
setelah dari kampus Raisa langsung bergegas pulang menuju rumahnya. Raisa berniat membersihkan diri dan pergi kembali untuk membeli keperluan ospek besok.
"assalamualaikum ma, ucap Raisa saat masuk kedalam rumah.
"waalaikumsalam nak, kamu sudah pulang. ucap mama Lidia.
"iya ma, tapi Raisa mau ijin pergi lagi untuk membeli keperluan ospek ma, ucap Raisa.
"ya sudah, kamu mandi dulu gih biar tidak terlalu malam keluarnya. ucap mama Lidia.
Raisa berjalan menaiki tangga menuju kamarnya. Raisa memulai ritual mandinya setelah 30 menit Raisa keluar dari kamar mandi dan terus melaksanakan shalat. setelah siap Raisa mulai menuruni tangga.
"ma Raisa berangkat dulu ya ma, ucap Raisa.
"kamu bawa mobil sendiri nak? tanya mama Lidia.
"aku mintak anter mang Udin aja ma. ucap Raisa.
Raisa akhirnya berangkat bersama mang Udin. setibanya disana Raisa langsung memilih kebutuhan untuk ospek. setelah 30 menit memilih Raisa kembali kerumah.
sementara di rumah sudah ada bian, Anisa, mama Lidia dan papa Dito. mereka sedang asyik mengobrol. mama Lidia senang bian mempunyai kekasih seperti Anisa.
__ADS_1
"gimana keseriusan hubungan kalian, jangan lama pacarannya, mending tunangan atau gak langsung nikah aja. ucap mama Lidia.
Anisa hanya menunduk karena malu.
"sudah kami rencanakan kok ma, tapi nunggu waktu dulu lah. ucap bian.
"sampai kapan bang, usia kalian sudah pantas buat berkeluarga. ucap papa Dito.
"iya pa, ucap bian.
saat mereka asyik mengobrol Raisa tiba di rumah.
"assalamualaikum semua" ucap Raisa.
"wah kak Anisa ada di sini, ucap Raisa sambil memeluk Anisa.
"iya dek, kamu dari mana? gimana di kampusnya? tanya Anisa.
"aku baru beli perlengkapan buat ospek besok kak, Alhamdulillah lancar kak. ucap Raisa.
mereka terus mengobrol dan membantu Raisa mempersiapkan keperluan ospek besok.
__ADS_1
di lain tempat di rumah vano. vano sedang berkumpul bersama keluarga nya. vano adalah anak tunggal dari pasangan Faris dan Luna. vano berasal dari keluarga berada selain mempunyai perusahaan dia juga mempunyai kampus yaitu kampus B dimana Raisa kuliah.
"Van gimana perkembangan di kampus, dan rencana kamu dan teman-temanmu membuka restoran? tanya papa Faris.
"semuanya berjalan lancar pa, mungkin bulan depan semua sudah rampung. jawab vano.
" kapan kamu akan memperkenalkan kekasih kamu ehm? tanya mama Luna.
"aku belum punya kekasih ma, jawab vano.
"apa kamu belum punya kekasih, apa kamu belum bisa move on dari mantanmu? ujarnya mama Luna.
"bukan ma, aku sudah melupakannya, aku masih mendekati gadis yang baik dan Soleha ma. ucap vano sambil tersenyum mengingat Raisa.
"siapa gadis itu nak, kenapa kamu tidak mengenalkannya pada kita? ucap papa Faris.
"dia adik angkat bian ma, mama sama papa pasti tahu kan? gimana menurut kalian? tanya vano.
"iya mama tahu, dia cantik dan Soleha. mama setuju kamu sama dia nak. kapan-kapan ajak dia main kesini. kata mama Luna.
"iya ma, aku dan dia sudah mulai dekat, meskipun dia belum tahu perasaanku tapi aku bahagia bisa dekat dengan Raisa ma. ucap vano mantap.
__ADS_1
mereka terus mengobrol hingga larut malam. papa Faris dan mama Luna senang anaknya bisa kembali membuka hati untuk perempuan. karena semenjak vano di tinggal kekasihnya vano lebih menutup hati dan urakan.