
vano terus menggenggam tangan Raisa dan mulai masuk kedalam rumah. sementara papa dan mamanya kini tengah berada di ruang keluarga.
"assalamualaikum ucap mereka kompak".
"waalaikumsalam eh yang di tunggu sudah datang, mama vano langsung tersenyum.
mereka berdua mencium tangan papa dan mama vano. tapi vano kembali menggenggam tangan Raisa. papa dan mama vano terus tersenyum melihat kedekatan mereka.
"vano udah dong di lepas raisanya kasihan, dia gak bakal kabur kok dari kamu. canda papa vano.
Raisa akhirnya melepas tangan vano sambil tertunduk malu. "ehm kak vano bikin malu aja deh. gumamnya dalam hati.
"Raisa Tante senang sekali kamu bisa makan malam disini sayang. ucap mama vano.
"iya Tan aku juga senang, bisa ketemu Tante dan om.
"gimana kabar papa dan mama kamu?
"Alhamdulillah beliau sehat Tan.
tak berapa lama pelayan di rumah vano memanggil mereka untuk makan. mereka semua beranjak menuju meja makan. banyak sekali makanan yang ada di sana.
Raisa duduk di sebelah vano. masih ada rasa canggung pada diri Raisa saat makan bersama keluarga vano.
mama vano mulai mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya. sementara vano yang melihat itu langsung menyodorkan piringnya pada Raisa.
"sayang aku di ambilin juga ya nasi dan lauknya. ujar vano tanpa rasa malu pada orangtuanya.
"iya kak. Raisa langsung mengambil nasi untuk vano. kemudian langsung menyerahkannya pada vano.
"Van kamu ini manja sekali, gak malu sama umur ujar mamanya.
"biarkan aja kenapa sih ma, kapan lagi coba makan ada yang ngambilin.
__ADS_1
"Raisa kamu harus sabar ngadepin sifat manja anak nakal ini ya. ucap papa vano.
"iya om, Raisa tersenyum dia bahagia karena keluarga vano begitu baik dan mau menerimanya.
"ayo sayang aak buka mulutnya, vano hendak menyuapi Raisa makan.
"aku bisa sendiri kak,"
"ayo cobain dulu punya aku, akhirnya Raisa menerima suapan vano.
sementara dua orang tua yang ada di meja makan hanya tersenyum ada rasa hangat dalam hati mereka saat anak semata wayangnya mulai menemukan wanita yang dia cinta.
setelah 10 menit makan malam kini mereka kembali keruang keluarga. mereka mulai berbincang kembali.
"kamu masih kuliah nak, tanya papa vano.
"iya om baru masuk seminggu ini. ucap Raisa.
"vano gimana keseriusan kamu pada Raisa, tanya papanya.
mama vano berjalan menuju kamarnya mengambil kotak merah yang dia beli kemaren sengaja akan dia berikan pada Raisa.
"Raisa sini nak duduk dekat mama, ucap mama vano.
Raisa berpindah duduk di sebelah mama vano, dan vano juga ikut berpindah. mama dan papa vano hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan anaknya.
"ini buat kamu sayang, mama vano menyodorkan kotak merah itu pada Raisa.
"apa ini Tan, tanya Raisa.
"kamu buka sendiri saja.
akhirnya Raisa mulai membuka kotak itu matanya terbelalak melihat isi kotaknya yang berisi satu set berlian. Raisa menutup kembali kotak itu dan menyerahkan kembali pada mama vano.
__ADS_1
"maaf Tan aku gak bisa menerimanya ini terlalu berlebih-lebihan. ucap Raisa.
"gak kok nak, kamu terima ya ini sengaja mama beli kemaren untuk kamu.
"udah sayang ambil aja, ucap vano.
"tapi kak.
"udah ambil aja kasihan mama sudah membelikan itu buat kamu".
Raisa mengangguk dan menerima kembali kotak itu. kemudian dia langsung memeluk mama vano bahagia yang Raisa rasakan diperlakukan sangat baik. oleh keluarga vano.
"makasih ya Tan, makasih banyak Tante dan om udah baik banget sama Raisa.
"mama, mulai sekarang kamu panggil mama dan papa sepeeti vano, karena kamu Puteri mama juga. ucapnya.
"makasih ma" Raisa menangis bahagia dalam pelukan mama vano.
vano yang melihat kedua orang yang dia sayang begitu dekat merasa sangat bersyukur. "terimakasih ya Allah telah mempertemukan aku dan Raisa. gumamnya.
"sini sayang aku pasangin perhiasannya. ucap vano.
"Raisa diam saat vano memasangkan Kalung cincin dan gelang berlian pembelian mamanya.
mereka terus mengobrol dan waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam. "kak anterin aku pulang yuk, gak enak ini sudah malam. ucap Raisa.
"ma pa aku anter Raisa dulu ya.
"iya kalian hati-hati ya. ucap mama vano.
"Raisa kapan-kapan main kesini lagi ya nak kita masak bareng. ucap mama vano sambil memeluk Raisa.
"iya ma, makasih ya ma.
__ADS_1
setelah mencium tangan orang tua vano kini mereka berjalan menuju mobil dan segera berangkat menuju rumah Raisa.