Jodohku Sahabat Abangku

Jodohku Sahabat Abangku
lamaran


__ADS_3

hari ini tepat 2hari setelah bian dan orang tuanya berencana melamar Anisa. hari ini mama Lidia sengaja pergi ke mall bersama Raisa dan juga bian untuk membeli cincin untuk Anisa.


Raisa, mama Lidia dan juga , bian mulai memasuki mall. mereka bertiga berjalan menuju toko perhiasan. saat memasuki toko perhiasan ternama mereka langsung di sambut ramah oleh pelayan disana.


"selamat siang tuan nyonya ada yang bisa kami bantu. ucap sang pelayan dengan ramah.


"siang mb, kita sedang mencari cincin untuk lamaran. ucap mama Lidia.


setelah melihat-lihat beberapa model akhirnya mereka menemukan yang cocok untuk diberikan pada Anisa saat lamaran. karena nanti saat acara tunangan bian dan Anisa sendiri yang akan membeli sendiri.


"bian Raisa apa menurut kalian ini bagus?


"iya ma, itu bagus sekali ini sangat cocok untuk kak Anisa ucap Raisa.


"benar ma ini bagus. ucap bian.


akhirnya mereka memilih cincin itu buat Anisa.



Raisa kamu pilih juga cincin mana yang kamu suka." ucap mama Lidia.


"gak ma, aku masih ada kok."


"sudahlah princes ayo pilih saja, ucap bian.

__ADS_1


"tapi aku masih ada yang dari mama kak vano bang."


"Abang gak suka penolakan, pilih sekarang."


akhirnya Raisa mulai memilih cincin berlian untuknya. Raisa mulai mencoba beberapa model cincin. dan dia memilih model yang simpel.



"mama apa ini bagus? tanya Raisa.


"wah sayang ini sangat cocok untuk kamu nak."


akhirnya Raisa memilih cincin itu. setelah mereka membeli cincin. mereka berjalan menuju toko baju C untuk membeli beberapa baju.


di kediaman Anisa. kini Anisa beserta mama dan beberapa pelayan tengah sibuk manata rumah. ada juga yang tengah memasak. mereka hanya menyiapkan sedikit perintilan karena hanya acara lamaran.


"tentu sayang, nanti kamu pakai gaun yang sudah mama persiapkan ya.


"tentu ma, makasih ya ma.


"mama senang sekali sayang, mama gak nyangka anak gadis mama kini sudah dewasa dan sebentar lagi bakalan berumah tangga.


"ehm mama, aku jadi sedih nih.


"udah yuk sudah sore kita siap-siap saja.

__ADS_1


tepat jam 7malam keluarga bian kini tiba di kediaman Anisa. bian begitu gugup untung sang mama dan Raisa bisa menenangkannya.


"udah bang jangan gugup gitu dong, kata Raisa.


"Abang grogi aja kok princes.


setelah tiba disana mereka disambut dengan sangat baik oleh keluarga Anisa. bian begitu tampan dengan setelan kemaja dan jasnya. sedang Anisa sangat manis dengan gaun sederhananya.


"tuan Arman kedatangan saya dan keluarga kesini bermaksud untuk melamar Anisa untuk bian.


"saya terserah Anisa saja, karena dia yang akan menjalaninya. gimana Anisa kamu mau menerima lamaran bian.


"iya pa Anisa mau, jawabnya sambil tersenyum bahagia.


"sini sayang Deket mama, ucap mama Lidia.


Anisa mendekat pada mama Lidia. mama Lidia langsung memasangkan cincin yang telah di belinya di jari manis Anisa. setelah berbincang-bincang mereka melanjutkan dengan acara makan malam.


dimeja makan sudah tersedia banyak makanan Nusantara. ya karena keluarga Arman dan Lusi sangat menyukai masakan Nusantara.


"silahkan semua di nikmati makanannya, tapi cuma begini adanya. ucap mama Lusi.


"ini mah udah Banyak banget jeng, jadi bingung saya mau makan yang mana.


"iya Tante ini enak sekali aku suka. ucap Raisa

__ADS_1


"Alhamdulillah kalo kamu juga suka sayang, ya sudah makan yang banyak.


setelah makan malam mereka kembali keruang tamu membahas acara pertunangan mereka. dan akhirnya mereka akan melangsungkan pertunangan 2 Minggu lagi.


__ADS_2