
Raisya pun langsung keluar dari gerbang dan naik mobil sifa,didalam sifa sudah menunggu raisya tapi dia gak tau alasan apa yang diberikan kepada ibu nya.
"Mau kemana kita hari ini? Cafe apa Bar om kemal?" tanya sifa bingung
"Bar om kemal aja yu hari ini aku lagi banyak masalah" jawab raisya tanpa ragu
1 jam kemudian
Sesampainya di Bar raisya dan sifa masuk begitu saja padahal mereka masih dibawah umur tapi karena ini bar om nya sifa jadi mereka bebas masuk kapan saja.
"Tuh ada table kosong kesana yu" ajak sifa sambil menggenggam tangan raisya
Raisya pun duduk di table kosong dan sifa memesan minuman tanpa alkohol untuk raisya dan alkohol sedang untuk sifa.
Sifa tau kalo sahabatnya tidak bisa minum minuman beralkohol jadi sifa memesan soda biasa.
"Nih minum" ujar sifa sambil menyerahkan minuman kepda raisya
Raisya pun menerima dan mulai meminum minumannya.
"Gue ke meja bartender dulu ya,mau deketin cowok itu" ucap sifa sambil menunjuk pada satu laki² yang duduk sendirian
Raisya tak sengaja meminum minuman sifa yang tidak dia bawa dan meminumnya dengan sekali teguk.
"Aduh apaan nih" sambil mengeluarkan idahnya
10 menit kemudian
Raisya tiba² berjalan ke depan semua orang dan mulai menari,sifa yang melihat ke arah meja yang mereka tempati kaget karena raisya tidak ada di tempat. Dia pun beranjak pergi mencari raisya dan ternyata sedang menari,sifa menarik tangan raisya untuk kembali ke meja nya tapi raisya selalu saja menolak.
Sifa pun meninggalkan raisya karena dia sudah tidak kuat ingin pergi ke kamar mandi. Setelah kembali dari kamar mandi sifa melihat raisya yang tidak ada langsung panik dan dengan cepat dia mencari ke penjuru ruangan,akhirnya sifa menemukan raisya yang tengah duduk dan tidak sadar bersama kakak kelasnya.
Reyhan pun mengantar raisya pulang pulang dan sifa pun ikut pulang.
__ADS_1
"FLASHBACK OFF
Reyhan mengantar raisya sampai didepan pintu rumahnya.
" Udah nyampe lo pulang aja sana ngapain ikut sih" usir raisya
"Lo lupa ya gue calon tunangan lo ya gue harus bertanggung jawab lah" jelas reyhan
"Tapi gue belum mutusin tentang perjodohan ini" jawab raisya kesal
Tak lama pintu rumah sudah dibuka dan pelayan di rumah pun mempersilahkan mereka masuk,reyhan pun duduk di ruang tamu.
"Mau minum apa den?" tanya seorang pelayan
"Air putih aja mbak" jawab reyhan singkat
Pelayan pun pergi ke dapur membawa minum dan cemilan. Minuman dan cemilan pun sudah ada didepan reyhan.
"Kamu juga disini rey?" tanya sanjaya yang mengagetkan reyhan
"Terimakasih ya rey jadi ngerepotin kamu dong" ucap sanjaya sambil tersenyum
Raisya pun keluar dari kamar dan langsung ke dapur tanpa melihat ke arah ayahnya dan reyhan.
"Kok malah ke dapur sya,kan ada reyhan nih" teriak sanjaya
"Raisya mau bikin salad sayur yah bentar dulu" jawab raisya sambil mengeluarkan sayuran dari dalam kulkas.
"Bi mayones abis yah" tanya raisya sambil mencari ke lemari makanan
"Iya non nanti bibi beli sekalian belanja aja" jawab salah satu pelayan rumah
"Biar saya aja bi yang belanja" sambil berjalan ke kamar untuk membawa tas
__ADS_1
"Yah raisya belanja dulu ya,ngomong² ibu kemana yah?" tanya raisya
"Iya,lagi belanja sama tante sofia" jawab sanjaya singkat
Reyhan pun seketika berdiri dan menawarkan diri untuk mengantar raisya
"Gue temenin ya" ujar reyhan
"Gak usah lo disini aja ngobrol sama ayah" tolak raisya
"Gak apa apa kan om saya ikut raisya?" tanya reyhan
"Silahkan"
Raisya pun terpaksa terpaksa pergi dengan reyhan,mereka pun pergi menaiki mobil reyhan.
"Belanja supermarket mana?" tanya reyhan
"Pasar tradisional aja,di sana juga bagus higienis dan murah lagi" jawab raisya
"Lo yakin ke pasar?" tanya reyhan meyakinkan raisya
"Iya,kalo gak mau nganter turunin gue di halte bus depan" ketus raisya
"Gue anterin lo gak usah sewot dong" jawab reyhan
"Lo manis sya kalo jutek gitu,entah kenapa gue jadi merasa asik dan nyaman bareng lo" gumam reyhan dalam hati
45 menit kemudian
Raisya sudah sampai di pasar tradisional
__ADS_1
"Lo kalo mau pulang tinggal pulang aja jangan maksain ikut gue" ujar raisya
"Gak apa apa gue ikut lo ,gue juga pengen tau suasana pasar tradisional" jawab reyhan