Jodohku Sahabat Abangku

Jodohku Sahabat Abangku
makan malam


__ADS_3

Raisa dan David masih asyik berada di mall. mereka benar-bemar menikmati waktu berdua. karena David jarang sekali bisa berkumpul dengan Raisa karena kesibukannya.


saat tengah asyik mengelilingi mall ponsel Raisa berbunyi. tertera nama vano di layar ponselnya. Raisa segera mengangkat video call dari vano.


"assalamualaikum kak, ucap Raisa.


"waalaikumsalam, kamu lagi dimana dek?


"aku lagi di mall kak.


"sama siapa, ngapain tumben ke mall. kok gak ngasih tau aku sih? cecar vano.


David yang mendengar pertanyaan vano langsung mengambil alih ponsel Raisa.


vano terkesiap melihat David di layar ponselnya.


"kenapa Van, kok sampek heboh gitu sih, emang kenapa kalo princes gue jalan bareng gue. ucap David.


"eh loe vid kirain gue siapa, jawab vano.


"soalnya gak biasanya Raisa ke mall, kata vano.


"iya dia lagi malakin gue, dia minta jam tangan keluaran terbaru, dan gue juga udah beliin dia baju sama sepatu ucap David.


Raisa hanya mendengarkan obrolan mereka.


"gue juga mampu kali beliin dia,


awas gue titip calon makmum gue ya.


"CK calon makmum apaan, loe pikir gue setuju princes kesayangan gue jadian sama loe. serkah David.


"yaelah vid, gue gak butuh persetujuan loe, yang penting om Anto Tante Lidia sama bian udah ngerestuin gue. ucap vano tak mau kalah.


"serah loe deh Van, sebenarnya David hanya ngusilin vano. ni dek ponselnya.


Raisa langsung mengambil ponselnya. dan kembali tersenyum kepada vano.

__ADS_1


"dek nanti aku jemput setelah shalat magrib ya. tutur vano lembut.


"iya kak, tapi apa gak ngerepotin kak.


"udahlah aku gak suka penolakan, oke.


Raisa hanya mengangguk pasrah.


"ya udah kamu lanjutin aja jalan-jalannya, jangan lupa palakin tu si David. ujar vano


"iya kak"


"assalamualaikum sayang jaga mata jaga hati oke. ucap vano.


"apaan sih kak, waalaikumsalam.


akhirnya mereka mengakhiri panggilannya. David terus melirik Raisa. kenapa sih kakak sampek gitu liatin akunya?


"apa kamu bahagia bersama vano, tanya David.


"iya kak, aku nyaman bareng kak vano dia baik dan perhatian sekali sama aku. ucap Raisa.


mereka berjalan menuju parkiran dan langsung pulang kerumah. setelah tiba di rumah Raisa langsung masuk kamar dan tidur siang.


setelah adzan Maghrib dan melaksanakan shalat vano bergegas menjemput Raisa. dia bahagia akhirnya Raisa mau membuka hatinya untuknya. 30 menit akhirnya vano tiba di rumah Raisa.


tok tok tok


cklek pintu terbuka dari dalam. "loh den vano silahkan masuk den. semuanya lagi berada di ruang keluarga ucpa bi Ijah.


"makasih Bik, vano langsung masuk kedalam karena dia sudah terbiasa keluar masuk rumah Raisa.


"assalamualaikum, sapa vano dan langsung mencium tangan papa Anto dan mama Lidia.


"waalaikumsalam ucap mereka.


"loh vano sudah datang mau jemput Raisa ya, tunggu ya Tante panggil dulu.

__ADS_1


"makasih Tan, vano tersenyum.


"saya titip Raisa ya vano, kalo memang kamu sayang sama dia tolong bahagiakan dia ucap papa Anto.


"iya om pasti, makasih om sudah mengijinkan saya dekat dengan Raisa.


"apapun akan saya lakukan asal anak saya bahagia.


"ingat bro loe harus jagain princes gue, kalo sampai gue liat dia nangis jangan harap loe bisa ketemu dia lagi. ucap bian.


"iya bawel.


Raisa dan mama Lidia turun dari atas. vano langsung tersenyum kepada Raisa. vano sangat menikmati kecantikan Raisa.


"sudah kalian berangkat sana keburu malam. ucap mama Lidia.


"iya ma aku berangkat dulu ya. ucap Raisa menyalami semua orang yang ada di sana.


kini mereka tengah berada di dalam mobil. mereka saling diam tanpa tau harus berbicara apa. sampai 10 menit perjalanan kini vano mulai bersuara.


"makasih ya dek, kamu sudah mau makan malam bareng keluargaku.


"iya kak, aku senang kok bisa makan malam sama kakak dan keluarga.


"dek aku sayang kamu, aku berharap kamu juga begitu.


"


wajah Raisa langsung bersemu merah.


"iya kak, ucap Raisa tertunduk malu.


"aku bahagia sekali dek, vano langsung meraih tangan Raisa.


tanpa terasa Mera kini sudah berada di depan rumah vano. vano langsung membuka pintu mobil untuk Raisa.


"makasih kak".

__ADS_1


"sama-sama sayang, ucap vano.


Raisa langsung merona karena malu. Raisa bahagia vano sangat menyayangi dan perhatian padanya.


__ADS_2