukannya dan berjongkok dihadapanku.
"Raisya kamu adalah bagian terpenting dalam hidupku,tolong terima aku dengan suka rela" ujar reyhan menggenggam tanganku
Raisya pun kaget melihat perlakuan reyhan,dia pun berdiri dan membantu reyhan berdiri. Raisya langsung memeluk reyhan dan meneteskan air mata.
"Rey terimakasih. Aku akan berusaha menerima semuanya dengan suka rela mulai sekarang. Tolong tunggu dan bersabar lah" ujarku dengan suara lembut
__ADS_1
"Aku akan selalu menunggu mu sampai kapan pun" jawab reyhan mempererat pelukan nya.
"Pulang yu ambil barang barang ku dulu terus ke rumah kamu buat bawa barang yang kamu perlukan" ajak ku pada reyhan yang mulai melepaskan pelukan nya
Kami pun turun menuju parkiran dan pergi menuju rumah raisya.
Didalam mobil reyhan terus saja memegang tangan raisya,raisya pun hanya diam melihat tingakah reyhan. Siapa sangaka lelaki yang dingin dan cuek luluh dengan seorang raisya.
1 jam kemudian
Kediaman sanjaya
Bel rumah mulai ditekan dan pelayan rumah pun membuka pintu dan mempersilahkan kami masuk.
"Ibu dimana bi?.." tanya ku pada pelayan
"Ibu diatas non di kamar nona muda" jawab pelayan
"Ke atas yu rey,temuin ibu dulu" ajak ku pada reyhan
Kami pun naik ke kamar menemui ibu,terlihat lah ibu yang sedang menangis sambil memegang baju ku waktu bayi. Aku pun menghampiri ibu dan duduk di sampingnya.
"Ibu kenapa...?" tanyaku pada ibu
"Kamu sudah datang,kok gak telpon dulu" tanya balik ibu padaku
"Maaf bu,ini baju waktu aku kecil ya bu" ujarku pada ibu
"Iya dulu kamu suka banget kalo ibu gendong,kalo nangis gak mau sama ayah mau nya cuma sama ibu" sambung ibu
"Udah dong bu jangan nangis sekarang kan raisya udah bahagia sama reyhan,reyhan sayang banget sama raisya ibu gak perlu khawatir..."
"Barang barang kamu sudah ibu siapkan" sambil menyodorkan koper besar milik ku
"Terimakasih bu" ucapku sambil memeluk ibu
"Kita makan dulu yu ibu sudah masak makanan ke sukaan kamu sya" ajak ibu padaku
Aku pun menoleh ke arah reyhan,dan reyhan pun mengangguk dan tersenyum. Kami pun turun ke ruang makan.Setelah selesai makan aku berpamitan pada ibu karna harus pergi ke rumah reyhan untuk mengambil barang barangnya
__ADS_1