
perjalan dari rumah ke mall membutuhkan waktu 45 menit. kini mereka tiba di mall terbesar di kota M. Raisa senang sekali karena sudah lama dia tidak jalan-jalan ke mall. akhirnya setelah bian memarkirkan mobilnya kini mereka bertiga memasuki mall Raisa dan mama Lidia berjalan beriringan sedangkan bian berjalan di belakang mereka. "seperti bodyguard aja aku yang menjaga dua nyonyaku, gumam bian dalam hati.
"sayang kita ke toko baju dulu ya, ajak mama Lidia pada Raisa.
"iya ma, Raisa ikut mama aja. jawab Raisa.
akhirnya mereka memasuki toko baju, Raisa dan mamanya mulai mencari baju. sedangkan bian duduk menunggu di sofa dalam toko sambil sibuk dengan ponselnya yang ternyata sedang mengecek email yang masuk. setelah memilih beberapa baju mereka mulai berjalan ke toko hijab.
"udah ma cukup baju aja ya, ini udah banyak banget belanjaan kita. ucap Raisa pada sang mama.
"udah sayang ayo ikut mama aja, akhirnya Raisa pun mengikuti mamanya. akhirnya raisasa membeli beberapa hijap untuknya dan semua tidak luput dari pilihan mamanya.
mereka keluar dari toko hijab dengan banyak peperbag. mereka meneruskan acara belanja mereka ke toko tas dan sepatu. meskipun Raisa terus menolak tapi mama Lidia dan bian tetep membelikannya untuk Raisa. semua barang belanjaan mereka adalah barang-barang branded.
saat jam makan siang mereka menuju ke restoran yang ada di sana. mereka mulai makan untuk mengisi tenaga mereka karena harus berputar-putar keluar masuk toko untuk belanja.
"bang, kita pulang aja yuk. rengekku pada Abang.
"kenapa sih kok sudah mau pulang, gimana kalo kita nonton aja dulu. ajak bian.
"tapi kasian mama bang pasti sudah capek. jawabku.
__ADS_1
"udah mama pulang di jemput mang Udin aja, kalian jalan-jalan aja, mumpung Abang libur. jawab mama Lidia.
setelah hampir 30 menit akhirnya mama Lidia di jemput oleh mang Udin. dan semua barang belanjaan mereka di bawa mama Lidia.
"dek kita main permainan dulu yuk, ajak bian.
"ayo bang, jawabku antusias.
mereka akhirnya berjalan menuju timezone. mereka tertawa bahagia di sana. tidak ada jarak di antara mereka. tidak terlihat seperti saudara angkat. setelah menghabiskan waktu 1jam mereka mulai berjalan menuju bioskop.
"bang kita mau nonton film apa,? tanya Raisa.
setelah membeli tiket dan camilan buat mereka nonton mereka mulai masuk ke dalam bioskop. sambil menikmati popcorn mereka terus asyik menonton filmnya. akhirnya setelah film selesai mereka keluar dari bioskop dan langsung pulang kerumah. setibanya di rumah mereka sudah di sambut oleh sang mama.
"gimana acara nontonnya seru gak? tanya mama Lidia.
"iya ma seru banget,jawab mereka kompak.
"ya udah sana kalian mandi dulu. ucap mama Lidia. akhirnya mereka naik ke lantai atas dan masuk kedalam kamarnya dan memulai ritual mandi mereka.
saat jam makan malam pintu kamar Raisa di ketok oleh bian. " dek ayo turun makan malam dulu. akhirnya mereka turun dan bergabung bersama mama dan papanya di meja makan.
__ADS_1
di sela makan malam papa Anto mulai berbicara mengenai rencananya untuk mengadakan syukuran dan memperkenalkan Raisa pada semua keluarga dan rekan bisnis papa Anto.
"papa rencananya akan mengadakan syukuran dan memperkenalkan Raisa pada keluarga kita dan rekan bisnis papa, apa kalian semua setuju. tanya papa Anto.
"mama sangat setuju pa. ucap mama Lidia.
"aku juga setuju pa, aku akan mengundang semua teman aku dan akan mengenalkan proncesku pada mereka. jawab bian antusias.
"gimana menerut kamu sayang, tanya mama Lidia pada Raisa.
"aku ikut aja ma, meskipun aku menolak kalian pasti akan tetap melaksanakannya. jawab Raisa.
setelah selesai makan malam mereka semua berkumpul di ruang keluarga.
"princes gimana rencana kuliah kamu,? tanya bian pada Raisa.
"aku akan mendaftar Minggu depan bang, aku berencana mendaftar di kampus B apa semua setuju, tanya Raisa.
meliahat ekspresi Raisa seperti takut tidak di ijinin bian langsung memeluk adik kesayannya itu. "Abang akan urus semuanya kamu terima beres aja ok. Raisa hanya mengangguk.
tak teras waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. mereka akhirnya memutuskan untuk istirahat.
__ADS_1