Jodohku Sahabat Abangku

Jodohku Sahabat Abangku
bian dan anisa


__ADS_3

di kantor bian mulai disibukkan dengan berbagai kertas untuk iya pelajari dan tandatangani. bian terus berkutat dengan berkasnya hingga jam makan siang tiba.


tok tok tok


terdengar suara pintu di ketuk dari luar ruangan bian. "masuk ucapnya tanpa menoleh ke arah pintu.


"ehmmmm"


suara derhaman wanita cantik yang kini berdiri di depan bian.


bian langsung mendongakkan kepalanya. langsung tersenyum memandang wajah cantik yang berada di depannya. kemudian bian beranjak menghampirinya.


"sayang ternyata kamu, ucapnya sambil mengusap kepala Anisa.


"kamu sibuk ya, aku keluar aja ya"


"jangan dong sayang, aku gak sibuk kok, sini duduk di sofa dulu. ajaknya.


Anisa dan bian duduk di sofa.


"ini makan siang buat kamu sayang, aku sengaja tadi memasak ini buat kamu. ucapnya sambil menyerahkan tempat makan pada bian.


"maksih ya sayang ayo kita makan sama-sama.


akhirnya mereka menikmati makanannya dengan saling menyuapi. bian dan Anisa saling mencintai hanya butuh waktu mereka akan melangkah ke pernikahan.


setelah makan Raisa kembali membereskan tempat makan mereka. kemudian dia duduk di samping bian. karena waktu jam makan siang akan berakhir 15 menit lagi.


"sayang gimana apa kamu sudah siap kita tunangan? tanya bian.


"aku terserah kamu saja mas, kapanpun aku siap kok. toh orang tua kita sudah sama-sama merestui.


"makasih ya sayang. bian langsung memeluk Anisa.


"kalo begitu aku akan bicarakan ini sama Mama dan papa. ucap bian.


"iya mas, ya udah aku balik keruanganku dulu ya.

__ADS_1


"iya sayang, nanti pulangnya akh anter ya. bian memeluk dan mencium kening Anisa.


Anisa sangat bahagia karena sebentar lagi hubungannya dengan bian akan semakin serius. dia melangkah keruangannya dengan perasaan bahagia.


sementara di apartemen Alvaro. kini dia tengah duduk sambil memeriksa email yang masuk. tapi dia tidak begitu berkonsentrasi bayangan Raisa selalu menari di pikirannya.


"ahhh kenapa sih jadi gak konsen gini. apa aku hubungi Raisa saja setidaknya meskipun sekarang dia sudah jadi kekasih vano tapi aku masih bisa dekat dengannya. gumam Alvaro.


Alvaro masih bimbang antara mau menghubungi Raisa atau tidak. dia ingat kalo hari ini Raisa kuliah sampai jam 4 sore.


akhirnya setelah berkutat dengan pekerjaannya Alvaro membaringkan dirinya di kasur king sizenya. sambil terus membayangkan Raisa akhirnya Alvaro tertidur.


Alvaro terbangun saat jam menunjukkan pukul 16.20. dia mulai mengerjakan matanya. kemudian Alvaro bergegas ke kamar mandi membersihkan dirinya dan bersiap untuk shalat ashar. setelah shalat Al varo mengambil ponselnya. dia langsung mengirim chat kepada Raisa.


Alvaro


assalamualaikum dek๐Ÿ˜Š


Raisa


waalaikumsalam kak al๐Ÿ˜Š


Alvaro


Raisa


Alhamdulillah sehat kak, kak Al sendiri gimana kabarnya?


Alvaro


Alhamdulillah kakak juga sehat, kapan-kapan ikut kakak ke toko buku yuk nanti kakak traktir kamu beli buku๐Ÿ˜Š


Raisa


iya Kak nanti aku ijin Abang sama kak vano dulu ya


"kenapa sih masih aja sakit pas dia bilang mau ijin sama vano"gumam Alvaro.

__ADS_1


Alvaro


ya sudah dek, aku lanjut kerja dulu, jangan lupa makan dan shalat ya


assalamualaikum ๐Ÿ˜Š๐Ÿฅฐ


Raisa


waalaikumsalam kak๐Ÿ˜Š


kenapa kak Al ngirim smile kayak gitu ya, kayak aneh aja. udahlah mau mandi dulu. raisa bergegas ke kamar mandi.


sementara di ruang makan ada bian dan kedua orangtuanya sedang menunggu Raisa untuk makan malam. Raisa akhirnya bergegas turun kemeja makan.


"maaf ya aku lama, jadi pada nunggu. ucapnya sambil nyengir kuda.


"gak papa kok sayang, ya udah kita makan aja.


akhirnya mereka mulai makan, hening kini suasana meja makan sampai mereka mengakhiri makan malam mereka. setelah itu bian mulai membuka suara.


"pa ma, bian dan Anisa berencana untuk melangsungkan pertunangan kita, apa mama dan papa setuju.


"Alhamdulillah akhirnya nak, mama sangat setuju kamu tunangan sama Anisa, kapan rencananya?


"kalo tidak ada halangan bulan depan pa.


"ya udah 2hari lagi kita kerumah Anisa untuk ketemu orang tuanya.


"makasih ya ma pa.


"selamat ya bang akhirnya Abang mau tunangan juga. kata Raisa sambil memeluk bian.


"makasih ya princes."


sedangkan di kediaman Anisa kini mereka berbincang diruang keluarga. setelah bian mengabari akan kesana 2 hari lagi bersama orang tuanya, Anisa segera mberitahu papi dan mami ya.


"Pi mi 2hari lagi papa sama mamanya mas bian akan kesini buat lamar Anisa.

__ADS_1


"Alhamdulillah nak akhirnya kalian mulai melangkah ketahap lebih serius lagi.


"mama akan menyiapkan semuanya untuk kedatangan mereka.


__ADS_2