
malam harinya tepat pukul vano menjemput Raisa untuk menemaninya ke pesta ulangtahun temannya sesama dosen. walaupun hanya acara makan malam vano tetap mengajak Raisa.
Raisa sedang bersiap di kamarnya dengan drees warna maroon sangat kontras dengan warna kulitnya yang putih. tak lapu Raisa mengenakan high heels dan tas tangannya semakin menambah kecantikannya.
vano sudah tiba di rumah Raisa langsung masuk ke dalam rumah. Dimana di ruang tengah sudah ada mama papa dan juga Abang Raisa.
"assalamualaikum semua. sapa vano.
"waalaikumsalam."
"mau kemana Van, tanya papa Anto
"mau ke acara ulang tahun teman kampus om, cuma makan malam aja. vano ijin ajak Raisa ya om.
"iya hati-hati ya, jangan malam-malam pulangnya."
"makasih ya om tan."
"awas loe jagain adek gue, ucap bian posesif.
"yaelah bro, tanpa loe suruh juga gue bakalan jagain Raisa.
tak lama Raisa turun dari kamarnya. saat menuruni tangga semua melihat kearahnya sambil tersenyum. begitu juga dengan vano yang sangat kagum dengan kecantikan kekasihnya.
"ya elah loe Van, segitunya liat adek gue, awas netes tu iler. seloroh bian.
"hehh, vano hanya nyengir kuda.
"maaf lama nunggu ya kak.
"gak papa kok sayang,"
"ya udah om Tante vano sama Raisa pamit dulu ya takut telat.
"iya hati-hati titip Raisa ya."
"Raisa pamit dulu ya ma pa bang. ucap Raisa sambil mencium tangan orang tua dan abangnya.
"iya sayang hati-hati ya.
__ADS_1
setelah mereka pamitan mereka mulai keluar dari rumah Raisa menuju mobil vano. vano langsung membuka pintu mobil untuk Raisa.
"silahkan tuan putri. ucapnya.
"apaan sih kak.
setelah mereka siap mobil vano mulai berjalan keluar dari halaman rumah Raisa. mereka masih terdiam dengan pikiran mereka masing-masing. sampai akhirnya vano mulai membuka suara.
"kamu cantik banget malam ini sayang."
"apaan sih kak, gombal Mulu.
"benaran kok yank kamu cantik banget.
"iya yang kalo lagi berdua gini jangan panggil kakak dong.
"terus aku harus panggil apa?"
"panggil sayang kek, hubby, cinta apa aja deh.
"ehm gimana ya kak, malu aku."
"ya udah aku panggil sayang aja."
"coba deh panggil sayang aku pengen dengar."
"sa.. sayang"
"ngomong apa sih gak kedengaran yank"
"iya sayang".
"gitu dong, kan kedengaran mesra.
"nanti kamu jangan jauh-jauh dari aku ya yank, aku gak mau kamu di liatin cowok lain.
"apaan si yank, posesif banget.
"abis kamu cantik banget yank, aku takut banyak yang terpesona liatin kamu.
__ADS_1
"lebay kamu yank.
tanpa terasa mereka telah tiba di depan restoran acara. vano bergegas keluar dari mobilnya lalu dia membuka pintu mobil untuk Raisa.
"silahkan tuan putri. ucapnya sambil menunduk dan tersenyum.
"terimakasih sayang, ucap Raisa sambil tersenyum.
mereka berjalan memasuk restoran. vano terus menarik pinggang Raisa posesif. Raisa hanya tersenyum dengan tingkah kekasihnya.
"yank ih malu di liatin orang, ucap Raisa.
"biar yank, biar semua orang tahu kamu hanya milik aku.
"ya gak gini juga yank, ih Raisa melapas tangan vano dari pinggangnya kemudian Raisa langsung bergelayut di lengan vano.
"ya udah gini aja yank. ujar vano.
mereka memasuki restoran dan di dalam sudah banyak berkumpul para dosen yang tak lain teman vano dan juga dosen Raisa. gerak gerik mereka tak luput dari sepasang mata yang tengah intens menatap keduanya.
vano langsung berjalan menghampiri Dio yang sedang berulangtahun.
"selamat pak Dio ucap vano sambil menyalami Dio.
"makasih pak vano sudah bersedia hadir."
"selamat pak Dio, ucap Raisa.
"terimakasih Raisa.
ya Dio adalah satu dosen Raisa. jadi Dio mengenal Raisa begitu sebaliknya. karena paras Raisa yang cantik dan cerdas.
"ya udah pak Dio kami permisi dulu."
"ayo sayang kita duduk disana saja."
"ayo yank."
akhirnya mereka duduk di kursi dan bergabung dengan beberapa dosen lain dan bersama Rey juga.
__ADS_1