Jodohku Sahabat Abangku

Jodohku Sahabat Abangku
kecewa 2


__ADS_3

saat di mobil Alvaro langsung mengemudikan mobilnya keluar halaman rumah bian. sakit cemburu kecewa kini semua Alvaro rasakan. Alvaro mengemudikan mobilnya dengan sangat kencang terus meretuki kebodohannya.


"andai aku cepat mendekatinya pasti aku bisa mendapatkannya, argghh. Alvaro memukul kemudi mobilnya.


"kenapa harus vano, kenapa harus sahabat aku sendiri. kenapa bian gak pernah cerita ke aku.


"Raisa aku sangat mencintaimu aku sangat sayang kamu, apa kamu gak pernah merasa. aku bodoh tidak mengatakan padamu. argghh.


Alvaro terus melajukan mobilnya sampai ke apartemennya. ya jika ada masalah Alvaro lebih suka menghabiskan waktunya disana.


saat ini Alvaro terus saja berteriak meluapkan kekesalannya. sampai tak terasa dia menangis sambil memandang foto Raisa.


sementara di rumah bian. kini mereka berlima tengah asyik mengobrol. tapi bian dan Andre terus memikirkan Alvaro mereka khawatir terhadap Alvaro.


setelah vano Anisa dan Andre pulang bian bergegas mengambil kunci mobilnya untuk pergi ke apartemen Alvaro. bian sangat hafal jika Al sedang ada masalah dia akan pergi ke apartemennya.


tanpa sepengetahuan sahabatnya Andre juga bergegas ke apartemen Alvaro. dia sangat hafal dengan kelakuan sahabatnya itu.

__ADS_1


tanpa sengaja bian dan Andre tiba di apartemen Alvaro berbarengan mereka sama-sama berjalan menuju tempat Alvaro


"loh ndre loe kesini juga"


"iya bi gue khawatir sama Alvaro, disaat dia mulai merasakan cinta tapi kini dia harus menerapkan kenyataan kalo orang yang dicintainya bahagia sama sahabatnya.


"iya ndre, gue juga gak enak sama Al.


mereka terus berjalan menuju apartemen al dan langsung masuk kedalam karena mereka sudah hafal sandi apartemen Alvaro.


saat memasuki apartemen Alvaro mereka berdua di kejutkan dengan keadaan apartemen yang seperti kapal pecah. banyak barang berserakan. mereka segera menuju kamar Al varo.


"tahu apa loe Hem, loe gak tahu gimana sakitnya gue, gimana kecewanya gue, orang yang gue sayang orang yang gue cinta ternyata kekasih sahabat gue. ucapnya.


"maafin gue ya bro, karena adek gue loe jadi gini. ucap bian.


"gue gak tahu bro, gue masih kecewa kenapa loe gak ngasi tahu gue. padahal loe udah dukung banget gue buat deketin adek loe."

__ADS_1


"Sekarang setelah gue bener-bener yakin sama perasaan gue, saat gue mau terus deketin dia malah dia udah jadian sama vano.


"maaf bro gue gak tahu kalo mereka ternyata sudah sejauh itu.


"loe gak salah kok bro gue aja yang terlalu bodoh gak bisa ngungkapin perasaan gue.


"udah bro, kalo emang loe berjodoh sama Raisa kalian bakalan bersatu. ucap Andre.


"masih banyak kesempatan bro sebelum janur kuning melengkung masih banyak kesempatan loe deketin Raisa. tambah Andre.


"jangan gila loe vano itu sahabat kita. ucap bian.


"tapi bro apapun yang terjadi gue terus ada buat loe, jangan kayak gini bro mana Al yang gue kenal yang gak pernah terlihat lemah.


"makasih loe berdua udah dukung gue, apapun nanti kedepannya gue bakalan berjuang, entah itu untuk Raisa atau orang lain.


"tapi sekarang gue pengen sendiri dulu bro, gue butuh waktu buat menerima semua ini.

__ADS_1


"ya bro semangat, kalo gitu kita berdua pamit dulu. kalo loe butuh bantuan kita loe langsung hubungin kita.


mereka akhirnya memutuskan untuk pulang. membiarkan Alvaro menenangkan diri.


__ADS_2