Jodohku Sahabat Abangku

Jodohku Sahabat Abangku
bertemu raisa


__ADS_3

pagi hari di kediaman pak Anto.


setelah bersiap siap dan membereskan barang bawaan pak Anto serta ibu Lidia dan bian segera masuk kedalam mobil menuju kota S. mobil Alphard oleh mang Udin supir keluarga pak Anto mulai menembus jalanan menuju kota S. butuh waktu 2 jam perjalan untuk sampai ke kota S.


"pa, semoga Raisa mau ya tinggal bareng kita. ucap ibu Lidia pada sang suami.


"Aamiin semoga kita bisa menjaga dan merawat Raisa ya ma, meskipun posisi Abi dan uminya gak akan pernah tergantikan. tapi seenggaknya kita bisa jadi pelindung dan sandaran buat dia.ucap pak Anto.


"ya ma pa, bian gak sabar deh pengen ngajakin Raisa jalan bareng, jagain dia manjain dia, gak sabar pengen ngerasain jadi Abang. ucap bian antusias.


"kamu ini nak, semoga kalian bisa rukun saling menyayangi dan melindungi.ucap ibu lidia.


sementara di kota S didalam rumah yang sederhana. gadis cantik yang kini mulai bisa menerima keadaannya sedang membereskan rumah dan sedang memasak untuk sarapannya.


"umi, Abi adek kakak ikhlas melepas kepergian kalian, semoga kalian bahagia di surga Allah sayang kalian makanya cepat memanggil kalian kalian untuk kembali pada-Nya. tak terasa air matanya menetes kembali.

__ADS_1


"Raisa kamu wanita kuat, wanita hebat, kamu bisa ngadepin semua ini.ucapnya nyemangatin dirinya sendiri.


setelah masak dan beberes Raisa masuk ke kamarnya dan mulai membersihkan tubuhnya yang sudah lengket. setelah 15menit Raisa keluar dari kamarnya dengan menggunakan hijabnya berjalan menuju meja makan untuk sarapan. saat sedang menikmati sarapan terdengar suara ketukan pintu. sepertinya ada tamu aku keluar dulu deh.


sementara di luar rumah Raisa pak Anto dan keluarga berdiri dan bian mulai megetuk pintu tok tok tok. "assalamualaikum ucap bian di luar rumah.


tak berselang lama pintu mulai di buka cklek suara pintu di buka dan tampaklah seorang gadis cantik dengan hijab peach nya. "waalaikum salam, maaf bapak dan ibu ada perlu apa.tanya Raisa.


"kamu Raisa kan? tanya Bu Lidia. iya saya Raisa buk. tanpa bicara ibu Lidia langsung memeluk Raisa. dan Raisa pun kaget dengan kejadian tak terduga itu.


di ruang tamu kini sudah duduk Raisa, pak Anto Bu Lidia dan bian sang putra. "Raisa apa kamu masih ingat nak ini Tante Lidia sahabat almarhum Abi dan umimu. Raisa diam dan mengingatnya.


"iya ibu, Raisa ingat ibu sahabat abi yang ada di kota M.jawab Raisa sambil tersenyum.


"iya nak, oya ini kenalin anak Tante namanya bian. Raisa hanya mengangguk dan tersenyum pada bian.

__ADS_1


"nak kedatangan om dan Tante kesini untuk ziarah ke makam Abi dan umimu, dan rencananya kita akan mengangkat kamu jadi anak kita. ucap Anto lembut pada Raisa.


"terimakasih bapak dan ibu sudah datang jauh jauh kesini untuk ziarah ke makam Abi dan umi. tapi untuk tinggal bersam bapak dan ibu akan Raisa pikirkan dulu. ucap Raisa hati hati.


"iya nak tapi Tante dan om mohon agar kamu tidak menolak kita. lanjut bu Lidia sambil memeluk Raisa.


setelah perbincangan itu mereka memutuskan untuk ke makam pak Herman dan Bu Yanti. sampai disana mereka berjalan beriringan menuju makam keluarga Raisa. "assalamualaikum Abi umi Raisa kesini lagi, ucap Raisa dalam hati sambil meletakkan bunga mawar di atas makam Abi umi dan adiknya.


pak Anto Bu Lidia serta Abian duduk di depan makam pak Herman dan Bu Yanti. mereka semua mengaji dan mendoakan almarhum. selepas itu pak Anto mulai bicara. "man Yanti gak nyangka kita harus ketemu kembali dengan keadaan kalian seperti ini. tak terasa Raisa dan ibu Lidia menitihkan air mata.


"man yan aku ijin kepada kalian, aku akan mengangkat Raisa untuk menjadi anakku, aku akan menjaganya melindungi dan mendidiknya. ucap pak Anto sambil mengusap nisan pak Herman.


"Abi umi jika ini jalan yang terbaik untuk kakak maka kakak akan tinggal bersama pak Anto dan Bu Lidia. ucap Raisa sambil menangis di depan makam orang tuanya.


pak Anto dan Bu Lidia yang mendengar Perkataan Raisa langsung memeluk Raisa mereka bahagia Raisa mau menjadi anak angkatnya. sementara bian terus mengucap syukur dan tersenyum. akhirnya mereka kembali kerumah Raisa.

__ADS_1


mohon dukungannya reader🥰🥰🥰


__ADS_2