
Al varo yang sering di panggil Al oleh sahabatnya adalah seorang CEO Wijaya company. karena Al varo adalah anak tunggal dari pak Danu dan ibu Rika.
Al adalah sosok lelaki dingin dia hanya terus sibuk bekerja. meskipun kuliah dulu dia hanya sibuk belajar. tidak pernah dekat dengan wanita.
siang itu saat makan dengan sahabatnya bian, Nisa, dan Andre tiba-tiba datang Raisa dan vano. Al hanya bersikap dingin pada Raisa sampai akhirnya dia memutuskan untuk mengantar Raisa pulang. di perjalanan dia terus memperhatikan Raisa.
"kenapa dia beda dari wanita yang sering caper ke aku, gumam Al dalam hati.
sampai Andre melihat tingkah laku Al. Al langsung mengalihkan pandangannya. karena ketahuan memperhatikan Raisa.
setelah mengantar Raisa Al dan Andre kembali ke kantor.
"bro gue perhatiin Lo liatin Raisa tadi. ucap Andre.
"apaan sih Lo sok tahu banget. sangkal Al.
"dia emang cantik bro lembut dia juga smart gue setuju kok Lo sama dia. ucap Andre.
"apaan sih Lo sok tahu banget. ucap Al.
tiba-tiba hp Al berbunyi. "itu no Raisa bro udah Lo deketin aja. ucap Andre.
Al varo hanya diam tidak lagi menanggapi ucapan sahabatnya.
__ADS_1
keesokann harinya Raisa pamit pada mamanya untuk ke toko buku. membeli beberapa buku buat bacaan. "ma Raisa ke toko buku dulu ya. pamitnya pada mama Lidia.
"iya, kamu di anter mang Udin aja ya nak, ucap mama Lidia.
"iya ma, aku berangkat dulu ya. Raisa menyalami mamanya dan mulai keluar dari rumah.
setibanya di toko buku Raisa mulai memilih buku yang akan dia beli. saat dia akan mengambil salah satu buku ternyata ada orang yang hendak mengambil buku tersebut.
Raisa menoleh dan ternyata orang itu Al varo. "kak Al, silahkan kak kalo kakak mau ngambil bukunya. ucap Raisa.
"gak papa kamu aja Rai, ucap Al.
"kalo kakak lebih butuh bukunya gak papa kok. ucap Raisa.
Al varo mengambil buku tersebut dan menyerahkannya pada Raisa. "ini buat kamu aja . ucap Al.
"gak papa aku gak terlalu butuh, aku hanya senang membaca aja. kalo kamu suka baca kakak punya koleksi buku siapa tahu ada yang cocok buat kamu baca. ucap Al kali ini dia menjadi lembut dan tidak dingin lagi pada Raisa.
"aneh kenapa sikapnya berubah gini, tapi syukurlah aku gak perlu canggung lagi saat mengobrol dengannya. gumam Raisa.
"iya kak kapan-kapan aku minyak anter Abang ke rumah kakak. ucap Raisa.
setelah memilih beberapa buku mereka berjalan menuju kasir, saat Raisa hendak membayar Al langsung menyodorkan kartu kredit miliknya.
__ADS_1
."gak usah kak aku ada kartu juga kok, ucap Raisa tak enak hati pada Al.
"gak papa anggap aja hadia dari kakak, sebagai tanda pertemanan kita. ucap Al sambil tersenyum.
mereka keluar dan menuju mobil masing masing. tapi Al terlebih dulu mengantar Raisa sampai masuk kedalam mobilnya. "hati-hati ya, ucap Al lembut sambil tersenyum.
"iya kak Al juga, makasih bukunya ya kak. ucap Raisa sambil tersenyum.
Al pun masuk kedalam mobilnya. dia terus tersenyum mengingat Raisa. kenapa aku ini apa benar aku menyukainya. ucap Al.
Al sudah sampai di kantornya. dia langsung berjalan menuju ruangannya. disana sudah ada Andre dan bian yang kebetulan ingin membahas kerjasama dengan sahabatnya itu.
"Lo dari mana, kenapa senyum-senyum gitu. tanya bian karena tidak bisanya Al varo bersikap seperti itu.
"dari toko buku. ucap Al.
"Lo gak tau bro kalo ada yang sedang jatuh cinta. ucap Andre pada bian.
"wah akhirnya bro ada juga cewek yang mengusik hati Lo hahaha ucap bian sambil tertawa.
"apaan sih Lo sok tahu. ucap Al.
"udah deketin aja terus. ucap Andre.
__ADS_1
"kalian mau ngeledekin gue apa mau bahas kerjaan. ucap Al.
akhirnya mereka mulai membahas kerjasama yang akan mereka mulai kerjakan. sampai pembahasan selesai bian pun langsung kembali ke kantor.