Jodohku Sahabat Abangku

Jodohku Sahabat Abangku
bersama david


__ADS_3

keesokan harinya Raisa terbangun dari tidurnya setelah mendengar kumandang adzan subuh.


Raisa mulai mengerjakan matanya bangun dari tempat tidurnya. setelah 15 menit di Kamar mandi Raisa keluar dan langsung melaksanakan shalat subuh.


Raisa keluar dari kamar. di dapur Raisa melihat bi Ijah sedang masak. "pagi bi sedang masak apa Bik?


"eh non Raisa bibi sedang masak ayam kecap, SOP iga, sama ikan bakar.


"tumben banyak sekali bi?


"iya hari ini tuan muda David akan datang dan sarapan di sini.


"o iya, tumben mas David tidak memberi tahu aku.


Raisa kemudian menuju taman belakang. menyiram bunga-bunga. karena biasanya Raisa sibuk kuliah jadi tidak setiap hari bisa merawat bunganya.


di dalam rumah David telah tiba dan tengah berbincang dengan bian dan orang tua Raisa.


"Giman kabar kamu vid? tanya papa Anto.


"Alhamdulillah baik om. dimana princesku om. sedari tadi David tidak melihat Raisa.


"pasti dia di taman belakang, jika tidak ke kampus dia selalu merawat tanamannya. ucap mama Lidia.


"ya suadah aku temui dia dulu ya Tan. David berjalan menuju taman belakang.


David tersenyum melihat sepupunya tengah asyik menyiram tanaman. David berjalan mendekati kran air dan mematikan airnya. jiwa jahil David keluar.


"lah kok mati sih, Raisa terus menggoyangkan selang airnya.

__ADS_1


saat selang di arahkan kewajahnya, David Langsung menghidupkan lagi airnya. byur wajah Raisa tersiram air. "astaghfirullah, ucap Raisa kaget.


"hahahaha " David tertawa sangat kencang.


Raisa langsung membalik badannya dan pandangannya langsung tertuju pada kakak sepupunya yang kina tertawa karena berhasil mengusilinya.


"oh jadi kakak yang ngerjain aku, ucap Raisa pura-pura merajuk.


David kemudian berjalan menghampiri Raisa.


"maafin kakak princes habis kamu asyik banget nyiram tanamanmu, sampai tak sadar kakak sudah berada disini. ucap David.


tanpa aba-aba Raisa langsung mengarahkan selangnya menghadap David. David langsung basah kuyup di siram Raisa. Raisa tertawa puas bisa membalas kakaknya.


mereka berdua terus tertawa bisa bercanda saling siram air. sampai tawa mereka terdengar sampai kedalam rumah. bian segera ke belakang melihat adik dan sepupunya.


"ya ampun princes David apa yang kalian lakukan, kenapa basah seperti itu.? tanya bian.


bian masuk kembali kedalam rumah, mengambil handuk untuk saudaranya.


"ini kalian pakai handuknya, langsung bersihkan basan kalian. ucap bian sambil mengulurkan handuk yang dia bawah.


"makasih bang, ucap mereka kompak.


mereka menuju kamar masing-masing guna membersihkan badan mereka. setelah selesai mandi mereka langsung menuju meja makan.


"adek kenapa main basah-basahan si, tanya mama Lidia.


"habis kakak ngerjain aku ma, jadi aku bales aja. ucap Raisa.

__ADS_1


"David kamu ini usil banget si, kan kasihan adik kamu jadi mandi lagi. ucap papa Anto.


"maaf ya om, abis princes kita asyik banget nyiram tanamannya. bela David.


"sudah sarapan dulu nanti lanjut lagi ngobrolnya. ucap mama Lidia.


kini suasana di meja makan menjadi hening. tidak ada lagi obrolan. mereka tengah menikmati sarapan mereka.


setelah sarapan mereka pindah ke ruang keluarga. mereka terus mengobrol karena sudah lama David tidak berkunjung kesana.


"kakak kenapa gak ngasik kabar ke aku kalo mau kesini. ucap Raisa.


"biar jadi kejutan dong princes, ucap David.


"mana oleh-olehnya buat aku, Raisa pura-pura cemberut.


"kamu mau apa, kakak lupa habis buru-buru pengen ketemu kamu. ucap David.


"aku mau jam tangan keluaran terbaru, ucap Raisa. padahal dia hanya ingin mengusili sepupunya.


"ya sudah ayo kita berangkat beli jam tangan keluaran terbaru. ucap David. David sangat menyayangi Raisa jadi apapun permintaan sepupunya pasti dia penuhi.


sedangkan papa Anto mama Lidia dan bian hanya tersenyum mendengar percakapan mereka.


"ayo princes bangun, kita berangkat sekarang tapi bawa mobil kamu oke. ucap David.


"no kak, aku cuma bercanda kok lagian aku sudah di belikan Abang jam tangan bulan kemaren. ucap Raisa.


"kakak gak suka penolakan, ayo cepat siap-siap kita berangkat sekarang.

__ADS_1


akhirnya Raisa bergegas ke kamarnya. setelah 15 menit Raisa kembali kebawah dan langsung berangkat menuju mall bersama David.


disana Raisa tidak hanya di belikan jam tangan tapi juga beberapa baju dan sepatu. David sangat memanjakan Raisa.


__ADS_2